E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Hanif Dhakiri : Tata Kelola Subsidi Jadi Tantangan Energi Nasional

Diterbitkan
Minggu, 24 Mei 2026 16.08 WIB
Bagikan:
Hanif Dhakiri : Tata Kelola Subsidi Jadi Tantangan Energi Nasional

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI M. Hanif Dhakiri saat kunjungan kerja Komisi XI DPR RI di Boyolali, Jawa Tengah.|Foto: Hira/Mahendra

PARLEMENTARIA, Boyolali – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI M. Hanif Dhakiri menyoroti persoalan tata kelola subsidi energi dalam kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI ke Fuel Terminal Boyolali milik PT Pertamina Patra Niaga. Menurutnya, tantangan utama distribusi energi nasional saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga memastikan subsidi energi tepat sasaran dan bebas dari kebocoran.

 

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan terhadap implementasi penugasan Public Service Obligation (PSO) yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga. “Hari ini Komisi XI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Depo Fuel Boyolali yang dimiliki oleh PT Pertamina Patra Niaga dalam rangka pengawasan terkait dengan implementasi dari penugasan PSO di PT Pertamina Patra Niaga,” ujar Hanif kepada Parlementaria  usai kunjungan kerja Komisi XI DPR RI di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (22/5/2026).

Lihat Juga :

Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan

Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan

Soroti Tata Kelola Energi, Mulyadi Dukung Upaya Bersih-Bersih Mafia Migas

Soroti Tata Kelola Energi, Mulyadi Dukung Upaya Bersih-Bersih Mafia Migas

 

Secara umum, Komisi XI mengapresiasi kesiapan PT Pertamina Patra Niaga dalam menjaga pasokan energi menjelang Hari Raya Iduladha. Namun demikian, Hanif menegaskan masih terdapat persoalan serius terkait tata kelola subsidi energi, khususnya pada distribusi biosolar dan LPG 3 kilogram.

 

“Secara umum Komisi XI mengapresiasi kesiapan PT Pertamina Patra Niaga di dalam menjaga pasokan energi menjelang Iduladha. Namun kami juga menekankan bahwa tantangan hari ini bukan semata pada pasokan, bukan semata pada ketersediaan stok, tetapi juga tata kelola dari subsidi energi,” katanya.

 

Hanif mengungkapkan data yang dipaparkan dalam kunjungan tersebut menunjukkan realisasi distribusi biosolar dan LPG 3 kilogram telah melampaui kuota tahun berjalan (year to date). Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikasi masih adanya kebocoran dan penyaluran subsidi yang tidak tepat sasaran.

 

“Tadi data yang dipaparkan menunjukkan biosolar misalnya sudah mencapai 100,1 persen dari kuota year to date, sementara LPG 3 kilogram bahkan sudah sampai 109,18 persen. Ini artinya menjadi alarm bahwa kebocoran dan salah sasaran subsidi masih menjadi persoalan yang serius,” jelasnya.

 

Ia juga mencatat PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan digitalisasi pengawasan distribusi energi, termasuk melalui penggunaan QR Code dan integrasi data. Meski demikian, Hanif menilai langkah tersebut belum sepenuhnya mampu menutup potensi pelanggaran distribusi subsidi energi.

 

“Pertamina sendiri juga masih mengakui tingginya pelanggaran penyaluran yang tidak sesuai dengan peruntukan. Ini berarti yang dibutuhkan sekarang ini bukan sekadar instrumen, tetapi efektivitas pengendalian yang benar-benar bisa menutup ruang fraud dan memastikan subsidi itu sampai kepada sasaran secara tepat,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Hanif juga meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai pemegang saham strategis untuk aktif mendorong penguatan tata kelola di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Group. “Kami juga meminta BPI Danantara untuk sebagai pemegang saham strategis ini aktif mendorong penguatan governance di PT Pertamina Patra Niaga dan juga di Pertamina Group,” ujarnya.

 

Menurutnya, penguatan tata kelola dan efisiensi di tubuh Pertamina Group penting dilakukan agar anggaran negara yang dialokasikan melalui skema subsidi energi benar-benar dapat dirasakan masyarakat yang berhak menerima. “Efisiensinya sekaligus juga transformasi tata kelola dari PT Pertamina Group agar ke depan uang negara yang dikucurkan melalui skema subsidi ini benar-benar bisa tepat sasaran dan juga sampai kepada pihak-pihak yang semestinya,” pungkasnya. (hal/aha)

Berita terkait

Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan
Ekonomi dan Keuangan
Penguatan Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Jadi Tantangan Kinerja LPS ke Depan
Soroti Tata Kelola Energi, Mulyadi Dukung Upaya Bersih-Bersih Mafia Migas
Industri dan Pembangunan
Soroti Tata Kelola Energi, Mulyadi Dukung Upaya Bersih-Bersih Mafia Migas
RUU Migas Anyar Digodok, Jawab Tantangan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
Politik dan Keamanan
RUU Migas Anyar Digodok, Jawab Tantangan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
Tags:#energi#Subsidi Energi
Sebelumnya

Cegah Berulangnya Musibah, Perlu Peningkatan Teknologi CCTV di Kabin Masinis KRL

Selanjutnya

Jelang Fase Armuzna, Timwas Haji Minta Seluruh Ketua Kloter Pahami Detail Pola Layanan Transportasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(851)
  • Industri dan Pembangunan(3085)
  • Isu Lainnya(1009)
  • Kesejahteraan Rakyat(3069)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3739)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Petugas Haji|Pariwisata|Armuzna|Budaya|BUMN|Imigrasi|Cagar Budaya|Candi Prambanan|RUU Satu Data|lahan|statistik
Jakarta:
Gerimis
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 88%
Angin: 4 km/h