E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Layanan Jalan Tol yang Baik Juga Hak Publik

Diterbitkan
Jumat, 14 Nov 2025 10.32 WIB
Bagikan:
Layanan Jalan Tol yang Baik Juga Hak Publik

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae saat agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Jalan Tol PT Marga Trans Nusa (MTN) di Kota Tangerang Selatan,.

PARLEMENTARIA, Tangerang Selatan – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menyampaikan isu pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol bukanlah hal baru, namun hingga kini kerap menjadi keluhan utama masyarakat pengguna. Sebab itu, ia menekankan pelayanan jalan tol harus dipandang sebagai hak publik yang wajib dijamin oleh negara, bukan sekadar tanggung jawab teknis operator.

“Komisi V DPR RI sudah sering kali melakukan kunjungan kerja ke berbagai ruas tol di Indonesia, bertemu dengan mitra yang sama, membahas persoalan yang sama. Karena itu kami sangat mengharapkan agar Pemerintah selaku regulator dan BUJT sebagai operator terus meningkatkan pelayanan dan pemenuhan SPM Jalan Tol,” ujar Ridwan saat membuka agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Jalan Tol PT Marga Trans Nusa (MTN) di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Kamis (13/5/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir, Komisi V mencatat sejumlah keluhan publik yang berulang terkait kualitas jalan, penerangan, serta aspek keselamatan di sejumlah ruas tol. Padahal, ungkapnya, seluruh pengguna jalan telah membayar tarif yang seharusnya diimbangi dengan layanan memadai. 

“Kita semua harus sadar bahwa SPM Jalan Tol bukanlah sekadar persoalan teknis, tetapi merupakan hak publik, hak masyarakat yang telah membayar tol, yang harus dijamin oleh negara,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan, tanggung jawab atas mutu pelayanan ini melekat pada dua pihak utama yakni pemerintah sebagai regulator, melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sebagai operator. Apalagi, negara, paparnya, tidak boleh hanya menjadi pengawas di atas kertas, melainkan harus aktif memastikan bahwa setiap BUJT menunaikan kewajiban pelayanan publik sebagaimana diatur dalam regulasi.

“Negara, melalui BPJT, harus memastikan BUJT tidak hanya mengejar keuntungan bisnis, tetapi secara ketat mematuhi komitmen kualitas layanan publik yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Secara khusus, Ridwan menyoroti ruas Tol Kunciran–Serpong, yang menjadi salah satu lokasi evaluasi Komisi V. Ia menyebut, pemenuhan SPM di ruas tersebut tidak boleh terbatas pada aspek kelayakan jalan semata, tetapi harus meliputi faktor keselamatan dan kenyamanan pengguna. 

Oleh karena itu, ia mengingatkan pengecekan rutin terhadap kondisi jalan, pemantauan arus lalu lintas, serta ketersediaan penerangan menjadi aspek krusial yang tidak boleh diabaikan.

“Pengecekan rutin terhadap kondisi jalan, pemantauan arus lalu lintas, serta ketersediaan penerangan yang memadai harus dilakukan secara konsisten dan transparan. Hal ini penting agar keluhan publik yang berulang terkait layanan jalan tol dapat mulai diatasi,” tuturnya.

Komisi V, lanjutnya, mengingatkan pentingnya evaluasi berkala oleh BUJT dan BPJT terhadap pelaksanaan SPM di seluruh jaringan jalan tol nasional. Menurutnya evaluasi tersebut bukan sekadar formalitas laporan, melainkan harus disertai tindak lanjut nyata di lapangan. 

Maka dari itu, dirinya mendesak agar hasil temuan DPR di lapangan tidak berhenti di meja rapat, tetapi direspons dengan langkah korektif yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. “Komisi V menekankan agar BUJT bersama BPJT melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi SPM dan menindaklanjuti hasil temuan di lapangan dengan langkah korektif yang nyata,” ujarnya.

Sebagai informasi, Komisi V memang kerap menemukan fakta lapangan yang menunjukkan kesenjangan antara laporan operator dan pengalaman masyarakat pengguna. Masih banyak ruas tol yang belum memenuhi SPM, mulai dari kondisi permukaan jalan yang bergelombang, drainase buruk, hingga minimnya penerangan dan rambu peringatan di malam hari. 

Oleh karena itu, Komisi V tidak akan berhenti pada fungsi pengawasan administratif semata. Dengan semakin luasnya jaringan tol di Tanah Air, yang kini mencapai lebih dari 2.800 kilometer, pengawasan terhadap kualitas layanan menjadi kunci agar keberadaan tol tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga benar-benar menghadirkan manfaat sosial-ekonomi bagi publik.

“Jalan tol harus menjadi simbol kemajuan yang berkeadilan, bukan sekadar proyek ekonomi. Ketika masyarakat membayar tol, maka negara wajib menjamin mereka memperoleh keamanan, kenyamanan, dan keselamatan dalam setiap perjalanan,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar itu. •um/aha

Berita terkait

Pemenuhan SPM Bukan Hanya Aspek Teknis, tapi Hak Publik Pengguna Jalan
Industri dan Pembangunan
Pemenuhan SPM Bukan Hanya Aspek Teknis, tapi Hak Publik Pengguna Jalan
Komisi V Evaluasi Jalan Tol: SPM Tak Terpenuhi, Tarif Harus Ditunda
Industri dan Pembangunan
Komisi V Evaluasi Jalan Tol: SPM Tak Terpenuhi, Tarif Harus Ditunda
Kabar Karyawan SPBU Swasta Kena PHK, Haji Jalal Dorong Komunikasi Publik yang Baik
Industri dan Pembangunan
Kabar Karyawan SPBU Swasta Kena PHK, Haji Jalal Dorong Komunikasi Publik yang Baik
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi V
Sebelumnya

Komisi IV Serap Masukan Akademisi untuk Pengelolaan Hutan yang Lebih Berkeadilan

Selanjutnya

Pentingnya Pemda Khusus IKN sebagai Amanat Undang-Undang

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h