E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Respons Penyelundupan 325 Kg Sabu, Komisi I: Perkuat Pengawasan Maritim

Diterbitkan
Selasa, 30 Jun 2026 15.13 WIB
Bagikan:
Respons Penyelundupan 325 Kg Sabu, Komisi I: Perkuat Pengawasan Maritim

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno, saat ditemui Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Septamares/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno menilai kasus penyelundupan 325 kilogram sabu melalui jalur laut dari Thailand menuju Aceh menjadi pengingat bahwa pengamanan wilayah maritim perlu terus diperkuat. Menurutnya, luasnya wilayah perairan Indonesia menuntut dukungan anggaran, teknologi, sumber daya manusia (SDM), serta koordinasi antarlembaga yang semakin optimal.

 

"Laut kita begitu luas. Kita memiliki TNI Angkatan Laut, Bakamla, Bea Cukai, hingga Polairud. Namun, bila tidak didukung anggaran yang cukup, SDM yang tangguh, dan teknologi yang terkini, tentu pengawasan tidak akan mampu menjangkau seluruh wilayah," ujar Dave kepada Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Lihat Juga :

Komisi IV Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Kementerian Pertanian

Komisi IV Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Kementerian Pertanian

Komisi XIII Perkuat Pengawasan dan Kebijakan Keimigrasian di Jawa Timur

Komisi XIII Perkuat Pengawasan dan Kebijakan Keimigrasian di Jawa Timur

 

Ia menegaskan pemerintah perlu terus berinvestasi dalam sistem pengamanan maritim agar seluruh instansi yang memiliki kewenangan dapat bekerja secara maksimal menghadapi berbagai ancaman di wilayah laut.

 

Menurut Dave, penguatan pengamanan tidak hanya berfokus pada penambahan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga pada modernisasi sistem pengawasan yang memanfaatkan perkembangan teknologi.

 

"Hari ini kita sudah bisa menggunakan satelit, drone laut, hingga artificial intelligence (AI) untuk memonitor berbagai aktivitas. Hal-hal seperti ini harus dioptimalkan agar pemerintah dapat memanfaatkan seluruh teknologi yang tersedia sekaligus meningkatkan kapasitas SDM," jelasnya.

 

Selain penguatan teknologi, Dave menilai koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan laut Indonesia. Mengingat setiap lembaga memiliki kewenangan berbeda, diperlukan sinkronisasi agar penanganan berbagai pelanggaran dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

 

"Sinergi itu penting karena wilayah kita sangat luas. Dibutuhkan kerja sama antarlembaga agar ketika terjadi pelanggaran, seluruh pihak dapat bergerak secara terkoordinasi," tegas Legislator Fraksi Partai Golkar tersebut.

 

Ia menambahkan, penguatan pengawasan maritim tidak hanya ditujukan untuk mencegah penyelundupan narkotika, tetapi juga berbagai tindak kejahatan lintas negara lainnya seperti perdagangan orang maupun penyelundupan barang ilegal.

 

"Bukan hanya narkotika, tetapi juga tindak pidana perdagangan orang dan berbagai bentuk penyelundupan lainnya. Karena itu koordinasi harus terus diperkuat secara intensif," pungkasnya. (tin/rdn)

Berita terkait

Komisi IV Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Kementerian Pertanian
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Kementerian Pertanian
Komisi XIII Perkuat Pengawasan dan Kebijakan Keimigrasian di Jawa Timur
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Perkuat Pengawasan dan Kebijakan Keimigrasian di Jawa Timur
Komisi VIII Desak Perkuat Pengawasan Daycare dan Perlindungan Korban Kekerasan Anak
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Desak Perkuat Pengawasan Daycare dan Perlindungan Korban Kekerasan Anak
Tags:#Penyelundupan Sabu
Sebelumnya

Tak Ingin KPPU Jadi 'Macan Ompong', Asep Desak Penguatan Kewenangan Eksekusi

Selanjutnya

Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota di 3 Provinsi Kalimantan Jadi Usul DPR

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(942)
  • Industri dan Pembangunan(3364)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3367)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4098)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 66%
Angin: 8 km/h