E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Pariwisata|Infrastruktur|pascabencana|Haji|RUU Satu Data|Penerimaan Mahasiswa Baru|KUHAP|KUHP|aspirasi|RUU Hukum Perdata Internasional|bantuan|swasembada
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Pariwisata|Infrastruktur|pascabencana|Haji|RUU Satu Data|Penerimaan Mahasiswa Baru|KUHAP|KUHP|aspirasi|RUU Hukum Perdata Internasional|bantuan|swasembada
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Pariwisata|Infrastruktur|pascabencana|Haji|RUU Satu Data|Penerimaan Mahasiswa Baru|KUHAP|KUHP|aspirasi|RUU Hukum Perdata Internasional|bantuan|swasembada
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Legislator Usulkan Pemerintah Lakukan Pemutihan PMI Ilegal di Malaysia dan Timur Tengah

Diterbitkan
Kamis, 9 Apr 2026 12.28 WIB
Bagikan:
Legislator Usulkan Pemerintah Lakukan Pemutihan PMI Ilegal di Malaysia dan Timur Tengah

Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar dalam rapat di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar menyoroti fenomena PMI di Malaysia yang awalnya berangkat secara legal namun berubah menjadi ilegal karena melarikan diri sebelum kontrak berakhir. Kondisi ini membuat paspor mereka tertahan di perusahaan dan nama mereka masuk dalam daftar hitam (blacklist) imigrasi setempat.


Ia mendorong Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk segera mengambil langkah konkret dalam menangani maraknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal tersebut. Muazzim mengusulkan skema pemutihan sebagai solusi bagi para pekerja yang terjebak di luar negeri tanpa dokumen resmi.


"Nah karena dia diblacklist di Malaysia, maka mau tidak mau mereka kalau kembali lagi ke Malaysia dia memakai jalur ilegal. Karena sudah diblacklist oleh imigrasi Malaysia. Nah ini yang bolak-balik setiap hari ke Malaysia karena mau bekerja legal lagi ke Malaysia tidak bisa. Padahal risikonya tinggi kalau bekerja di Malaysia sebagai pekerja illegal ini," ujar Muazzim dalam rapat yang berlangsung di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2026).

Lihat Juga :

Beniyanto Soroti Ketahanan Energi Nasional di Tengah Geopolitik Timur Tengah

Beniyanto Soroti Ketahanan Energi Nasional di Tengah Geopolitik Timur Tengah

Serukan Upaya Diplomasi Hentikan Eskalasi di Timur Tengah

Serukan Upaya Diplomasi Hentikan Eskalasi di Timur Tengah


Ia menekankan perlunya komunikasi Government to Government (G2G) agar pekerja yang melarikan diri tidak lantas kehilangan haknya untuk bekerja kembali secara legal. Ketidakadaan dokumen ini juga memaksa mereka pulang menggunakan jalur berbahaya.


"Nah pas pada saat pulangnya mereka tidak bisa karena tidak punya paspor, tentu lewat perahu-perahu yang kadang-kadang untuk sampai tenggelam, meninggal. Itu yang di Malaysia," tambahnya.


Selain Malaysia, sorotan tajam juga diarahkan pada kondisi PMI di kawasan Timur Tengah, terutama di wilayah yang terdampak konflik seperti Irak. Muazzim mengungkapkan bahwa jumlah PMI ilegal di sana diperkirakan jauh melampaui jumlah PMI legal yang tercatat sekitar 20.700 orang. Muazzim mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan kebijakan pemutihan massal, mencontoh kebijakan yang pernah dilakukan pada masa Wakil Presiden Jusuf Kalla.


"Bagaimana kalau kita melakukan pemutihan terhadap PMI illegal kita yang ada di beberapa negara yang begitu besar. Dulu pada zaman Wakil Presiden Jusuf Kalla, pernah kita lakukan itu. Jadi adanya pemutihan PMI ilegal yang ada di Malaysia dan ada di Timur Tengah. Terutama sekali ini dua negara ini paling besar," tegasnya.


Tambahnya, banyak PMI di Timur Tengah, khususnya di Arab Saudi, dilaporkan tertahan selama belasan tahun karena paspor mereka dikuasai oleh majikan. Upaya mereka untuk pulang melalui kedutaan seringkali menemui jalan buntu.


"Kami temukan khususnya di Timur Tengah itu mereka sangat kepingin sekali pulang. Tetapi karena paspornya sudah tertinggal di majikan, misalnya di Saudi Arabia, di Mekah, di Madinah, di Jeddah dan lain sebagainya. Kepingin sekali mereka pulang tapi nggak bisa pulang. Sudah berusaha mereka antarkan dirinya ke kedutaan. Yang ada di Jeddah itu ditolak," ungkap Muazzim.


Politisi Fraksi PAN itu meminta pemerintah hadir secara nyata untuk memberikan perlindungan dan solusi anggaran bagi proses pemulangan ini. Ia juga menyinggung perlakuan buruk yang dialami PMI di penjara Malaysia sebelum proses deportasi.


"Apalagi di Malaysia ini sebelum dipulangkan melalui Batam dan lain sebagainya itu disiksa, benar-benar di penjara. Kasihan," pungkasnya. (gal/aha)

Berita terkait

Beniyanto Soroti Ketahanan Energi Nasional di Tengah Geopolitik Timur Tengah
Industri dan Pembangunan
Beniyanto Soroti Ketahanan Energi Nasional di Tengah Geopolitik Timur Tengah
Serukan Upaya Diplomasi Hentikan Eskalasi di Timur Tengah
Politik dan Keamanan
Serukan Upaya Diplomasi Hentikan Eskalasi di Timur Tengah
Pemerintah Perlu Lakukan Dialog Multilateral Redam Konflik di Timur Tengah
Politik dan Keamanan
Pemerintah Perlu Lakukan Dialog Multilateral Redam Konflik di Timur Tengah
Tags:#PMI
Sebelumnya

Kemenhaj Diminta Matangkan Persiapan Haji 2026, Soroti Akomodasi hingga Keamanan

Selanjutnya

RUU Satu Data Indonesia Solusi Ketidaksinkronan Data Bansos

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(781)
  • Industri dan Pembangunan(2859)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2727)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3441)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Pariwisata|Infrastruktur|pascabencana|Haji|RUU Satu Data|Penerimaan Mahasiswa Baru|KUHAP|KUHP|aspirasi|RUU Hukum Perdata Internasional|bantuan|swasembada
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h