E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

BAKN Soroti Penyaluran KUR BTN Belum Sejalan dengan Prioritas Pemerintah dan Kecilnya Proporsi bagi Petani

Diterbitkan
Jumat, 21 Nov 2025 09.10 WIB
Bagikan:
BAKN Soroti Penyaluran KUR BTN Belum Sejalan dengan Prioritas Pemerintah dan Kecilnya Proporsi bagi Petani

Anggota BAKN DPR RI, Annisa Mahesa, saat mengikuti kunjungan kerja BAKN ke BTN Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/11/2025). Foto: Ria/vel.

PARLEMENTARIA, Bekasi – Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI menyoroti tata kelola penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Diketahui, BTN ditugaskan oleh Kemenko Perekonomian, sebagai salah satu bank penyalur KUR dalam kebijakan nasional tahun 2025. Hal ini sejalan dengan target penyaluran KUR nasional sebesar Rp300 triliun. Namun, BAKN menilai penyaluran KUR BTN belum sepenuhnya mencerminkan prioritas pemerintah.

Anggota BAKN DPR RI, Annisa Mahesa, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang disampaikan BTN, sebagian besar dana KUR justru terserap ke sektor perdagangan. Hal ini dinilai tidak sejalan dengan arahan presiden agar penyaluran KUR lebih diarahkan ke sektor produksi.

“Dari data BTN, 60 persen KUR mengalir ke sektor perdagangan. Padahal amanat Presiden Prabowo menekankan bahwa KUR harus didorong ke sektor produksi, seperti pertanian dan perikanan, untuk memberikan nilai tambah bagi petani,” tegas Annisa saat mengikuti kunjungan kerja BAKN ke BTN Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/11/2025).

Ia mempertanyakan keputusan BTN yang lebih memprioritaskan sektor perdagangan dibandingkan sektor produksi. “Mengapa BTN mengambil jalan pintas dengan membiayai sektor perdagangan? Mengapa porsi untuk sektor produksi tidak sebesar perdagangan? Apakah ada pertimbangan risiko tertentu? Kami ingin mengetahui hal tersebut,” ujarnya. 

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menambahkan bahwa penguatan sektor produksi melalui KUR penting karena memberikan dampak ekonomi yang lebih besar (multiplier effect).

Pada kesempatan yang sama, Anggota BAKN Primus Yustisio juga menyoroti kecilnya porsi KUR yang diterima para petani, padahal program KUR merupakan amanat undang-undang untuk meningkatkan akses finansial bagi UMKM.

“Penyaluran KUR ke sektor pertanian hanya 4,8 persen pada tahun 2024 berdasarkan data BI. Mengapa petani tidak diberikan kesempatan lebih besar? Bagaimana mereka bisa hidup layak jika akses pembiayaan dipersulit? Akhirnya mereka beralih berdagang karena produksi tidak didukung. Pengajuan KUR untuk produksi bukan tidak bisa, tetapi dipersulit,” ungkap Primus.

Menanggapi hal tersebut, Direktur BTN Hermita menjelaskan bahwa BTN telah menyalurkan KUR ke 12 sektor ekonomi, antara lain, perdagangan besar dan eceran (57,42%), konstruksi (12,51%), penyedia akomodasi dan makan minum (11,17%), jasa kemasyarakatan, sosial budaya, hiburan dan perorangan lainnya(8,41%), sektor dengan kegiatan belum jelas batasannya (4,09%), industri pengolahan (2,1%), real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan (1,59%), transportasi, pergudangan dan komunikasi (1,27%), pertanian, perburuan dan kehutanan (0,84%), listrik gas dan air (0,30%), perikanan (0,20%), serta pertambangan dan penggalian (0,04%). •rnm/rdn

Berita terkait

BAKN Soroti Tata Kelola Penyaluran KUR di Jawa Tengah agar Tepat Sasaran
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Soroti Tata Kelola Penyaluran KUR di Jawa Tengah agar Tepat Sasaran
BAKN Soroti Efektivitas KUR Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Daerah
Ekonomi dan Keuangan
BAKN Soroti Efektivitas KUR Perkuat Ekosistem Pembiayaan di Daerah
BAKN: Optimalisasi Penyaluran KUR Harus Libatkan Asosiasi UMKM
Ekonomi dan Keuangan
BAKN: Optimalisasi Penyaluran KUR Harus Libatkan Asosiasi UMKM
Tags:#Seputar Parlemen#BAKN
Sebelumnya

BTN Perlu Perkuat Program dan Permudah Akses Pembiayaan Perumahan bagi MBR dan Generasi Z

Selanjutnya

Komisi IV Tinjau Kawasan Hutan Mangrove di Bali: Area Kecil, Miliki Fungsi Ekologis yang Vital!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h