E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahLensa ParlemenTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahLensa ParlemenTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahLensa ParlemenTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Netty Prasetiyani Desak Perkuat Ketahanan Farmasi Nasional dan Jamin Keberlanjutan BPJS Kesehatan

Diterbitkan
Rabu, 10 Jun 2026 13.46 WIB
Bagikan:
Netty Prasetiyani Desak Perkuat Ketahanan Farmasi Nasional dan Jamin Keberlanjutan BPJS Kesehatan

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani.|Foto : Mares/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyampaikan keprihatinannya terhadap potensi dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap harga obat, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada pengobatan rutin untuk penyakit kronis. Apalagi, jelasnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena Indonesia memiliki jumlah peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang cukup besar, mulai dari penderita diabetes, hipertensi, hingga penyakit katastropik lainnya.

 

"Kita memiliki jumlah pasien Prolanis yang tidak sedikit. Ketika rupiah melemah, tentu akan berdampak pada harga obat, khususnya obat-obatan rutin yang dikonsumsi oleh penderita diabetes, hipertensi, dan penyakit katastropik lainnya," ujar Netty dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR dengan BPOM, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6).

Lihat Juga :

Achmad Ruchyat Desak BPJS Perkuat Proteksi Pekerja Informal dan PMI

Achmad Ruchyat Desak BPJS Perkuat Proteksi Pekerja Informal dan PMI

Charles Honoris Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan di Tengah Isu Kebangkrutan

Charles Honoris Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan di Tengah Isu Kebangkrutan

 

Dalam kesempatan yang sama, ia mengapresiasi langkah yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam mengantisipasi dampak tersebut melalui sejumlah strategi, seperti diversifikasi pemasok bahan baku, optimalisasi produksi dalam negeri, dan percepatan akses obat bagi masyarakat.

 

Saat ini, berdasarkan pemantauannya, ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku impor masih menjadi tantangan utama yang harus diatasi. Oleh karena itu, ucapnya, potensi bahan baku lokal dan sumber daya alam dalam negeri perlu terus dikembangkan guna memperkuat kemandirian sektor farmasi.

 

"Hari ini sebetulnya bahan sediaan, bahan baku, obat-obatan alam, dan berbagai potensi dalam negeri masih bisa terus digenjot. Ketika ketergantungan bahan baku masih berasal dari luar negeri, tentu akan sangat dipengaruhi oleh nilai tukar dolar terhadap rupiah," jelas politisi Fraksi PKS tersebut.

 

Tidak henti mengingatkan, Netty meminta pemerintah, mulai dari BPOM, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hingga pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan di lapangan guna mencegah terjadinya lonjakan harga obat yang dapat mengganggu proses pengobatan pasien. "Kami meminta pemerintah terus melakukan inspeksi, pemeriksaan, dan pengawasan terhadap harga obat. Jangan sampai terjadi lonjakan harga yang kemudian berdampak pada terapi yang harus diterima secara rutin oleh pasien-pasien Prolanis," tegasnya.

 

Selain itu, Netty juga mendorong dukungan yang lebih besar terhadap riset dan inovasi farmasi nasional. Ia meminta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk memperkuat penelitian yang dapat mendukung pengembangan bahan baku dan produk farmasi dalam negeri. "Apa yang hari ini sudah dimulai oleh UMKM dan perusahaan-perusahaan dalam negeri harus didukung melalui riset dan kajian yang kuat sehingga bisa menjadi substitusi impor dan menjaga ketahanan farmasi nasional," ujarnya.

 

Dirinya pun menilai penting bagi pemerintah untuk membuka kanal pengaduan yang mudah diakses masyarakat. Menurutnya, informasi dari masyarakat dapat menjadi dasar yang akurat dalam merumuskan kebijakan pengendalian harga obat dan memperkuat ketahanan farmasi nasional.

 

"Kanal pelaporan harus dibuka seluas-luasnya agar masyarakat bisa menyampaikan apa yang terjadi di lapangan. Dengan begitu, pemerintah mendapatkan informasi yang akurat dan valid sebagai dasar pengambilan kebijakan," katanya.

 

Di sisi lain, Netty juga menyoroti hasil rapat kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan, Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Direksi, dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan. Ia menilai kini pemerintah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

"Alhamdulillah, dari rapat kemarin terlihat bahwa komitmen politik pemerintah sangat kuat. Artinya, kalau kemudian kita khawatir dengan potensi defisit yang dialami BPJS Kesehatan, pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan suntikan dana agar defisit itu tidak terjadi," ungkapnya.

 

Terakhir, ungkapnya, pemerintah juga berkomitmen untuk mencairkan dana yang telah disiapkan guna menghapus tunggakan peserta BPJS Kesehatan. Langkah tersebut dinilai akan memberikan manfaat besar bagi jutaan peserta yang selama ini belum dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal.

 

"Sekitar 23 juta peserta yang menunggak nantinya bisa kembali aktif dan mengakses layanan kesehatan. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat dan penting untuk memastikan keberlangsungan program JKN ke depan," pungkas Politisi dari Fraksi PKS ini. (Ayu/um)

Berita terkait

Achmad Ruchyat Desak BPJS Perkuat Proteksi Pekerja Informal dan PMI
Kesejahteraan Rakyat
Achmad Ruchyat Desak BPJS Perkuat Proteksi Pekerja Informal dan PMI
Charles Honoris Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan di Tengah Isu Kebangkrutan
Kesejahteraan Rakyat
Charles Honoris Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan di Tengah Isu Kebangkrutan
Evita Nursanty: Industri Jamu Nasional Berpeluang Besar Perkuat Ketahanan Kesehatan
Industri dan Pembangunan
Evita Nursanty: Industri Jamu Nasional Berpeluang Besar Perkuat Ketahanan Kesehatan
Tags:#Kesehatan#layanan kesehatan#BPJS Kesehatan#Farmasi
Sebelumnya

Baleg Serap Aspirasi Demi Perkuat Perlindungan Masyarakat Adat Kalimantan Barat

Selanjutnya

MKD dan Polresta Serang Kota Samakan Persepsi soal Hak Imunitas Anggota Dewan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1160)
  • Industri dan Pembangunan(3993)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3976)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4816)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahLensa ParlemenTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Sebagian Cerah
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h