E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|pangan|pesantren|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|KUHAP|El Nino|HAM
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 84%
Angin: 1 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|pangan|pesantren|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|KUHAP|El Nino|HAM
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 84%
Angin: 1 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|pangan|pesantren|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|KUHAP|El Nino|HAM
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 84%
Angin: 1 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Kemitraan Japfa Comfeed dengan Petani & UMKM Jadi Sorotan Komisi VII

Diterbitkan
Senin, 2 Feb 2026 20.35 WIB
Bagikan:
Kemitraan Japfa Comfeed dengan Petani & UMKM Jadi Sorotan Komisi VII

Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di PT Japfa Comfeed Indonesia, Provinsi Lampung, Jumat (30/1/2026). Foto: Septamares/Mahendra.

PARLEMENTARIA, Lampung – Kemitraan PT Japfa Comfeed Indonesia dengan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sorotan Komisi VII DPR RI dalam Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Lampung. Sorotan tersebut disampaikan dalam rangka pengawasan industri pangan dan penguatan kebijakan ketahanan serta kedaulatan pangan nasional.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini, menegaskan bahwa penguatan industri pangan tidak boleh hanya menguntungkan industri besar, melainkan harus memberi dampak langsung bagi petani dan UMKM di daerah.

“Saya tidak ingin mitra-mitra yang bergabung dalam ekosistem PT Japfa Comfeed Indonesia ini mulai dari hulu sampai hilirnya dimonopoli oleh industri-industri besar, orang-orang besar, kenalan-kenalan yang sudah besar-besar,” ujar Novita Hardini kepada Parlementaria usai mengikuti rapat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI di PT Japfa Comfeed Indonesia, Provinsi Lampung, Jumat (30/1/2026).

Menurut Novita Hardini, kebijakan pangan yang menjadi bagian dari astacita Presiden Prabowo Subianto harus menjadi peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil.

“Ini harus menjadi peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku UMKM yang benar-benar masih di bawah mikro, sehingga mereka punya potensi untuk bisa berkembang menjadi mitra,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Dalam kunjungan kerja spesifik tersebut, Novita Hardini juga menyoroti tantangan yang dihadapi petani di tengah fluktuasi harga jagung dan kenaikan harga bahan baku impor akibat dinamika geopolitik dan geoekonomi global. Ia menekankan agar kondisi itu tidak justru memperberat beban petani.

“Saya ingin memastikan bahwa PT Japfa Comfeed Indonesiaa tidak semakin menekan para petani,” tegasnya.

Komisi VII turut mempertanyakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada petani, baik melalui skema kemitraan, pembinaan, maupun program corporate social responsibility (CSR).

“Saya ingin PT Japfa Comfeed Indonesiaa bisa menjelaskan kepada kami dan kepada masyarakat Indonesia, tanggung jawab sosialnya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani ini seperti apa,” ucap Novita Hardini kepada Parlementaria. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi nasional harus dimulai dari daerah dan bertumpu pada kesejahteraan masyarakat di akar rumput. “Yang kaya itu harus dari kalangan bawah, dari masyarakat, dari para petani. Ini mesti menjadi PR besar untuk Indonesia,” tambahnya.

Hasil kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ini akan didalami lebih lanjut dan menjadi bahan perumusan kebijakan dalam Rancangan Undang-Undang Kawasan Industri, guna memastikan industri pangan nasional berpihak pada petani, UMKM, dan pemerataan ekonomi. •mrs/aha

Berita terkait

Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar
Ekonomi dan Keuangan
Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar
Komisi VII: Regulasi dan Kemitraan UMKM Perkuat Ekosistem Furnitur Tanah Air
Industri dan Pembangunan
Komisi VII: Regulasi dan Kemitraan UMKM Perkuat Ekosistem Furnitur Tanah Air
Lima Isu Strategis Jadi Sorotan Komisi II dalam Pertemuan dengan Pemkab Purwakarta
Politik dan Keamanan
Lima Isu Strategis Jadi Sorotan Komisi II dalam Pertemuan dengan Pemkab Purwakarta
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Normalisasi Sungai Di Medan Mendesak, Relokasi Warga Sekitarnya Jadi Kunci Penanganan Banjir

Selanjutnya

Akses Kredit UMKM Terhambat Catatan SLIK, Legislator Minta Evaluasi Kebijakan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(799)
  • Industri dan Pembangunan(2988)
  • Isu Lainnya(998)
  • Kesejahteraan Rakyat(2897)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3609)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria

https://s.id/wggQZ

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Parlemen Kampus|sampah|pangan|pesantren|Iduladha|Rumah Layak|MBG|Pariwisata|BUMD|KUHAP|El Nino|HAM
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 35°C
Lembab: 84%
Angin: 1 km/h