E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Penonaktifan PBI Picu Protes, Komisi IX Tekankan Tanggung Jawab Negara

Diterbitkan
Senin, 9 Feb 2026 13.13 WIB
Bagikan:
Penonaktifan PBI Picu Protes, Komisi IX Tekankan Tanggung Jawab Negara

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, dalam Rapat Konsultasi Pimpinan DPR RI dengan sejumlah Menteri dan Lembaga, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Foto: Kresno/Karisma.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengungkapkan bahwa Komisi IX saat ini banyak menerima protes dari masyarakat terkait penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) secara mendadak. Ia menyoroti lemahnya sosialisasi yang mengakibatkan warga baru mengetahui statusnya non aktif saat sudah berada di rumah sakit.

“Seringkali masyarakat sudah masuk rumah sakit, harus cuci darah, melahirkan, atau berobat lainnya, ternyata saat melakukan pembayaran sudah tidak menjadi anggota PBI. Padahal seharusnya ada informasi yang jelas ketika mereka di-cut-off dari kepesertaan,” ujar Nihayatul dalam Rapat Konsultasi Pimpinan DPR RI dengan sejumlah Menteri dan Lembaga terkait Perbaikan Ekosistem Tata Kelola Jaminan Sosial Kesehatan Terintegrasi di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Politisi Fraksi PKB ini mendukung usulan agar ada masa reaktivasi otomatis selama tiga bulan bagi pasien dengan penyakit kronis atau katastrofik. Langkah ini dinilai sangat logis agar pelayanan kesehatan tetap berlanjut bagi masyarakat miskin dan rentan, sembari pemerintah melakukan verifikasi data.

“Saya sepakat dengan usulan waktu tiga bulan yang harus aktif otomatis tanpa harus datang. Ini hal yang paling logis dilakukan agar masyarakat tetap bisa cuci darah dan sebagainya, sambil dalam tiga bulan itu dilihat mana data yang benar-benar sesuai target,” tegas Nihayatul.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinkronisasi data antar kementerian agar tidak terjadi selisih angka penerima bantuan yang merugikan rakyat serta mengingatkan pemerintah agar tidak melakukan negosiasi terkait pemenuhan hak akses kesehatan bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa jaminan kesehatan merupakan tanggung jawab utama negara yang tidak boleh terhambat oleh kendala birokrasi maupun pendataan.

“Saya meyakini betul ada tiga hal yang negara tidak boleh melakukan negosiasi kepada masyarakat. Pertama adalah akses kesehatan, kedua adalah akses pendidikan, dan yang paling utama adalah akses keselamatan bangsa negara kita,” pungkasnya. •ds,gal/aha

Berita terkait

Cakupan UHC Tulungagung Masih 84 Persen, Komisi IX Tekankan Peran Kepala Daerah
Kesejahteraan Rakyat
Cakupan UHC Tulungagung Masih 84 Persen, Komisi IX Tekankan Peran Kepala Daerah
Komisi XII: Risiko Bisnis Smelter Jadi Tanggung Jawab Perusahaan, Bukan Negara
Industri dan Pembangunan
Komisi XII: Risiko Bisnis Smelter Jadi Tanggung Jawab Perusahaan, Bukan Negara
Komisi I Tekankan Tanggung Jawab Negara atas Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Politik dan Keamanan
Komisi I Tekankan Tanggung Jawab Negara atas Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

DPR Pastikan Layanan PBI BPJS Tetap Aktif, Kawal Perbaikan Tata Kelola demi Kepastian Hak Masyarakat

Selanjutnya

Menuju Pusat Halal 2029, Legislator Dorong Transformasi BPJPH

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h