
Anggota Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI) Novita Wijayanti, dalam Forum Diskusi Nasional Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia di Gedung Nusantara IV.| Fotol: Runi/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI) Novita Wijayanti menilai Forum Diskusi Nasional Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia bertema “Perempuan di Parlemen: Dari Representasi menuju Transformasi Kebijakan” menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Indonesia sekaligus memperkenalkan budaya nasional kepada dunia internasional.
Novita menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan yang dihadiri berbagai tokoh perempuan nasional, mulai dari menteri, pimpinan lembaga legislatif, hingga anggota parlemen perempuan. Menurutnya, forum tersebut menunjukkan komitmen perempuan Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat secara luas.
“Hari ini adalah momentum di mana KPPRI yang isinya perempuan-perempuan politik dan tokoh perempuan menyatakan bahwa ini adalah transformasi luar biasa. Kita bergerak tidak hanya untuk pribadi, tetapi bagaimana perempuan-perempuan Indonesia menjadi lebih berdaya dan lebih berkualitas,” ujarnya kepada Parlementaria di Gedung Nusantara IV, Kamis (21/5/2026).
Legislator yang juga Wakil Ketua BURT DPR RI ini menambahkan, perjuangan perempuan di parlemen tidak hanya berfokus pada isu perempuan, tetapi juga menyangkut kepentingan keluarga, anak-anak, dan masyarakat secara umum. “Perjuangan kita di DPR, DPD, maupun MPR tidak lepas dari memperjuangkan kepentingan masyarakat secara umum,” katanya.
Novita juga menyoroti kehadiran hampir 50 perwakilan negara sahabat dalam forum tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi bentuk kolaborasi internasional yang positif sekaligus memperkuat hubungan Indonesia dengan berbagai negara.
Selain diskusi kebijakan, kegiatan juga menampilkan pertunjukan budaya dan musik Indonesia yang dinilai menjadi sarana diplomasi budaya kepada dunia internasional. “Ini adalah momen kita memperkenalkan budaya Indonesia kepada negara-negara luar yang hubungannya sudah sangat baik dan harmonis. Diharapkan ke depan akan ada program-program berkesinambungan,” tuturnya. (dik/hal/aha)