E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Bahas Isu Perempuan dan Anak, KPPRI Perkuat Kolaborasi dengan NGO dan Mitra Internasional

Diterbitkan
Kamis, 21 Mei 2026 16.37 WIB
Bagikan:
Bahas Isu Perempuan dan Anak, KPPRI Perkuat Kolaborasi dengan NGO dan Mitra Internasional

Bendahara Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI) Eva Monalisa, dalam Forum KPPRI bertema Women in Parliament: From Representation to Policy Transformation yang diselenggarakan di Gedung Nusantara IV, DPR RI.| Foto: Runi/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Bendahara Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI) Eva Monalisa menyatakan KPPRI terus memperkuat kolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil dan mitra internasional guna mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap isu perempuan dan anak. Hal tersebut disampaikan dalam Forum KPPRI bertema Women in Parliament: From Representation to Policy Transformation yang diselenggarakan di Gedung Nusantara IV, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

 

Eva menjelaskan, forum tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan keberadaan KPPRI kepada komunitas internasional, termasuk para duta besar negara sahabat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, langkah itu penting untuk membuka peluang kerja sama lintas negara di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Lihat Juga :

KPPRI Siapkan Agenda Advokasi dan Kolaborasi untuk Perempuan dan Anak

KPPRI Siapkan Agenda Advokasi dan Kolaborasi untuk Perempuan dan Anak

KPPRI Siapkan Agenda Advokasi Kebijakan Perempuan dan Anak

KPPRI Siapkan Agenda Advokasi Kebijakan Perempuan dan Anak

 

“Terkait acara Kaukus Perempuan Parlemen hari ini, kita ingin memperkenalkan kepada luar negeri, khususnya kalau Kaukus Perempuan Parlemen itu ada. Jadi, kita juga ingin memberitahukan kepada mereka mungkin ke depan akan ada bentuk kerja sama-kerja sama dengan luar negeri,” ujar Eva kepada Parlementaria di Gedung Pustakaloka DPR RI Senatan, Jakarta (21/5/2026)

 

Ia mengatakan, KPPRI juga menerima berbagai masukan dari NGO terkait pentingnya transparansi, efektivitas, dan sensitivitas dalam menangani berbagai persoalan perempuan dan anak. Sejumlah isu yang menjadi perhatian antara lain kekerasan seksual dan kasus kekerasan terhadap anak, termasuk yang terjadi di lingkungan daycare.

 

“Jadi, mengenai hal yang sensitif sekarang ini sedang marak dengan kekerasan seksual, lalu juga ada kekerasan terhadap anak seperti contoh di daycare, jadi semua isu-isu yang sensitif ini kita akan bahas,” kata Politisi Fraksi PKB ini.

 

Untuk menindaklanjuti berbagai masukan tersebut, KPPRI berencana menggelar dialog interaktif bersama NGO pada bulan depan. Eva menuturkan, forum tersebut diharapkan dapat menghasilkan pemetaan yang lebih jelas terkait regulasi, kewenangan lembaga, serta struktur penanganan isu perempuan dan anak agar tidak terjadi tumpang tindih antarinstansi.

 

“Outcome-nya nanti kita akan tahu di mana regulasi antara KPPA, KPAI. Jadi, kita akan menerima itu semua. Kita akan menerima juga bagaimana struktur, siapa yang bertanggung jawab, siapa yang dibawa ke parlemen atau di bawah kementeriannya, nah ini juga biar terstruktur,” jelas Anggota Komisi VII DPR RI ini.

 

Menurut Eva, penataan regulasi dan kewenangan tersebut penting agar penanganan isu perempuan dan anak dapat berjalan lebih efektif. Ia mencontohkan, hingga kini belum terdapat standar regulasi yang seragam terkait operasional daycare di Indonesia.

 

“Karena sekarang ini daycare tidak mempunyai regulasi yang standar, jadi belum ada, mereka membuat standar mereka masing-masing. Nah, ini yang perlu kita seragamkan,” ungkap Eva.

 

Selain membahas isu kebijakan, Eva juga menyampaikan bahwa forum KPPRI turut mengangkat tema Wastra Nusantara sebagai bentuk dukungan terhadap produk UMKM dan budaya Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, ditampilkan berbagai produk kain tradisional dan karya desainer lokal dari sejumlah daerah.

 

“Kebetulan saya mengangkat tema Wastra Nusantara. Di sini ada UMKM-UMKM yang ada di Indonesia. Ada Batik Lasem, ada tenun NTT, juga ada para desainer-desainer yang mempromosikan Wastra Nusantara untuk anak Indonesia, untuk perempuan Indonesia, kenali produk-produk Indonesia, Wastra Nusantara,” pungkasnya. (hal/rdn) 

Berita terkait

KPPRI Siapkan Agenda Advokasi dan Kolaborasi untuk Perempuan dan Anak
Kesejahteraan Rakyat
KPPRI Siapkan Agenda Advokasi dan Kolaborasi untuk Perempuan dan Anak
KPPRI Siapkan Agenda Advokasi Kebijakan Perempuan dan Anak
Kesejahteraan Rakyat
KPPRI Siapkan Agenda Advokasi Kebijakan Perempuan dan Anak
Hari Kartini, Netty Tegaskan Negara Harus Hadir Lindungi Perempuan dan Anak
Kesejahteraan Rakyat
Hari Kartini, Netty Tegaskan Negara Harus Hadir Lindungi Perempuan dan Anak
Tags:#UMKM#KPPRI#Perempuan, Anak
Sebelumnya

Program Magang Kerja Sama Kemnaker-BKD DPR RI Cetak SDM Profesional dan Berintegritas

Selanjutnya

Soroti Ancaman Monopoli Ekspor dan Dampaknya bagi Sektor Padat Karya

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(842)
  • Industri dan Pembangunan(3065)
  • Isu Lainnya(1008)
  • Kesejahteraan Rakyat(3028)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3713)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h