E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Jadi Bahan Baku Industri Pupuk, Kebijakan Pemerintah Soal Pasokan Gas Harus Lebih Tegas dan Terarah

Diterbitkan
Senin, 24 Nov 2025 10.10 WIB
Bagikan:
Jadi Bahan Baku Industri Pupuk, Kebijakan Pemerintah Soal Pasokan Gas Harus Lebih Tegas dan Terarah

Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief saat diwawancarai usai kunjungan kerja spesifik ke PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur. Foto: Mario/vel.

PARLEMENTARIA, Gresik – Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief menegaskan pentingnya stabilitas pasokan gas sebagai bahan baku utama industri pupuk nasional. Hal itu ditegaskan Hendry saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur. 

Hendry mengungkapkan bahwa keberlanjutan produksi pupuk sangat ditentukan oleh kepastian pasokan gas, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih tegas dan terarah dari pemerintah.

“Gas adalah komponen paling menentukan dalam produksi pupuk. Tanpa kepastian pasokan dan harga yang wajar, industri strategis seperti Petrokimia Gresik akan menghadapi tekanan serius,” ujar Hendry dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII ke Gresik, Jumat, Kamis (20/11/2025).

Dalam peninjauan ke kompleks pabrik yang berdiri di atas lahan 550 hektare itu, Komisi VII menemukan bahwa PT Petrokimia Gresik yang telah beroperasi sejak 1972 memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional. Hendry menilai bahwa produksi pupuk dari fasilitas tersebut telah memberikan dampak nyata bagi jutaan petani.

Menurutnya, situasi saat ini jauh lebih baik dibanding kondisi beberapa tahun lalu, di mana pupuk sulit diakses masyarakat dan harganya relatif mahal. “Hari ini, pupuk lebih mudah didapat dengan harga yang lebih terjangkau. Ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo, yang memperjuangkan kesejahteraan lebih dari 100 juta keluarga petani, termasuk melalui penyederhanaan rantai distribusi dari sekitar 27 ribu distributor,” tegasnya.

Legislator Dapil Riau I ini memastikan bahwa temuan lapangan dalam kunjungan ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Kawasan Industri yang tengah digarap Komisi VII. Ia optimistis pembahasannya dapat diselesaikan secara cepat dan terukur, sebagaimana pengalaman dalam penyusunan Undang-Undang Kepariwisataan.

Selain soal produksi, Komisi VII juga menyoroti paradoks neraca gas nasional—Indonesia mengekspor gas namun tetap mengimpor untuk kebutuhan industri. Kondisi itu, menurut Hendry, menuntut adanya evaluasi menyeluruh agar kebutuhan domestik, terutama di sektor pupuk, dapat terjamin.

“Kami telah membahas isu ini dengan Kementerian Perindustrian serta pelaku industri pupuk, termasuk Petrokimia Gresik dan Pupuk Kujang. Komisi VII akan merumuskan rekomendasi konkret bersama Dirjen IKFT untuk memastikan industri pupuk memperoleh kepastian bahan baku,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.

Hendry menegaskan bahwa Komisi VII akan mendorong kebijakan yang tidak hanya menjamin ketersediaan gas, tetapi juga memperkuat daya saing industri pupuk nasional. “Keberlanjutan sektor pupuk adalah fondasi ketahanan pangan. Karena itu, kepastian gas bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan strategis,” tutupnya. •mar/rdn

Berita terkait

Hardiknas 2026 Momentum Jadikan Kualitas Pendidikan Lebih Terarah, Terukur, dan Berkelanjutan
Kesejahteraan Rakyat
Hardiknas 2026 Momentum Jadikan Kualitas Pendidikan Lebih Terarah, Terukur, dan Berkelanjutan
Gas Bumi Jadi Piihan Energi Lebih Bersih dan Efisien Topang Pariwisata Bali
Industri dan Pembangunan
Gas Bumi Jadi Piihan Energi Lebih Bersih dan Efisien Topang Pariwisata Bali
Harga Minyak Goreng dan BBM Kian Meroket, Pemerintah Harus Kendalikan dan Mitigasi!
Industri dan Pembangunan
Harga Minyak Goreng dan BBM Kian Meroket, Pemerintah Harus Kendalikan dan Mitigasi!
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Moratorium Penempatan PMI ke Timteng Bikin Marak Jalur Nonprosedural, Pemerintah Harus Evaluasi!

Selanjutnya

Sambangi PT LCI, Komisi VII Dorong Penguatan Industri Petrokimia untuk Kurangi Impor Bahan Baku

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h