E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Kebijakan Lartas dan PPh pada Industri Bengkel Pesawat Jadi Kendala Industri MRO

Diterbitkan
Senin, 24 Nov 2025 11.05 WIB
Bagikan:
Kebijakan Lartas dan PPh pada Industri Bengkel Pesawat Jadi Kendala Industri MRO

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, saat memimpin kunjungan kerja ke PT Batam Aero Technic (BAT) di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (21/11/2025). Foto: Singgih/vel.

PARLEMENTARIA, Batam – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, menekankan perlunya evaluasi berbagai regulasi dan kebijakan perpajakan yang dinilai masih membebani industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di Indonesia, termasuk PT Batam Aero Technic (BAT).

Dalam kunjungan kerja spesifik ke BAT, Chusnunia mengungkapkan bahwa sejumlah regulasi seperti pembatasan impor barang tertentu (Lartas) dan pengenaan pajak penghasilan (PPh) pada industri bengkel pesawat masih menjadi kendala bagi pelaku usaha. 

Dikutip dari berbagai literatur, Lartas adalah singkatan dari Larangan dan/atau Pembatasan, yang merujuk pada jenis barang yang tidak bisa langsung diekspor atau diimpor secara bebas tanpa izin dari instansi pemerintah terkait. Tujuannya adalah untuk melindungi keamanan nasional, kesehatan masyarakat, lingkungan, dan industri dalam negeri.

“Kalau masih ada Lartas yang menjadi kendala, ini harus kita diskusikan dengan Kementerian Perindustrian. Sejauh ini banyak yang sudah dibereskan, tetapi jika ada masalah baru, harus segera dibahas,” ujarnya dalam pertemuan di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (21/11/2025).

Ia juga menyoroti adanya perbedaan perlakuan pajak antara maskapai dan industri MRO, yang menurutnya dapat mengurangi daya saing nasional.

“Ada PPh atau beberapa pajak yang dikenakan pada pelaku bengkel pesawat, tapi tidak dikenakan pada airline. Saya pikir kita perlu evaluasi, seberapa bisa kita ringankan agar teman-teman MRO ini bisa berdaya saing,” tegas Politisi Fraksi PKB ini.

Chusnunia menekankan bahwa kebijakan yang terlalu menekan industri MRO justru dapat menghambat pertumbuhan sektor strategis ini. Ia mendorong dialog intensif antara DPR RI dan kementerian terkait untuk memastikan regulasi yang lebih adil dan mendukung perkembangan industri MRO nasional.

Komisi XII DPR RI berkomitmen mendorong pemerintah memperbaiki ekosistem regulasi dan perpajakan agar Indonesia mampu menjadi pusat MRO yang kompetitif di kawasan. •skr/rdn

Berita terkait

SBIN dan Sinkronisasi Kebijakan Dapat Tingkatkan Daya Saing Industri
Industri dan Pembangunan
SBIN dan Sinkronisasi Kebijakan Dapat Tingkatkan Daya Saing Industri
Legislator Minta Pemerintah Koreksi Aturan dan Kebijakan yang Rugikan Industri Lokal
Industri dan Pembangunan
Legislator Minta Pemerintah Koreksi Aturan dan Kebijakan yang Rugikan Industri Lokal
Jadi Bahan Baku Industri Pupuk, Kebijakan Pemerintah Soal Pasokan Gas Harus Lebih Tegas dan Terarah
Kesejahteraan Rakyat
Jadi Bahan Baku Industri Pupuk, Kebijakan Pemerintah Soal Pasokan Gas Harus Lebih Tegas dan Terarah
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Martin Tumbelaka Apresiasi Pengungkapan TPPO Internasional di Jabar, Tekankan Penguatan Penegakan Hukum

Selanjutnya

Perubahan Sistem Rujukan Layanan Kesehatan Harus Diimbangi dengan Kesiapan RS dan Kejelasan Regulasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1159)
  • Industri dan Pembangunan(3970)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3962)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4792)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h