E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|Pendidikan|ASN|MBG|Pariwisata|Diplomasi|SPPG|UMKM|APBD|AIPA|PPPK|RUU Komoditas Strategis|Korupsi
Jakarta:
Berawan
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|Pendidikan|ASN|MBG|Pariwisata|Diplomasi|SPPG|UMKM|APBD|AIPA|PPPK|RUU Komoditas Strategis|Korupsi
Jakarta:
Berawan
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|Pendidikan|ASN|MBG|Pariwisata|Diplomasi|SPPG|UMKM|APBD|AIPA|PPPK|RUU Komoditas Strategis|Korupsi
Jakarta:
Berawan
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Safei Respons Viral Jembatan Matausu, Soroti Akses dan Infrastruktur Jalan

Diterbitkan
Jumat, 24 Apr 2026 15.07 WIB
Bagikan:
Safei Respons Viral Jembatan Matausu, Soroti Akses dan Infrastruktur Jalan

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei saat kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI ke Kendari, Sulawesi Tenggara.|Foto: aha/Sari

PARLEMENTARIA, Kendari — Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Safei merespons beredarnya video viral yang memperlihatkan pelajar menyeberangi jembatan rusak di wilayah Matausu, Sulawesi Tenggara. Ia menilai persoalan tersebut tidak hanya terkait kondisi jembatan, tetapi juga menyangkut akses pendidikan dan konektivitas antarwilayah.

 

Hal tersebut disampaikan Safei saat kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI ke Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (22/4/2026). Ia mengaku telah menerima informasi terkait kondisi jembatan yang berada di perbatasan wilayah Kolaka dan Bombana tersebut.

Lihat Juga :

Jumlah Sekolah Negeri Terbatas, Lisda Hendrajoni: Bangun Jembatan dan Jalan Saja Bisa

Jumlah Sekolah Negeri Terbatas, Lisda Hendrajoni: Bangun Jembatan dan Jalan Saja Bisa

Komisi VII Bahas Perubahan UU Kepariwisataan, Soroti Infrastruktur dan Investasi

Komisi VII Bahas Perubahan UU Kepariwisataan, Soroti Infrastruktur dan Investasi

 

Ia menjelaskan, secara administratif lokasi jembatan dan aktivitas masyarakat di kawasan Matausu memang melibatkan dua wilayah, sehingga berdampak pada pola mobilitas warga, termasuk pelajar. Namun demikian, ia menilai kondisi tersebut tetap perlu menjadi perhatian serius pemerintah, terutama dalam memastikan akses yang aman dan layak.

 

Lebih lanjut, Legislator Dapil Sulawesi Tenggara ini mengungkapkan bahwa kawasan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari jalur yang tengah diusulkan untuk ditingkatkan statusnya. Dari sebelumnya jalan kabupaten, telah didorong menjadi jalan provinsi, dan ke depan diharapkan dapat meningkat menjadi jalan nasional.

 

“Jalan ini sebenarnya diproyeksikan menjadi jalur alternatif yang menghubungkan beberapa wilayah, termasuk Kolaka dan Bombana. Tapi memang masih perlu penanganan serius agar fungsinya optimal,” jelasnya.

 

Ia juga menyoroti bahwa aktivitas ekonomi di kawasan tersebut cukup tinggi, termasuk keberadaan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar jalur tersebut. Oleh karena itu, kondisi infrastruktur yang belum memadai dinilai berpotensi menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

 

Safei pun mendorong agar pemerintah daerah bersama pemerintah pusat segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik terhadap kondisi jembatan maupun akses jalan di wilayah tersebut. Menurutnya, perbaikan infrastruktur harus dilakukan secara terintegrasi agar tidak menimbulkan persoalan berulang.

 

“Kita perlu melihat ini secara utuh, bukan hanya jembatannya, tapi juga akses jalan dan kebutuhan masyarakat di sekitarnya. Ini penting agar mobilitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, bisa lebih aman dan lancar,” tutupnya. (aha)

Berita terkait

Jumlah Sekolah Negeri Terbatas, Lisda Hendrajoni: Bangun Jembatan dan Jalan Saja Bisa
Kesejahteraan Rakyat
Jumlah Sekolah Negeri Terbatas, Lisda Hendrajoni: Bangun Jembatan dan Jalan Saja Bisa
Komisi VII Bahas Perubahan UU Kepariwisataan, Soroti Infrastruktur dan Investasi
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Bahas Perubahan UU Kepariwisataan, Soroti Infrastruktur dan Investasi
Komisi V Soroti Infrastruktur Kendari: Perbaikan Jalan & Penanganan Banjir
Industri dan Pembangunan
Komisi V Soroti Infrastruktur Kendari: Perbaikan Jalan & Penanganan Banjir
Tags:#infrastruktur jalan#Reses
Sebelumnya

Rudianto Lallo Soroti Keterbatasan Anggaran dan Disiplin Aparat dalam Penegakan Hukum di NTB

Selanjutnya

Bangun Ekosistem Bersinergi Antara Aset Perhotelan & Destinasi Wisata

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(869)
  • Industri dan Pembangunan(3161)
  • Isu Lainnya(1017)
  • Kesejahteraan Rakyat(3187)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3858)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|Pendidikan|ASN|MBG|Pariwisata|Diplomasi|SPPG|UMKM|APBD|AIPA|PPPK|RUU Komoditas Strategis|Korupsi
Jakarta:
Berawan
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 51%
Angin: 9 km/h