
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, dalam Kunjungan Kerja Komisi VIII, di Embarkasi Medan, Sumatera Utara.
PARLEMENTARIA, Medan – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar, menegaskan bahwa kesiapan layanan haji tahun 2026 telah dipastikan secara menyeluruh, baik di tanah air maupun di Arab Saudi. Hal ini disampaikannya saat menghadiri prosesi pelepasan 360 jemaah haji kloter kedua asal Kabupaten Langkat di Embarkasi Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026).
Ansory mengungkapkan bahwa Komisi VIII DPR RI telah melakukan pengawasan langsung dengan berkunjung dua kali ke Arab Saudi untuk memastikan kelayakan fasilitas bagi jemaah Indonesia.
"Kami sudah meninjau langsung ke Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), Madinah, hingga kesiapan hotel-hotel. Fokus kami adalah memastikan akomodasi dan katering bagi jemaah sudah siap sepenuhnya," ujar Ansory di hadapan rombongan dan jemaah.
Dalam kunjungan kerjanya ke tanah suci beberapa waktu lalu, Komisi VIII juga telah melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi serta Kantor Urusan Haji (KUH) di Saudi. Menurut Ansory, baik pemerintah Saudi maupun pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan BPKH, kini berada dalam posisi siap untuk memberangkatkan dan melayani jemaah.
"Alhamdulillah, koordinasi dengan pihak Syarikah dan Kementerian Haji di sana berjalan baik. Dua-duanya (Indonesia dan Saudi) sudah siap menyambut jemaah kita," imbuh Politisi Fraksi PKS ini.
Belajar dari evaluasi pelaksanaan haji tahun sebelumnya, Ansory memberikan catatan khusus mengenai distribusi konsumsi di Makkah dan Madinah. Ia mengingatkan adanya potensi keterlambatan distribusi dari pihak penyedia katering atau dapur di Arab Saudi.
"Yang perlu diantisipasi adalah keterlambatan katering di Arab Saudi. Kami meminta pihak terkait untuk memitigasi agar pelayanan konsumsi tepat waktu. Selain itu, kami mengimbau jemaah haji agar langsung menyantap makanan yang disediakan dan tidak menundanya terlalu lama untuk menghindari makanan menjadi basi," pesannya.
Terkait situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang saat ini tengah memanas, Ansory mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar kondisi tersebut tidak mengganggu kelancaran ibadah haji.
"Kita doakan mudah-mudahan situasi geopolitik, termasuk ketegangan di kawasan, tidak berdampak pada pemberangkatan haji tahun ini. Semoga jemaah dari Sumatera Utara, khususnya 360 orang dari Langkat yang hari ini berangkat, diberikan keamanan, ketenangan, dan selamat sampai tujuan hingga kembali ke tanah air," pungkasnya. (eki/rdn)