
Anggota BKSAP DPR RI Marlyn Maisarah saat menghadiri Sidang IPU Global Conference of Women Parliamentarians, di Beograd, Serbia.|Foto: Ist/Arifman
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota BKSAP DPR RI Marlyn Maisarah mengungkapkan, kesetaraan gender di lingkungan Parlemen tidak hanya soal keterwakilan, tetapi juga soal bagaimana membangun institusi, kepemimpinan, dan lingkungan yang lebih inklusif. Demikian disampaikannya di sela-sela Sidang IPU Global Conference of Women Parliamentarians, di Beograd, Serbia, Rabu (3/6/2026) lalu.
"Bagi Indonesia, forum seperti ini penting karena memberi ruang untuk berbagi pengalaman nasional sekaligus belajar dari praktik negara lain dalam upaya mencapai keseimbangan gender di parlemen," ujar Politisi Perempuan Gerindra ini melalui rilis kepada Parlementaria, Jakarta, Minggu (7/6/2026).
Salah satu pembelajaran penting yang muncul dalam diskusi, bahwa hambatan terhadap keseimbangan gender sering kali tidak hanya bersifat kelembagaan atau kebijakan, tetapi juga dipengaruhi oleh stereotip dan norma sosial yang terbentuk sejak dini. Dirinya juga menggarisbawahi, pentingnya edukasi dan peningkatan awareness mengenai nilai positif dari keseimbangan gender, baik melalui pendidikan formal, budaya masyarakat, maupun dari lingkup paling mendasar, yaitu keluarga.
"Ini penting dilakukan bukan hanya untuk memperluas partisipasi perempuan dalam politik dan kepemimpinan, tetapi juga untuk memperkuat tata kelola, kerja parlemen, dan pembangunan demokrasi yang lebih inklusif," tutup Marlyn. (um)