E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Backlog Anggaran Membengkak, Legislator Khawatir Target Kinerja Kementerian PU Mandek

Diterbitkan
Senin, 29 Jun 2026 14.43 WIB
Bagikan:
Backlog Anggaran Membengkak, Legislator Khawatir Target Kinerja Kementerian PU Mandek

Anggota Komisi V DPR RI, Haryanto, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Eselon I Kementerian Pekerjaan Umum.|Foto: Oji/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi V DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Eselon I Kementerian Pekerjaan Umum, Senin (29/6/2026) untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027.

 

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi V DPR RI, Haryanto, memberikan catatan kritis terkait tingginya backlog anggaran yang berdampak pada target kinerja kementerian. Menyoroti banyaknya target kinerja yang terancam tidak berjalan, Haryanto menyampaikan kekhawatirannya secara langsung di ruang rapat.

Lihat Juga :

Kewenangan dan Anggaran Kementerian PU Perlu Diperkuat Guna Penanganan Infrastruktur Terdampak Bencana

Kewenangan dan Anggaran Kementerian PU Perlu Diperkuat Guna Penanganan Infrastruktur Terdampak Bencana

Komisi VI Apresiasi Kinerja Kementerian BUMN, Minta Target Dividen Rp90 Triliun 2025 Tercapai

Komisi VI Apresiasi Kinerja Kementerian BUMN, Minta Target Dividen Rp90 Triliun 2025 Tercapai

 

"Memang kita ini berkait dengan anggaran yang telah dipaparkan banyak kekurangan. Masih backlog-nya cukup banyak dibandingkan dengan pagu indikatif yang ada. Kita memang ada kekhawatiran manakala alokasi di anggaran ini tidak bisa tercukupi, karena banyak kinerja prosentase target yang direncanakan itu nol, baik yang ada di Sekretariat Jenderal, Irjen maupun juga dari BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia)," ungkap Haryanto.

 

Secara khusus, Legislator Dapil Jawa Tengah III ini menyoroti alokasi anggaran nol rupiah pada fungsi pengawasan di Inspektorat Jenderal, yang dinilai sangat beresiko memunculkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

 

"Justru yang saya khawatir itu adalah di pengawasan, karena alokasi anggaran ini nol. Kalau (anggaran) nol pada garda depan dalam rangka mengatasi agar tidak terjadi temuan BPK. Setiap tahun ada temuan BPK di garda terdepan dan Inspektur Jenderal. Kalau anggarannya nol, akan terjadi temuan-temuan BPK. Karena sebelumnya tidak ada antisipasi, tidak ada pengawasan dari dalam. Itu yang perlu kita perhatikan," tegasnya.

 

Selain masalah pengawasan, Haryanto juga mempertanyakan kelanjutan nasib ribuan mahasiswa di bawah BPSDM akibat belum tersedianya anggaran pendukung. "Kemudian yang BKPSDM, ini kami melihat, karena belum tertampung dengan alokasi anggaran karena masih backlog, ini kan ada khususnya adalah ada pendidikan vokasi. Ada 1.731 mahasiswa politeknik. Ini antisipasinya bagaimana nanti kalau misalnya tidak teralokasi anggaran?" ujarnya.

 

Menutup pernyataannya, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menegaskan bahwa Komisi V pada dasarnya mendukung penuh penambahan anggaran tersebut, namun menuntut adanya rencana mitigasi yang jelas dari kementerian.

 

"Oleh karena itu, kita pada dasarnya dari Komisi V ini sangat mendorong sekali terkait dengan penambahan alokasi anggaran yang backlog itu mudah-mudahan nanti bisa tercukupi. Karena terkait dengan pendidikan, ini kan harus bisa tercukupi. Kalau mahasiswa jumlahnya cukup besar, tidak ada alokasi anggaran, tentunya tidak bisa dilaksanakan," tutup Haryanto. (hvt/we)

Berita terkait

Kewenangan dan Anggaran Kementerian PU Perlu Diperkuat Guna Penanganan Infrastruktur Terdampak Bencana
Industri dan Pembangunan
Kewenangan dan Anggaran Kementerian PU Perlu Diperkuat Guna Penanganan Infrastruktur Terdampak Bencana
Komisi VI Apresiasi Kinerja Kementerian BUMN, Minta Target Dividen Rp90 Triliun 2025 Tercapai
Ekonomi dan Keuangan
Komisi VI Apresiasi Kinerja Kementerian BUMN, Minta Target Dividen Rp90 Triliun 2025 Tercapai
Komisi V Dukung Tambah Anggaran PU 2027 Demi Jaga Konektivitas Jalan Nasional
Industri dan Pembangunan
Komisi V Dukung Tambah Anggaran PU 2027 Demi Jaga Konektivitas Jalan Nasional
Tags:#Anggaran#Backlog
Sebelumnya

Setjen DPR Tekankan Peran Inspektorat Utama sebagai Komando SPIP Terintegrasi

Selanjutnya

Dari Medan hingga Pacitan, Legislator Ungkap Kendala Perencanaan Infrastruktur Daerah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h