E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 49%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 49%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 49%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Chusnunia: Birokrasi Pertanahan Masih Jadi Kendala Investasi Kawasan Industri

Diterbitkan
Selasa, 21 Jul 2026 10.57 WIB
Bagikan:
Chusnunia: Birokrasi Pertanahan Masih Jadi Kendala Investasi Kawasan Industri

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim, dalam rangkaian kunjungan kerja lapangan Panja Komisi VII DPR RI ke Millennium Industrial Estate, Tangerang, Banten.|Foto: Adi/Karisma

PARLEMENTARIA, Tangerang - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menekankan pentingnya penyederhanaan birokrasi pertanahan serta sinkronisasi hilirisasi produk lokal guna memperkuat iklim investasi dan daya saing kawasan industri nasional. Hal tersebut terungkap dalam rangkaian kunjungan kerja lapangan Panja Komisi VII DPR RI ke Millennium Industrial Estate, Tangerang, Banten, Senin (20/7/2026).

 

Dalam peninjauan tersebut, terungkap bahwa meskipun perizinan umum secara elektronik melalui Online Single Submission (OSS) telah berjalan dengan baik, proses birokrasi pertanahan yang berkaitan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) masih menjadi titik atensi dan hambatan tersendiri bagi investor maupun pengelola kawasan industri swasta.

Lihat Juga :

Kebijakan Lartas dan PPh pada Industri Bengkel Pesawat Jadi Kendala Industri MRO

Kebijakan Lartas dan PPh pada Industri Bengkel Pesawat Jadi Kendala Industri MRO

Chusnunia Chalim: RUU Kawasan Industri Harus Jawab Persoalan Perizinan dan Kepastian Hukum

Chusnunia Chalim: RUU Kawasan Industri Harus Jawab Persoalan Perizinan dan Kepastian Hukum

 

"Terkait dengan perizinan saya juga tadi sudah klarifikasi terkait Amdal misalkan, apa? Pengurusan yang hari ini sudah online ya, OSS, sebenarnya juga ternyata tidak menjadi persoalan besar, namun memang yang tampak itu seperti BPN ya. Pengurusan ketika ada perusahaan masuk, pengurusan di pertanahan itu menjadi atensi dari kawasan," ujarnya saat diwawancarai parlementaria.

 

Selain persoalan perizinan tanah, Panja Kawasan Industri Komisi VII DPR RI menyoroti pentingnya sinkronisasi antara hilirisasi produk lokal dengan profil pendidikan dan karakter industri yang beroperasi di dalam kawasan. Ketidaksesuaian antara potensi daerah dengan jenis industri yang masuk dinilai dapat menghambat rantai pasok ekonomi domestik secara keseluruhan.

 

"Biar matching antara produknya lokal apa yang mau dihilirisasi, masyarakatnya dididik untuk apa? Kan enggak matching kalau dia misalkan basic nya perikanan, industrinya otomotif, pendidikannya apa? Pariwisata, lebih enggak matching lagi kan itu. Makanya kita harus menatanya agar ekosistem terbangun dengan baik," ujar Politisi PKB tersebut.

 

Melalui penyerapan aspirasi dan data empiris di lapangan, Komisi VII DPR RI berkomitmen agar RUU Kawasan Industri mampu menghadirkan kepastian hukum, memperjelas kelembagaan antar-lembaga, serta menjawab berbagai tantangan yang dihadapi pengelola dan masyarakat sekitar. (adi/we)

Berita terkait

Kebijakan Lartas dan PPh pada Industri Bengkel Pesawat Jadi Kendala Industri MRO
Industri dan Pembangunan
Kebijakan Lartas dan PPh pada Industri Bengkel Pesawat Jadi Kendala Industri MRO
Chusnunia Chalim: RUU Kawasan Industri Harus Jawab Persoalan Perizinan dan Kepastian Hukum
Industri dan Pembangunan
Chusnunia Chalim: RUU Kawasan Industri Harus Jawab Persoalan Perizinan dan Kepastian Hukum
Ateng Sutisna Soroti Risiko Inefisiensi Holding Kawasan Industri bagi Hilirisasi
Industri dan Pembangunan
Ateng Sutisna Soroti Risiko Inefisiensi Holding Kawasan Industri bagi Hilirisasi
Tags:#industri#Pertanahan#Kawasan Industri
Sebelumnya

BKSAP Tekankan Ratifikasi Perjanjian Internasional Harus Perkuat Lapangan Kerja

Selanjutnya

Akses KIW Tersendat, Komisi VII Soroti Pentingnya Konektivitas Industri

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1154)
  • Industri dan Pembangunan(3933)
  • Isu Lainnya(1078)
  • Kesejahteraan Rakyat(3926)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4764)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#Komisi VIII#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi VIII|Komisi VII|Baleg|MKD|BAKN|karhutla|KUR|Singgih Januratmoko|RUU Reforma Agraria|Ahmad Iman Sukri|Pura Luhur Poten|Imron Amin|Komisi III
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 49%
Angin: 15 km/h