Kepala Biro Persidangan I Sekretariat Jenderal DPR RI, Arini wijayanti, dalam kegiatan “Sharing Session 2026: Inovasi Bidang Risalah #1” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
PARLEMENTARIA, Jakarta - Kepala Biro Persidangan I Sekretariat Jenderal DPR RI, Arini wijayanti, menegaskan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kualitas kinerja organisasi, khususnya di bidang penyusunan risalah rapat. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan “Sharing Session 2026: Inovasi Bidang Risalah #1” di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Agenda ini digelar sebagai wadah pembelajaran bersama bagi jajaran internal Setjen DPR RI.
“Inovasi menjadi kunci dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat Jenderal DPR RI agar tetap profesional dan adaptif di tengah dinamika yang terus berkembang. Bagian Risalah memiliki peran strategis dalam memastikan tersedianya risalah rapat yang akurat, sistematis, dan tepat waktu. Hal ini menjadi bagian penting dari akuntabilitas proses persidangan di DPR RI,” ujar Arin, begitu ia biasa disapa, saat membuka kegiatan.
Dengan bertambahnya sumber daya manusia di Bagian Risalah, lanjut Arin, semakin terbuka ruang bagi munculnya ide dan gagasan baru. Karena itu, ia menilai perlu wadah yang mampu mengoordinasikan proses identifikasi hingga pengelompokan inovasi secara sistematis dan objektif.
Wadah tersebut diwujudkan melalui pembentukan Tim Inovasi di Bidang Risalah, yang bertugas melakukan telaahan, analisis, serta perumusan hasil inovasi. Hasil kerja tim ini kemudian disajikan dalam forum sharing session sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengembangan bersama.
Lebih lanjut, ia menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang berdampak pada meningkatnya tuntutan kualitas risalah rapat. Tidak hanya harus akurat dan lengkap, risalah juga dituntut untuk disusun secara sistematis, efisien, serta sesuai kaidah kebahasaan yang baik dan benar.
Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Arin mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses penyusunan risalah. Di antaranya melalui penggunaan fiturcustom dictionary serta integrasi KBBI daring dalam Microsoft Word, yang dinilai mampu meningkatkan kualitas output kerja secara signifikan.
Kegiatan Sharing Session sendiri telah dilaksanakan sejak 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026 sebagai bentuk komitmen keberlanjutan inovasi di lingkungan Biro Persidangan I. Arin menyebut, kegiatan ini menjadi wujud nyata dalam memperkuat budaya kerja yang berintegritas, adaptif, dan profesional, sejalan dengan nilai-nilai dasar BerAKHLAK.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Bagian Risalah dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan persidangan DPR RI secara berkelanjutan,”pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Risalah DPR RI, Afniwaty Tanjung serta perisalah dan asisten perisalah dari DPR RI, MPR dan DPD RI. (ayu/rdn)