E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Prolegnas|RUU Desain Industri|UU PDP|RUU Prioritas|BUMD|Aspirasi|Undang- Undang Perlindungan Data Pribadi|SNI
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 64%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Prolegnas|RUU Desain Industri|UU PDP|RUU Prioritas|BUMD|Aspirasi|Undang- Undang Perlindungan Data Pribadi|SNI
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 64%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Prolegnas|RUU Desain Industri|UU PDP|RUU Prioritas|BUMD|Aspirasi|Undang- Undang Perlindungan Data Pribadi|SNI
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 64%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Masalah Keterlambatan Bus dan Distribusi Konsumsi Selalu Berulang, Harusnya Belajar dari Tahun Sebelumnya

Diterbitkan
Selasa, 26 Mei 2026 13.58 WIB
Bagikan:
Masalah Keterlambatan Bus dan Distribusi Konsumsi Selalu Berulang, Harusnya Belajar dari Tahun Sebelumnya

Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Nasir Djamil saat melakukan pemantauan langsung di Maktab 602, Makkah.|Foto: Andri/Sari

PARLEMENTARIA, Makkah — Anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Nasir Djamil, mengungkapkan sejumlah temuan krusial terkait kendala operasional yang dihadapi jemaah haji Indonesia saat melakukan pemantauan langsung di Maktab 602, Makkah, Senin (25/5/2026). Pengawasan ini dilakukan secara intensif menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Tim Pengawas menemukan persoalan klasik yang kembali berulang dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Masalah utama yang menjadi sorotan tajam meliputi ketidakpastian jadwal armada bus penjemput jemaah serta manajemen distribusi konsumsi siap makan (ready to Eat) yang dinilai belum berjalan dengan optimal.

Lihat Juga :

Belajar dari Krisis Konsumsi Tahun Lalu, Timwas Haji Awasi Distribusi Makanan di Armuzna

Belajar dari Krisis Konsumsi Tahun Lalu, Timwas Haji Awasi Distribusi Makanan di Armuzna

Pastikan Kesiapan Fasilitas Akomodasi dan Konsumsi di Tanah Suci Berjalan Lebih Baik dari Sebelumnya

Pastikan Kesiapan Fasilitas Akomodasi dan Konsumsi di Tanah Suci Berjalan Lebih Baik dari Sebelumnya

 

Politisi Fraksi PKS ini menegaskan bahwa hambatan-hambatan tersebut memerlukan perhatian dan penanganan yang serius dari pihak penyelenggara.

 

"Ternyata kita menemukan masalah yang masalah ini juga ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya. Soal keterlambatan bus yang menjemput jemaah haji, kemudian juga ada persoalan makanan yang terlambat diberikan, bahkan juga tidak diberikan sama sekali," kata Nasir Djamil kepada Parlementaria usai pertemuan.

 

Menurut Nasir, kendala operasional ini berakar dari kurangnya kesiapan dari pihak pemerintah, dalam hal ini unsur kementerian terkait selaku penanggung jawab operasional penyelenggaraan ibadah haji Republik Indonesia. Ketidaksiapan sistem mitigasi di lapangan berdampak langsung pada kondisi fisik jemaah yang seharusnya fokus mempersiapkan diri menghadapi fase wukuf.

 

Tim Pengawas Haji DPR RI mendesak instansi terkait untuk segera melakukan langkah pembenahan teknis secara cepat dan menyeluruh di seluruh sektor yang terindikasi mengalami kendala. Nasir menyadari bahwa mengelola pergerakan ratusan ribu jemaah dari seluruh provinsi di Indonesia memiliki tantangan yang besar, namun pengalaman operasional selama bertahun-tahun semestinya dijadikan acuan utama dalam melakukan pembenahan.

 

"Kami menyadari bahwa tidak mudah untuk mengurus ratusan ribu jemaah haji yang dari berbagai macam provinsi, bahkan di seluruh provinsi di Indonesia ini. Tapi paling tidak, pengalaman bertahun-tahun kita mengelola haji ini kan akan bisa membuat kita melakukan semacam mitigasi, mengurangi risiko terkait dengan potensi-potensi masalah yang akan dihadapi oleh jemaah haji," pungkasnya. (eki/rdn)

Berita terkait

Belajar dari Krisis Konsumsi Tahun Lalu, Timwas Haji Awasi Distribusi Makanan di Armuzna
Kesejahteraan Rakyat
Belajar dari Krisis Konsumsi Tahun Lalu, Timwas Haji Awasi Distribusi Makanan di Armuzna
Pastikan Kesiapan Fasilitas Akomodasi dan Konsumsi di Tanah Suci Berjalan Lebih Baik dari Sebelumnya
Kesejahteraan Rakyat
Pastikan Kesiapan Fasilitas Akomodasi dan Konsumsi di Tanah Suci Berjalan Lebih Baik dari Sebelumnya
Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026 Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
Industri dan Pembangunan
Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026 Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(852)
  • Industri dan Pembangunan(3098)
  • Isu Lainnya(1011)
  • Kesejahteraan Rakyat(3099)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3756)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

Tags:#Haji#timwas haji#Armuzna
Sebelumnya

BAM DPR RI Apresiasi Respons Pemkot Tegal Hentikan Car Free Night

Selanjutnya

RUU Desain Industri Jawab Tantangan Inovasi dan Perkembangan Teknologi

Kembali ke Berita
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Prolegnas|RUU Desain Industri|UU PDP|RUU Prioritas|BUMD|Aspirasi|Undang- Undang Perlindungan Data Pribadi|SNI
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 64%
Angin: 7 km/h