E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Fenomena Judol di Kalangan Pelajar, MY Esti: Pendidikan Karakter Harus Jadi Pondasi Hadapi Dunia Digital

Diterbitkan
Jumat, 31 Okt 2025 15.44 WIB
Bagikan:
Fenomena Judol di Kalangan Pelajar, MY Esti: Pendidikan Karakter Harus Jadi Pondasi Hadapi Dunia Digital

Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti. Foto: Tari/vel.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Kemajuan teknologi telah mengubah cara anak-anak belajar, bermain, dan berinteraksi. Namun di balik kemudahan yang ditawarkan dunia digital, tersembunyi pula ancaman yang menggerus nilai-nilai karakter. Fenomena anak sekolah yang terjerat judi online (judol) menjadi salah satu bukti nyata bahwa pendidikan karakter belum sepenuhnya menjadi fondasi dalam sistem pendidikan Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti menegaskan, penguatan pendidikan karakter harus menjadi prioritas dalam menghadapi tantangan era digital. “Pendidikan karakter yang ada saat ini harus direformulasi menjadi pendidikan karakter berbasis risiko digital. Sehingga anak sejak dini memahami konsekuensi nyata dari perilaku daring seperti judi online, microtransaction, dan pinjaman digital,” paparnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Parlementaria pada Rabu (29/10/2025).

Ia menilai, pendidikan karakter bukan sekadar pelengkap dalam kurikulum, tetapi pondasi utama pembentukan adab dan kesadaran diri anak. “Maka pendidikan karakter harus jadi dasar dalam sistem pendidikan di Indonesia. Karena pendidikan karakter menjadi modal dalam membentuk adab setiap individu, dan semuanya harus dimulai sejak anak-anak, dari bangku awal sekolah dasar,” tutur politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Sebagai contoh, Esti menyoroti keberhasilan Jepang dalam menerapkan pendidikan karakter sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa di negara tersebut, anak-anak yang baru masuk sekolah dasar belum diajarkan calistung, melainkan terlebih dahulu dibentuk karakter mereka seperti; belajar menjaga kebersihan, saling tolong-menolong, serta menanamkan adab yang baik sebagai modal menjalani hidup.

“Maka kita bisa lihat attitude atau manner masyarakat Jepang yang sangat menjunjung tinggi etika. Kita sering lihat warga Jepang yang tak segan membuangkan sampah orang lain saat mereka melihatnya, seperti dalam pertandingan-pertandingan olahraga, termasuk di luar negara mereka,” imbuhnya.

Selain di sekolah, kontrol dan pendampingan di lingkungan keluarga juga menjadi kunci. Ia menegaskan, tugas melindungi anak dari pengaruh judi online merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, lingkungan sosial, dan instansi negara.

“Semua stakeholder bertanggung jawab memastikan anak-anak kita bebas dari pengaruh judol, termasuk lingkungan sosial mereka dan instansi negara terkait. Tentunya kami juga di DPR turut berperan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Saat saya ke Lemhanas periode lalu, saya juga sempat ingatkan soal ini,” tambahnya.

Dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025, Esti mengingatkan bahwa perjuangan generasi muda saat ini bukan lagi melawan penjajahan fisik, melainkan menghadapi bentuk baru penjajahan digital yang dapat menggerus karakter bangsa.

“Jika di masa lalu pemuda berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah, maka generasi muda saat ini harus berjuang memerdekakan diri dari penjajahan digital yang berpotensi menggerus karakter masa depan bangsa,” ucap Esti.

Ia menekankan pentingnya membangun ketangguhan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi dan budaya digital yang begitu deras. “Pemuda hari ini ditantang untuk menjadi generasi yang bukan hanya cerdas, tapi juga tangguh secara digital, mampu memilah informasi, menolak manipulasi, dan menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus teknologi,” pesannya.

Menutup pernyataannya, Esti mengajak seluruh generasi muda untuk memaknai Sumpah Pemuda sebagai momentum menjaga persatuan dan kebebasan berpikir di era digital. “Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda. Mari kita jaga semangat persatuan dan kemerdekaan berpikir di dunia nyata maupun di dunia digital,” tutupnya. •uc/aha

Berita terkait

Pendidikan Karakter dan Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan
Kesejahteraan Rakyat
Pendidikan Karakter dan Kesejahteraan Guru Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan
Penanaman Integritas Sejak Dini Kunci Pencegahan Korupsi di Dunia Pendidikan
Kesejahteraan Rakyat
Penanaman Integritas Sejak Dini Kunci Pencegahan Korupsi di Dunia Pendidikan
Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan
Politik dan Keamanan
Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan
Tags:#Berita Utama#Komisi X
Sebelumnya

Johan Rosihan: Langkah Presiden Dorong APTERR Adalah Strategi Tepat untuk Stabilitas Pangan Kawasan

Selanjutnya

Legislator Dukung Menaker Yassierli Tindak Tegas Perusahaan Nakal Soal TKA

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1033)
  • Industri dan Pembangunan(3597)
  • Isu Lainnya(1036)
  • Kesejahteraan Rakyat(3585)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4409)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 4 km/h