E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Judol|Polri|TPPO|QRIS|UU PDP|Ruang Digital|APH|Aparat Penegak Hukum|Pergantian Kapolri|Bryan Ebem|MBG|Komisi III
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 59%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Judol|Polri|TPPO|QRIS|UU PDP|Ruang Digital|APH|Aparat Penegak Hukum|Pergantian Kapolri|Bryan Ebem|MBG|Komisi III
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 59%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Judol|Polri|TPPO|QRIS|UU PDP|Ruang Digital|APH|Aparat Penegak Hukum|Pergantian Kapolri|Bryan Ebem|MBG|Komisi III
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 59%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Nasril Bahar Kecewa Pertamina Belum Serius Selesaikan Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Diterbitkan
Jumat, 19 Jun 2026 20.28 WIB
Bagikan:
Nasril Bahar Kecewa Pertamina Belum Serius Selesaikan Persoalan Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Banda Aceh, Kamis (18/6/2026). |Foto : Fa/Andri

PARLEMENTARIA, Banda Aceh – Lambannya penyelesaian persoalan relokasi warga eks Blang Lancang-Rancong di Kota Lhokseumawe kembali menjadi sorotan Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI Nasril Bahar mengaku kecewa karena untuk kedua kalinya dalam sepekan, pihak yang dihadirkan dalam pembahasan persoalan tersebut tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keputusan maupun jawaban yang dibutuhkan masyarakat.

 

Setelah puluhan tahun belum menemukan titik terang, belum hadirnya pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan dari PT Pertamina Gas dalam sejumlah pertemuan dinilai menunjukkan belum adanya keseriusan dalam menuntaskan persoalan yang menjadi perhatian masyarakat Aceh tersebut.

Lihat Juga :

Komisi VI DPR Kawal Keandalan Listrik dan Penyelesaian Hak Warga Eks Blang Lancang–Rancong

Komisi VI DPR Kawal Keandalan Listrik dan Penyelesaian Hak Warga Eks Blang Lancang–Rancong

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe

 

“Saya kecewa untuk kedua kalinya di sini dalam minggu ini. Pertama ketika Badan Aspirasi Masyarakat hadir di sini meminta Pertamina memberikan pertanggungjawaban terhadap persoalan masyarakat Blang Lancang-Rancong. Yang hadir tidak mampu menjawab,” kata Nasril saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Banda Aceh, Kamis (18/6/2026).

 

Nasril mengungkapkan, sebelumnya ia telah meminta agar Pertamina menghadirkan pihak yang memiliki otoritas untuk mengambil keputusan sehingga persoalan yang telah berlangsung sejak 1974 tersebut dapat segera memperoleh kejelasan. Namun, harapan tersebut kembali tidak terpenuhi.

 

“Empat hari yang lalu saya minta sekretariat menghadirkan orang yang punya keputusan di sini, yang mampu menjawab persoalan ini kepada masyarakat Aceh. Kekecewaan ini diulangi kembali oleh mereka,” ujarnya.

 

Menurut Nasril, masyarakat Aceh memiliki alasan kuat untuk menuntut penyelesaian persoalan tersebut. Sebab, negara selama puluhan tahun telah memperoleh manfaat besar dari keberadaan Arun yang pernah menjadi salah satu penopang penerimaan negara melalui ekspor gas alam cair (LNG).

 

“Negara sudah pernah menikmati bagaimana kemewahan melalui Arun. Memberikan devisa besar bagi negara. Tetapi 50 tahun kemudian, persoalan ini hari ini belum terselesaikan. Ini yang menjadi kekecewaan masyarakat Aceh, termasuk pemerintah Aceh,” tegas Legislator dari Dapil Sumut III itu.

 

Nasril mengaku telah beberapa kali mengangkat persoalan tersebut dalam berbagai kesempatan, namun hingga kini belum ada penyelesaian yang konkret. Karena itu, ia berharap pertemuan-pertemuan berikutnya bersama Pertamina tidak lagi sekadar mengulang pembahasan yang sama tanpa menghasilkan keputusan.

 

“Saya pikir ini cukup menjadi pertemuan terakhir untuk kekecewaan terhadap paparan. Kalau nanti Komisi VI memanggil Pertamina, tentunya persoalan harus sudah terjawab,” katanya.

 

Politisi Fraksi PAN itu juga memastikan Komisi VI DPR RI akan terus mengawal aspirasi masyarakat terkait persoalan resettlement Gampong Blang Lancang-Rancong. Menurutnya, perjuangan masyarakat yang telah berlangsung selama puluhan tahun tidak boleh berhenti tanpa adanya kepastian penyelesaian.

 

“Kami tetap memperjuangkan aspirasi yang sudah beberapa bulan disampaikan masyarakat Aceh, termasuk yang diperjuangkan sejak tahun 1974 sampai hari ini belum selesai. Insyaallah, sebagai wakil rakyat, kami akan terus mengawal persoalan ini,” pungkasnya. (fa/we)

Berita terkait

Komisi VI DPR Kawal Keandalan Listrik dan Penyelesaian Hak Warga Eks Blang Lancang–Rancong
Industri dan Pembangunan
Komisi VI DPR Kawal Keandalan Listrik dan Penyelesaian Hak Warga Eks Blang Lancang–Rancong
Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe
Kesejahteraan Rakyat
Tidak Ada Lagi Alasan Tunda Pemukiman Ulang Warga eks Blang Lancang Rancong Lhoksemauwe
Tak Lagi Terhambat Birokrasi, Kasus Blang Lancang Rancong Punya Harapan Baru
Kesejahteraan Rakyat
Tak Lagi Terhambat Birokrasi, Kasus Blang Lancang Rancong Punya Harapan Baru
Tags:#PERTAMINA#Lhoksumawe#LNG
Sebelumnya

Digitalisasi dan Penguatan Ekosistem Dinilai Penting bagi Pengembangan KDMP

Selanjutnya

Blok Rokan Digenjot, Komisi VI Kawal Target Lifting Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1050)
  • Industri dan Pembangunan(3679)
  • Isu Lainnya(1043)
  • Kesejahteraan Rakyat(3678)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4538)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Judol|Polri|TPPO|QRIS|UU PDP|Ruang Digital|APH|Aparat Penegak Hukum|Pergantian Kapolri|Bryan Ebem|MBG|Komisi III
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 59%
Angin: 12 km/h