E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Kemenhut Diminta Fokus pada Mitigasi Bencana dan Pemberantasan Illegal Logging

Diterbitkan
Kamis, 11 Jun 2026 15.00 WIB
Bagikan:
Kemenhut Diminta Fokus pada Mitigasi Bencana dan Pemberantasan Illegal Logging

Anggota Komisi IV DPR RI Ilham Pangestu, dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Wakil Menteri Kehutanan terkait pembahasan RKA-K/L dan RKP Tahun 2027, Kamis (11/6/2026). |Foto: Oji/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi IV DPR RI Ilham Pangestu menilai rancangan anggaran Kementerian Kehutanan Tahun Anggaran 2027 belum menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Wakil Menteri Kehutanan terkait pembahasan RKA-K/L dan RKP Tahun 2027, Kamis (11/6/2026), ia meminta Kementerian Kehutanan memprioritaskan program mitigasi bencana, rehabilitasi kawasan hutan, serta pemberantasan pembalakan liar yang dinilai menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko bencana di berbagai daerah.


Ilham menyoroti bencana banjir yang melanda wilayah Sumatra dan Aceh pada akhir tahun lalu yang hingga kini masih menyisakan dampak besar bagi masyarakat. Menurutnya, kerugian akibat bencana tersebut mencapai lebih dari Rp18 triliun, mencakup kerusakan infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, rumah warga, dan fasilitas publik lainnya.


“Setelah saya membaca pagu anggaran dari Kementerian Kehutanan ini, rasanya seperti usulan tahun 2026 yang lalu. Sama saja, tidak ada perubahan. Padahal kita masih dihadapkan dengan dampak bencana Sumatra dan Aceh yang belum pulih,” ujarnya.

Lihat Juga :

Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana

Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana

Komisi VIII Minta Pemerintah Percepat Respons dan Mitigasi Bencana di Akhir Tahun

Komisi VIII Minta Pemerintah Percepat Respons dan Mitigasi Bencana di Akhir Tahun


Politisi Fraksi Partai Golkar itu menilai usulan tambahan anggaran yang diajukan Kementerian Kehutanan belum mencerminkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi maupun mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang. Ia bahkan menyebut rancangan program yang diajukan masih terkesan rutin dan belum menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.


Menurut Ilham, pemerintah perlu memperkuat upaya penegakan hukum terhadap praktik illegal logging yang masih terjadi di berbagai kawasan hutan. Ia meminta Kementerian Kehutanan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pelaku pembalakan liar dapat ditindak hingga ke proses peradilan guna memberikan efek jera.


“Kita perlu penindakan tegas terhadap illegal logging. Kalau tidak ada efek jera, saya khawatir kejadian seperti di Sumatra dan Aceh bisa terjadi lagi di daerah lain seperti Kalimantan maupun Sulawesi,” tegasnya.


Meski demikian, Ilham mengapresiasi adanya usulan penambahan anggaran untuk kegiatan patroli dan pengawasan kawasan hutan. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga kelestarian hutan dan mencegah kerusakan lingkungan yang dapat memicu bencana.


Selain memperkuat pengawasan, Ilham juga mendorong Kementerian Kehutanan memperluas program agroforestry atau wanatani yang melibatkan masyarakat sekitar kawasan hutan. Ia menilai program tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan hutan karena masyarakat memiliki kepentingan langsung dalam menjaga kawasan yang menjadi sumber penghidupan mereka.


“Kalau kegiatan agroforestry diperbanyak, masyarakat desa akan lebih aktif masuk ke kawasan hutan untuk kegiatan produktif. Ini bisa menjadi salah satu cara mencegah pembalakan liar,” katanya.


Lebih lanjut, Ilham meminta Kementerian Kehutanan memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan kawasan hutan dan daerah aliran sungai di wilayah Sumatra dan Aceh yang terdampak bencana. Ia berharap wilayah tersebut dapat dijadikan contoh penanganan pascabencana berbasis rehabilitasi lingkungan dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.


Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa perjuangan mendapatkan tambahan anggaran harus diiringi dengan komitmen untuk mengarahkan program pada upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan hanya berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi.


“Kita minta Kementerian Kehutanan betul-betul memfokuskan anggarannya pada mitigasi dan penanggulangan pascabencana. Ini harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terus berulang,” pungkasnya. (bit/aha)

Berita terkait

Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana
Kesejahteraan Rakyat
Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana
Komisi VIII Minta Pemerintah Percepat Respons dan Mitigasi Bencana di Akhir Tahun
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Minta Pemerintah Percepat Respons dan Mitigasi Bencana di Akhir Tahun
Cucun Ahmad Syamsurijal: Penguatan Mitigasi Bencana dan Anggaran Jadi Prioritas
Ekonomi dan Keuangan
Cucun Ahmad Syamsurijal: Penguatan Mitigasi Bencana dan Anggaran Jadi Prioritas
Tags:#mitigasi bencana#Illegal Logging
Sebelumnya

BAKN Dorong Validasi Data di Sulsel, Pastikan KUR Tepat Sasaran

Selanjutnya

Jazuli Juwaini Dorong Kedaulatan Pangan, Pengelolaan Sampah, dan Pembinaan Satpol PP

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3702)
  • Isu Lainnya(1052)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4582)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h