E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Legilator Dorong Keterbukaan dan Profesionalisme

Diterbitkan
Rabu, 28 Jan 2026 20.42 WIB
Bagikan:
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Legilator Dorong Keterbukaan dan Profesionalisme

Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho dalam RDP bersama pimpinan TVRI, RRI, dan Antara membahas Persiapan Penyelenggaraan Publikasi Piala Dunia 2026 di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

PARLEMENTARIA, Jakarta ─ Anggota DPR RI Andhika Satya Wasistho yang menyoroti kesiapan TVRI dalam menyiarkan Piala Dunia 2026 setelah ditunjuk sebagai pemegang hak siar. Menurut Andhika, penunjukan TVRI merupakan tanggung jawab besar yang harus diiringi dengan kesiapan maksimal.

“Saya kira ini adalah narasi yang tidak main-main, berarti TVRI harus mampu menyiarkan layanan Piala Dunia kepada 300 jiwa penduduk di Indonesia,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama jajaran pimpinan TVRI, RRI, dan Antara untuk membahas Persiapan Penyelenggaraan Publikasi Piala Dunia 2026 di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menilai paparan TVRI belum menunjukkan kesiapan secara jelas, baik dari sisi teknis maupun sumber daya manusia (SDM). Karena itu, ia meminta Direktur Utama TVRI menjelaskan secara rinci kesiapan teknologi dan SDM yang akan digunakan, mengingat penyiaran Piala Dunia membutuhkan teknologi tinggi serta tenaga profesional berpengalaman.

Andhika juga mendorong TVRI untuk melibatkan unsur masyarakat, seperti influencer dan pundit (pakar atau ahli) sepak bola. Keterlibatan mereka dinilai penting untuk membangun antusiasme publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kesiapan TVRI sebagai penyiar Piala Dunia 2026.

“Di Indonesia ini banyak sekali pundit bola yang sudah memiliki banyak sekali penonton ataupun penggemar. Nah melalui unsur masyarakat ini biarkan nantinya mereka yang ikut menggembur-gemburkan bahwa TVRI ini memang betul-betul layak dan juga siap untuk menyiarkan siaran Piala Dunia di 2026,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Andhika meminta keterbukaan terkait nilai kontrak hak siar antara TVRI dan FIFA. Ia menilai publik berhak mengetahui besaran anggaran yang digunakan karena bersumber dari keuangan negara. Sebagai perbandingan, ia menyebut nilai kontrak hak siar Piala Dunia di Spanyol mencapai sekitar 55 juta euro atau setara lebih dari Rp1 triliun. “Karena ini anggaran negara, jadi tidak bisa main-main. Masyarakat harus tahu dan secara terbuka TVRI menyatakan bahwa memang siap dan layak,” ujarnya.

Terakhir, Andhika juga menekankan pentingnya memperhitungkan aspek ekonomi dari penayangan Piala Dunia 2026. Menurutnya, meskipun siaran diberikan secara gratis kepada masyarakat, TVRI tetap perlu memperhatikan keberlanjutan finansial korporasi serta potensi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) agar terdapat nilai ekonomi yang dapat kembali kepada negara. •drl/we

Berita terkait

Hendy Munief Sambut Baik TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026: Gerakkan Ekonomi Masyarakat!
Industri dan Pembangunan
Hendy Munief Sambut Baik TVRI Dapat Hak Siar Piala Dunia 2026: Gerakkan Ekonomi Masyarakat!
Dukung Lolos Piala Dunia 2026, Komisi X Apresiasi Road Map Pengembangan Timnas
Kesejahteraan Rakyat
Dukung Lolos Piala Dunia 2026, Komisi X Apresiasi Road Map Pengembangan Timnas
Komisi X: Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven Perkuat Timnas Menuju Piala Dunia 2026
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X: Naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven Perkuat Timnas Menuju Piala Dunia 2026
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Budaya Jabatan Jadi Akar Korupsi, Legislator Soroti Mentalitas Pejabat

Selanjutnya

Skema KUR Super Mikro di Bawah Rp10 Juta Belum Mampu Topang Usaha Produktif

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h