E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Selly Andriany Gantina: Urusan Veteran Bukan Hanya Tanggung Jawab Kemenhan

Diterbitkan
Senin, 19 Jan 2026 11.35 WIB
Bagikan:
Selly Andriany Gantina: Urusan Veteran Bukan Hanya Tanggung Jawab Kemenhan

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Selly Andriany Gantina saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI) di Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Selly Andriany Gantina menegaskan bahwa persoalan veteran tidak bisa dipandang semata sebagai tanggung jawab Kementerian Pertahanan. Hal tersebut disampaikannya saat rapat pleno Baleg DPR RI dalam rangka menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI) di Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Selly mengaku terharu mendengar pemaparan dan perjuangan para veteran yang disampaikan secara terbuka dalam audiensi tersebut. Menurutnya, isu veteran menyangkut lintas kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Sosial, Bappenas, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Dalam Negeri, terutama terkait kondisi veteran di tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

“Selama ini orang sering menganggap veteran hanya tanggung jawab Kementerian Pertahanan. Padahal di Kementerian Sosial juga ada anggaran yang menyangkut kesejahteraan veteran, bukan hanya urusan taman makam pahlawan atau pemberian gelar,” ujar Selly.

Ia menyoroti pentingnya konektivitas data veteran antarinstansi, termasuk Kemenhan, Kementerian Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di daerah. Menurut Selly, ketidaktersambungan basis data menyebabkan banyak hak veteran, termasuk jaminan kesehatan dan bantuan sosial, tidak tersalurkan dengan baik.

Selly menegaskan dirinya tidak dapat menerima apabila nasib veteran diabaikan oleh negara, terlebih sebagian besar veteran saat ini telah berusia di atas 70 tahun. Ia menilai negara seharusnya hadir secara penuh, khususnya dalam pemenuhan jaminan kesehatan yang semestinya ditanggung negara.

“Kalau bicara jaminan sosial dan kesehatan, seharusnya veteran sudah otomatis mendapatkan jaminan dari negara. Jangan sampai ada veteran yang masih harus bekerja sebagai penyapu jalan demi bertahan hidup,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Selly juga menanggapi persoalan janda veteran dan janda perintis kemerdekaan. Ia menjelaskan bahwa berbagai program bantuan dan santunan sebenarnya telah tersedia di Kementerian Sosial, namun persoalan utama kembali pada akurasi dan keterhubungan data antarinstansi.

Masukan dari DPP LVRI, lanjut Selly, akan dibawanya ke dalam rapat kerja dengan pemerintah, khususnya Kementerian Sosial. Ia pun menyatakan dukungannya apabila pemerintah mengusulkan percepatan revisi Undang-Undang Veteran demi memperkuat perlindungan, kesejahteraan, dan jaminan kesehatan bagi para veteran.

“Jika ini menjadi usulan pemerintah, tentu kami di DPR akan mendorong agar revisi Undang-Undang Veteran segera dilakukan,” pungkas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan. •ssb/rdn

Berita terkait

Pemda Harus Tanggung Jawab Banyak Nakes Honorer Tidak Masuk Database BKN
Kesejahteraan Rakyat
Pemda Harus Tanggung Jawab Banyak Nakes Honorer Tidak Masuk Database BKN
Umat Islam Punya Tanggung Jawab Kolektif Lindungi Masjid Al-Aqsa
Politik dan Keamanan
Umat Islam Punya Tanggung Jawab Kolektif Lindungi Masjid Al-Aqsa
Novita Desak PGN-Kemenperin Hentikan Lempar Tanggung Jawab
Industri dan Pembangunan
Novita Desak PGN-Kemenperin Hentikan Lempar Tanggung Jawab
Tags:#Seputar Parlemen#Baleg
Sebelumnya

Penuhi Ketentuan BPK, Bendungan Karian Lebak Perlu Optimalkan Pemanfaatan PLTA

Selanjutnya

Bahas NA RUU Hukum Acara Perdata dan RUU Perampasan Aset, Komisi III Tekankan Keterbukaan Publik

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h