E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Tak Hanya Soal Investasi, Legislator: KEK Kura-Kura Bali Jangan Gerus Identitas Lokal

Diterbitkan
Selasa, 5 Mei 2026 10.07 WIB
Bagikan:
Tak Hanya Soal Investasi, Legislator: KEK Kura-Kura Bali Jangan Gerus Identitas Lokal

Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena.|Foto: Blf/Karisma

PARLEMENTARIA, Denpasar — Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, menilai bahwa perencanaan pengembangan Kura-Kura Bali masih perlu dikaji lebih komprehensif dan tidak hanya bertumpu pada perspektif pengembang. Ia pun mempertanyakan pertimbangan pengembangan kawasan tersebut terhadap Bali sebagai destinasi berbasis budaya.

 

“Kalau mendengar paparan tadi, memang semuanya sudah melalui studi. Tapi menurut saya, studi itu harus lebih komprehensif. Kita tidak bisa hanya mendengar dari satu sisi, dari sisi pengembang saja. Masyarakat juga harus menjadi bagian yang didengar,” ujarnya saat Kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, pada Senin (4/5/2026).

Lihat Juga :

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali

Sejumlah Catatan Komisi VII atas KEK Kura-Kura Bali, dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC

Sejumlah Catatan Komisi VII atas KEK Kura-Kura Bali, dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC

 

Samuel menekankan pentingnya pelibatan masyarakat bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek yang memiliki suara dalam menentukan arah pengembangan kawasan. Menurutnya, pendekatan yang terlalu berfokus pada investasi berisiko mengabaikan aspek sosial yang justru menjadi kekuatan utama Bali.

 

Selain itu, ia juga mengingatkan potensi kendala infrastruktur apabila proyek ini berjalan tanpa kesiapan yang matang. Mengacu pada paparan yang diterima, ia menilai ada indikasi potensi bottleneck jika pengembangan dilakukan tanpa perencanaan lintas sektor yang terintegrasi.

 

“Kalau ini dimulai tanpa kesiapan, akan ada bottleneck. Kita tahu sendiri, di Indonesia sering kali terjadi tumpang tindih pengurusan. Koordinasi antar kementerian masih harus diperkuat dan disinkronkan,” katanya.

 

Lebih jauh, Samuel menilai manfaat proyek ini bagi masyarakat Bali masih menjadi tanda tanya besar. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat lokal benar-benar mendapatkan manfaat.

 

“Kalau ditanya apakah ini baik untuk masyarakat Bali, menurut saya ini masih pertanyaan besar,” tegasnya.

 

Ia juga menyoroti bahwa peningkatan kapasitas masyarakat lokal menjadi hal penting, namun tidak cukup hanya dengan membuka lapangan kerja.

 

Dalam pandangannya, kekuatan utama Bali bukan semata pada potensi ekonominya, melainkan pada kekayaan budaya dan sistem sosial yang telah mengakar kuat. “Bali itu kekuatannya ada pada local wisdom, pada kebudayaannya. Jangan sampai ini justru dikurangi atau ‘disunat’. Itu yang harus dijaga,” ujarnya.

 

Samuel mengingatkan bahwa pelibatan masyarakat tidak boleh berhenti pada aspek ekonomi semata, tetapi juga harus menjaga sistem sosial dan budaya yang menjadi identitas Bali. Hal ini dinilai menjadi pembeda utama Bali dibandingkan destinasi wisata lainnya.

 

Kunjungan ini menegaskan bahwa pengembangan KEK Kura-Kura Bali bukan hanya soal menghadirkan investasi dan infrastruktur, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian identitas lokal. DPR RI mengingatkan, tanpa keseimbangan tersebut, pembangunan berisiko kehilangan makna bagi masyarakat yang seharusnya menjadi pusat dari setiap kebijakan. (blf/aha)

Berita terkait

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali
Kesejahteraan Rakyat
Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali
Sejumlah Catatan Komisi VII atas KEK Kura-Kura Bali, dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC
Industri dan Pembangunan
Sejumlah Catatan Komisi VII atas KEK Kura-Kura Bali, dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC
Ateng Sutisna Kritik Klaim Investasi Pemerintah: Jangan Hanya Komitmen, Rakyat Butuh Realisasi
Industri dan Pembangunan
Ateng Sutisna Kritik Klaim Investasi Pemerintah: Jangan Hanya Komitmen, Rakyat Butuh Realisasi
Tags:#Infrastruktur#Reses
Sebelumnya

Sejumlah Catatan Komisi VII atas KEK Kura-Kura Bali, dari Isu Lingkungan hingga Rencana IFC

Selanjutnya

DPR Kawal Penegakan Hukum Kekerasan Anak di Daycare Yogya

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(799)
  • Industri dan Pembangunan(2988)
  • Isu Lainnya(998)
  • Kesejahteraan Rakyat(2896)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3607)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|El Nino|pangan|pesantren|Kekerasan Seksual|ternak
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 37°C
Lembab: 69%
Angin: 7 km/h