E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Moratorium Penempatan PMI ke Timteng Bikin Marak Jalur Nonprosedural, Pemerintah Harus Evaluasi!

Diterbitkan
Senin, 24 Nov 2025 10.10 WIB
Bagikan:
Moratorium Penempatan PMI ke Timteng Bikin Marak Jalur Nonprosedural, Pemerintah Harus Evaluasi!

Anggota Komisi IX Muazzim Akbar saat bertukar cinderamata usai pertemuan di Mataram, NTB, Kamis (20/11/2025). Foto: Aaron/vel.

PARLEMENTARIA, Mataram – Panja Pengawasan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Komisi IX DPR RI meminta pemerintah pusat segera mengevaluasi moratorium penempatan pekerja migran ke Timur Tengah (Timteng) yang telah berlangsung sejak 2017. Hal tersebut mengemuka dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai salah satu daerah dengan jumlah PMI tertinggi secara nasional. 

Pada pertemuan bersama Pemerintah Provinsi NTB, BP3MI Mataram, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya, Anggota Komisi IX Muazzim Akbar menegaskan bahwa moratorium yang terlalu lama menyebabkan masyarakat memilih jalur nonprosedural.

“Temuan pertama adalah masih banyaknya PMI non-prosedural, terutama yang ke Timur Tengah. Ini terjadi karena penempatan PMI ke Timur Tengah sampai hari ini masih moratorium. Sudah hampir delapan tahun,” ujar Muazzim Akbar saat diwawancarai Parlementaria usai pertemuan di Mataram, NTB, Kamis (20/11/2025).

Data BP3MI menunjukkan 2.257 PMI non-prosedural dideportasi sejak 2021 hingga November 2025, mayoritas dari Malaysia dan Timur Tengah. Di saat yang sama, NTB menjadi penyumbang 29.242 PMI pada 2025 dengan tingkat minat masyarakat yang tinggi untuk bekerja ke luar negeri. 

Muazzim menambahkan bahwa penempatan ilegal sering terjadi karena dorongan ekonomi dan alasan sosial masyarakat.

“Warga Lombok merasa bekerja di Timur Tengah memberi keuntungan lain, seperti kesempatan umrah dan haji. Meski pulang tidak membawa uang banyak, mereka bisa pulang sebagai ‘Ibu Haji’ atau ‘Pak Haji’,” jelas Politisi Fraksi PAN ini.

Komisi IX mendorong Kementerian P2MI segera berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk meninjau ulang kebijakan moratorium agar kasus PMI ilegal dapat ditekan.

Legislator Dapil NTB II juga menyoroti belum terbitnya SK Gubernur NTB untuk Satgas PMI, padahal satgas tersebut merupakan garda penting mencegah TPPO dan keberangkatan ilegal.

“Satgas PMI sudah dibentuk, tetapi SK Gubernur belum ada. Kami mendorong segera diterbitkan agar Satgas dapat bekerja efektif di bandara, pelabuhan, dan titik-titik keberangkatan,” tegas Muazzim.

Kegiatan Kunker ini merupakan upaya Komisi IX memastikan implementasi UU No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan PMI berjalan efektif di daerah dengan tingkat kerawanan migrasi tinggi seperti NTB. Panja akan membawa rekomendasi dari NTB ke rapat kerja bersama Kementerian terkait. •aar/rdn

Berita terkait

Komisi IX Dorong Evaluasi Penempatan PMI di Wilayah Konflik
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Dorong Evaluasi Penempatan PMI di Wilayah Konflik
AS-Israel Serang Iran, Legislator: Pemerintah Harus Pastikan Keamanan dan Jalur Evakuasi PMI
Ekonomi dan Keuangan
AS-Israel Serang Iran, Legislator: Pemerintah Harus Pastikan Keamanan dan Jalur Evakuasi PMI
Siti Mukaromah: Pencabutan Moratorium PMI ke Saudi Harus dengan Evaluasi Menyeluruh
Kesejahteraan Rakyat
Siti Mukaromah: Pencabutan Moratorium PMI ke Saudi Harus dengan Evaluasi Menyeluruh
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Desa Sukawangi Ditetapkan Kawasan Hutan, Warga Mengadu ke BAM DPR RI: Cari Solusi Bersama!

Selanjutnya

Jadi Bahan Baku Industri Pupuk, Kebijakan Pemerintah Soal Pasokan Gas Harus Lebih Tegas dan Terarah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h