E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|pangan|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pesantren|Guru|sampah|Transportasi|MBG|Aspirasi
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|pangan|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pesantren|Guru|sampah|Transportasi|MBG|Aspirasi
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|pangan|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pesantren|Guru|sampah|Transportasi|MBG|Aspirasi
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Sejumlah Catatan Komisi VII atas KEK Kura-Kura Bali, dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC

Diterbitkan
Selasa, 5 Mei 2026 10.05 WIB
Bagikan:
Sejumlah Catatan Komisi VII atas KEK Kura-Kura Bali, dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC

Ketua Tim Kunker Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty.|Foto: Blf/Karisma

PARLEMENTARIA, Denpasar — Komisi VII DPR RI menemukan sejumlah catatan penting dalam kunjungan kerja reses ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali di Pulau Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Senin (4/5/2026). Selain menggali potensi investasi, DPR juga menyoroti isu lingkungan, kesiapan infrastruktur dasar, hingga rencana pengembangan yang dinilai belum matang.


Kunjungan yang dipimpin Ketua Tim Kunker Reses, Evita Nursanty, menegaskan bahwa DPR tidak hanya hadir untuk melihat perkembangan proyek, tetapi juga memastikan setiap pembangunan berjalan akuntabel dan berpihak pada masyarakat.


“Ini adalah fungsi pengawasan kami. Kami ingin memastikan, pengembangan kawasan ini benar-benar jelas arah dan manfaatnya,” ujar Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini.

Lihat Juga :

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali

Tak Hanya Soal Investasi, Legislator: KEK Kura-Kura Bali Jangan Gerus Identitas Lokal

Tak Hanya Soal Investasi, Legislator: KEK Kura-Kura Bali Jangan Gerus Identitas Lokal


Salah satu sorotan utama DPR adalah belum utuhnya gambaran pengembangan Kura-Kura Bali ke depan. DPR menilai, meskipun proyek ini digadang sebagai destinasi pariwisata terpadu berkelas dunia, sejumlah aspek perencanaan masih membutuhkan penjelasan yang lebih komprehensif.


DPR juga menyoroti persoalan klasik yang belum sepenuhnya terselesaikan, yakni pengelolaan sampah di sekitar kawasan. Meski disebut berada di luar area inti KEK, keberadaannya dinilai tetap berpotensi memengaruhi citra dan keberlanjutan destinasi.


Selain itu, perhatian khusus diberikan pada ketersediaan air bersih. Dengan luas kawasan yang sebagian merupakan hasil reklamasi, DPR mempertanyakan kesiapan sistem suplai air untuk mendukung operasional kawasan dalam jangka panjang. “Hal-hal mendasar seperti air dan lingkungan tidak bisa dianggap sepele. Ini menyangkut keberlanjutan kawasan,” tegas Evita.


Sorotan lain muncul dari wacana menjadikan kawasan ini sebagai bagian dari International Financial Center (IFC). DPR menilai rencana tersebut masih minim kejelasan.


Evita mengungkapkan bahwa informasi terkait IFC sejauh ini lebih banyak beredar di media, sementara penjelasan resmi dari pemerintah belum disampaikan secara komprehensif. “Kalau rencananya saja masih belum jelas, tentu kita tidak bisa bicara terlalu jauh. Harus ada kajian mendalam, terutama terkait dampaknya bagi masyarakat dan ekonomi lokal,” ujarnya.


Di tengah dorongan investasi besar, DPR mengingatkan agar pembangunan tidak melupakan kepentingan masyarakat lokal. Keterlibatan UMKM, perlindungan budaya, hingga distribusi manfaat ekonomi menjadi indikator penting yang akan terus diawasi.


DPR menegaskan bahwa investasi tetap didukung, namun harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan kearifan lokal Bali. Nilai Tri Hita Karana disebut sebagai prinsip yang tidak boleh diabaikan dalam setiap pembangunan di Bali.


Sebagai pembanding, Komisi VII juga akan meninjau pengelolaan kawasan Nusa Dua, khususnya dalam hal pengelolaan sampah dan suplai air yang dinilai lebih terintegrasi. Model tersebut diharapkan dapat menjadi acuan, bukan hanya bagi Kura-Kura Bali, tetapi juga destinasi lain di Indonesia.


Kunjungan ini menegaskan bahwa DPR tidak sekadar mendukung investasi di sektor pariwisata, tetapi juga memastikan setiap proyek berjalan transparan, terencana, dan tidak mengorbankan lingkungan maupun masyarakat. KEK Kura-Kura Bali kini berada di bawah sorotan—bukan hanya sebagai proyek besar, tetapi sebagai ujian nyata arah pembangunan pariwisata Indonesia ke depan. (blf/aha)

Berita terkait

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali
Kesejahteraan Rakyat
Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali
Tak Hanya Soal Investasi, Legislator: KEK Kura-Kura Bali Jangan Gerus Identitas Lokal
Industri dan Pembangunan
Tak Hanya Soal Investasi, Legislator: KEK Kura-Kura Bali Jangan Gerus Identitas Lokal
Dari Bali, Komisi IV Minta Pemerintah Serius Atasi Krisis Regenerasi Petani dan Rantai Pasok
Industri dan Pembangunan
Dari Bali, Komisi IV Minta Pemerintah Serius Atasi Krisis Regenerasi Petani dan Rantai Pasok
Tags:#Infrastruktur#Reses
Sebelumnya

DPR Desak Penindakan Tegas Pelaku Kekerasan Seksual Anak

Selanjutnya

Tak Hanya Soal Investasi, Legislator: KEK Kura-Kura Bali Jangan Gerus Identitas Lokal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(813)
  • Industri dan Pembangunan(3007)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2904)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3619)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|pangan|Kekerasan Seksual|Parlemen Kampus|energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|pesantren|Guru|sampah|Transportasi|MBG|Aspirasi
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 5 km/h