E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 71%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 71%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 71%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Puteri Komarudin Bahas Optimalisasi SIMBARA dan Larangan Impor Pakaian Bekas

Diterbitkan
Jumat, 28 Nov 2025 15.16 WIB
Bagikan:
Puteri Komarudin Bahas Optimalisasi SIMBARA dan Larangan Impor Pakaian Bekas

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin. Foto: Mario/vel.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Sebagai salah strategi untuk mengejar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan mendorong perluasan Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar K/L (SIMBARA). Perluasan tersebut mencakup pada komoditas batubara, timah, nikel, bauksit, tembaga, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 94 Tahun 2025. 

Menyikapi perkembangan tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin, mendukung optimalisasi peran SIMBARA untuk meningkatkan penerimaan negara sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib bayar. 

“Tentunya dalam kesempatan ini, kami mendukung hadirnya SIMBARA ini dalam upaya penguatan transparansi dan akuntabilitas sistem penerimaan negara di sektor mineral dan batubara. Untuk itu, kami ingin melihat sejauh mana perkembangan integrasi SIMBARA khususnya pada lima komoditas itu, apa saja kendala yang masih dihadapi, dan seberapa besar dampak implementasi SIMBARA terhadap realisasi penerimaan PNBP,” ungkap Puteri dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR RI bersama DJA pada Senin (24/11/2025). 

Sebagai informasi, DJA mencatat realisasi PNBP sebesar Rp402,4 triliun setara 78,3 persen dari target APBN 2025. Dari jumlah tersebut, kontribusi PNBP dari Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara mencapai Rp89,4 triliun. Untuk itu, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Luky Alfirman menjelaskan bahwa penerapan SIMBARA saat ini diarahkan untuk menutup celah penyalahgunaan bukti pembayaran PNBP. 

“Sebelum adanya SIMBARA, bukti pembayaran PNBP bisa disalahgunakan. Satu bukti pembayaran bisa dipakai dua sampai tiga kali. Dengan sistem ini, khususnya untuk data ekspor, penyalahgunaan seperti itu tidak bisa terjadi lagi, karena bukti yang sudah digunakan akan otomatis terdeteksi dan hanya dapat digunakan sekali,” jelas Luky. 

Lebih lanjut, Puteri juga menyoroti persoalan kebijakan pelarangan impor pakaian bekas. Ia berpesan kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bahwa kebijakan tersebut harus diiringi solusi yang dirumuskan secara komprehensif dari hulu hingga hilir agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

“Di hulu, penertiban di lapangan perlu diperkuat, termasuk penanganan potensi modus pergeseran HS Code melalui pencampuran barang baru dengan pakaian bekas, serta pengawasan di kawasan perbatasan dan kawasan berikat. Sementara di hilir, perlu ada skema dukungan seperti akses kredit berbunga rendah, fasilitasi alih profesi atau diversifikasi usaha, hingga integrasi ke dalam program pemberdayaan pemerintah. Jadi, memang perlu solusi yang komprehensif dan berimbang untuk mengatasi persoalan ini,” tegas Puteri. •rnm/aha

Berita terkait

Perkuat Kurs Rupiah, Puteri Komarudin Dorong Optimalisasi Devisa Ekspor SDA
Ekonomi dan Keuangan
Perkuat Kurs Rupiah, Puteri Komarudin Dorong Optimalisasi Devisa Ekspor SDA
Pemerataan Ekonomi, Puteri Komarudin Dukung Optimalisasi Kopdes Merah Putih
Ekonomi dan Keuangan
Pemerataan Ekonomi, Puteri Komarudin Dukung Optimalisasi Kopdes Merah Putih
Puteri Komarudin: Pentingnya Indonesia dan Negara Pasifik Perkuat Hubungan Regional
Politik dan Keamanan
Puteri Komarudin: Pentingnya Indonesia dan Negara Pasifik Perkuat Hubungan Regional
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

RUU Komoditas Strategis Diharapkan Tingkatkan Produksi, Koordinasi, Serta Pengelolaan SDA

Selanjutnya

Komisi VIII Dorong Peningkatan Kesejahteraan Guru MAN IC Serpong

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1159)
  • Industri dan Pembangunan(3970)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3962)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4792)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda Rapat DPRWEBSITE DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Anggaran|Komisi X|Komisi IV|Baleg|Komisi VIII|Komisi IX|karhutla|Komisi II|Bencana|Komisi III|RUU Reforma Agraria
Jakarta:
Cerah
26°C
Terasa: 30°C
Lembab: 71%
Angin: 4 km/h