
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin dalam kegiatan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Bekasi.| Foto: Ria/Mahendra
PARLEMENTARIA, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto berkomitmen untuk mempercepat pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai motor penggerak perekonomian desa yang merata. Untuk itu, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mengajak pemerintah desa mengoptimalkan peran Kopdes dalam membangun ekosistem perekonomian desa.
“Tahun ini, memang ada penyesuaian dari segi prioritas Dana Desa untuk pembangunan Kopdes Merah Putih. Jadi memang dilakukan perubahan tata kelola untuk mendukung Kopdes. Dimana, aset yang dibangun dari Kopdes ini nantinya menjadi aset milik desa yang dapat dioptimalkan untuk menghasilkan pendapatan asli desa. Dengan demikian, desa kedepan diharapkan bisa semakin mandiri,” ungkap Puteri dalam keterangan tertulisnya kepada Parlementaria, Rabu (6/5/2026) usai melakukan kegiatan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Kabupaten Bekasi.
Sebagai informasi, menurut data Kementerian Desa, hingga saat ini terdapat 34.000 unit Kopdes yang dibangun. Dimana, sekitar 5.500 unit Kopdes diantaranya telah selesai dilakukan pembangunan.
Lebih lanjut, Puteri menjelaskan, pembangunan Kopdes Merah Putih merupakan strategi untuk memperkuat ekosistem perekonomian di desa dalam jangka panjang.
Apalagi, kalau kita lihat peran Kopdes ini, mulai offtaker hasil produksi pertanian, menjadi rantai pasok dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), penyalur bantuan sosial (bansos), hingga layanan simpan pinjam. "Tentu, dengan berbagai peran ini, kami berharap kedepan itu bisa menggerakkan ekosistem ekonomi pedesaan yang terintegrasi, dan mampu menciptakan multiplier effect bagi aktivitas ekonomi lokal," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati Kabupaten Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan besarnya peluang bagi desa saat ini dalam membangun kemandirian desa. “Keberadaan pemerintah desa tentu memberikan harapan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Asep.
Lebih lanjut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Ikhwan Mulyawan, menyampaikan komitmennya dalam mendukung penguatan peran koperasi desa serta sinergi antar pelaku ekonomi di tingkat desa.
“Tentu ide Kopdes ini sangat luar biasa. Namun, perlu menjadi pekerjaan rumah bagi kita agar mampu mensinergikan mesin-mesin penggerak ekonomi desa. Jangan sampai kemudian, antara Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan Kopdes misalnya, justru saling bersaing,” ujar Ikhwan.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Jawa Barat Fahma Sari Fatma, dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Bapak Semeru. Acara ini dihadiri oleh seluruh Camat, Lurah dan Kepala Desa di wilayah Kabupaten Bekasi. (rnm/aha)