E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Hujan Deras
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Hujan Deras
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Hujan Deras
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Novita Hardini Dorong Kesetaraan Pajak Taman Safari Indonesia & Standarisasi Medis Satwanya

Diterbitkan
Selasa, 14 Apr 2026 16.05 WIB
Bagikan:
Novita Hardini Dorong Kesetaraan Pajak Taman Safari Indonesia & Standarisasi Medis Satwanya

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata di PT Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.|Foto: Aps/Karisma

PARLEMENTARIA, Bogor – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong pemerintah untuk segera membenahi regulasi dan memberikan insentif pajak bagi industri pariwisata konservasi. Hal tersebut ia sampaikan usai melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata di PT Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (13/4/2026).


Ia mengungkapkan bahwa secara kualitas dan kuantitas, koleksi satwa di Taman Safari Indonesia sebenarnya jauh mengungguli kebun binatang di Singapura dan Malaysia. Namun, ia menyayangkan adanya "kekosongan" perhatian pemerintah dalam sisi regulasi yang membuat okupansi Indonesia tertinggal.


"Singapura dan Malaysia sudah membebaskan pajak untuk taman hiburan atau pariwisata binatang sejenis. Sementara di kita, hambatan regulasi dan disharmony antara pusat serta daerah masih terjadi. Ini yang harus kita dorong agar Taman Safari bisa berkembang dan bersaing secara global," tegas Novita.

Lihat Juga :

Novita Hardini Dorong Perempuan Indonesia Perkuat Daya Juang di Era Modern

Novita Hardini Dorong Perempuan Indonesia Perkuat Daya Juang di Era Modern

Novita Hardini Dorong Solusi Terobosan untuk Standarisasi Produk UMKM

Novita Hardini Dorong Solusi Terobosan untuk Standarisasi Produk UMKM

 

Selain isu fiskal, Novita juga memberikan perhatian serius pada pemerataan ekonomi di sekitar kawasan wisata. Ia meminta agar manajemen Taman Safari Indonesia berperan aktif menjadi "bapak asuh" bagi destinasi wisata kecil dan desa wisata yang ada di daerah, baik di Jawa Barat, Jawa Timur, maupun Bali.

 

"Saya berharap ada pembuatan paket-paket wisata dari Taman Safari yang menggandeng desa-desa wisata di daerah. Banyak destinasi lokal yang sudah punya prestasi tingkat nasional tetapi terhambat akses kolaborasi. Harus ada sinergi agar pelaku usaha kecil juga ikut hidup," tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

 

Sebagai penutup, Novita Hardini menegaskan bahwa Komisi VII akan terus mengawal sinkronisasi kebijakan antara kementerian terkait dan pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar industri pariwisata berbasis konservasi tidak hanya mampu memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat sekitar melalui beasiswa atau bantuan jalan, tetapi juga mampu menjadi daya ungkit ekonomi nasional yang mandiri dan berstandar internasional. (aps/aha)

Berita terkait

Novita Hardini Dorong Perempuan Indonesia Perkuat Daya Juang di Era Modern
Industri dan Pembangunan
Novita Hardini Dorong Perempuan Indonesia Perkuat Daya Juang di Era Modern
Novita Hardini Dorong Solusi Terobosan untuk Standarisasi Produk UMKM
Industri dan Pembangunan
Novita Hardini Dorong Solusi Terobosan untuk Standarisasi Produk UMKM
Kunjungi Balita Penderita Hidrosefalus, Novita Hardini Dorong Penguatan Peran PKK dan Posyandu
Industri dan Pembangunan
Kunjungi Balita Penderita Hidrosefalus, Novita Hardini Dorong Penguatan Peran PKK dan Posyandu
Tags:#Pajak
Sebelumnya

Lebih dari Satu Dekade Tertunda, BAM DPR Desak Penyelesaian Tunggakan Kontraktor Alor

Selanjutnya

Cegah Penyalahgunaan Atribut Kedewanan, MKD Jalin Kerja Sama dengan Polresta Pontianak

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(853)
  • Industri dan Pembangunan(3107)
  • Isu Lainnya(1014)
  • Kesejahteraan Rakyat(3121)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3770)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|UMKM|Imigrasi|Iduladha|Pariwisata|RUU Satu Data|statistik|BUMN|Prolegnas|Budaya
Jakarta:
Hujan Deras
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 64%
Angin: 13 km/h