E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi II Dorong Daerah Hadapi Penurunan TKD dengan Efisiensi dan Relokasi Anggaran

Diterbitkan
Senin, 6 Okt 2025 13.31 WIB
Bagikan:
Komisi II Dorong Daerah Hadapi Penurunan TKD dengan Efisiensi dan Relokasi Anggaran

Anggota Komisi II DPR RI Azis Subekti saat mengikuti kunjungan kerja reses di Tarakan, Jumat (3/9/2025). Foto: Agung/vel.

PARLEMENTARIA, Tarakan — Komisi II DPR RI menyoroti dampak penurunan Transfer ke Daerah (TKD) yang berimbas pada stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di berbagai provinsi, termasuk Kalimantan Utara. Dalam kunjungan kerja reses di Tarakan, Jumat (3/9/2025), sejumlah Anggota Komisi II DPR RI menekankan pentingnya strategi efisiensi agar roda pemerintahan daerah tetap berjalan.

“Penurunan TKD itu harus dilihat sebagai kebijakan Presiden Prabowo untuk mengukur apakah dengan pengurangan TKD daerah mampu mengambil inisiatif proaktif terhadap penyelesaian anggaranya. Tapi penurunan TKD itu kan sudah dihitung untuk beban-beban pelayanan minimal,” ujar Anggota Komisi II DPR RI Azis Subekti saat kunjungan berlangsung.

Ia menggambarkan kebijakan ini sebagai fase transisi yang mirip dengan proses molting pada kepiting. “Nah TKD ini salah satunya adalah molting itu. Masa transisi yang rentan. Sehingga memang daerah-daerah harus memahami, kalau kita ingin berlindung pada cangkang yang lebih besar, bukan pada cangkang yang lama, kita harus molting. Seperti yang dilakukan oleh kepiting itu,” jelasnya.

Azis menekankan bahwa kunci bagi daerah adalah kemampuan menetapkan prioritas pembangunan. “Karena tanpa prioritas yang baik, negara mana pun tidak akan bisa untuk mencapai objektif kebutuhan dia,” tegasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya penguatan kemandirian daerah melalui peningkatan kreativitas dan inovasi. “Inti dari semua otonomi daerah itu adalah kemandirian. Kemandirian daerah dalam mengelola pemerintahannya dalam memberikan pelayanan publik kepada rakyatnya,” kata Azis.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan. Mantan Gubernur Jawa Barat itu berbagi pengalaman bagaimana efisiensi anggaran pernah ia lakukan dengan memangkas belanja yang tidak efektif.

“Dulu saya bisa melakukan penghematan hingga Rp700 miliar. Hal itu jadi ruang fiskal untuk membiayai program yang lebih bermanfaat. Daerah harus berani melakukan hal serupa,” ujarnya.

Sementara itu, Giri Ramanda Kiemas mengingatkan bahwa penurunan TKD berpotensi menimbulkan guncangan fiskal serius jika tidak diantisipasi. Ia mendorong pemerintah pusat segera memberi kepastian melalui mekanisme kompensasi, sekaligus meminta daerah tidak hanya bergantung pada transfer pusat.

“Kalau tidak ada APBN Perubahan, maka potensi defisit akan semakin besar. Pemda harus kreatif mencari sumber pendapatan lain dan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan tepat sasaran,” kata Giri. •aha

Berita terkait

Komisi XI Dorong One Map Policy dan Penguatan Pengawasan Keuangan Daerah
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Dorong One Map Policy dan Penguatan Pengawasan Keuangan Daerah
Balai Karantina Garda Terdepan Perlindungan Pangan dan SDA, Komisi IV Dorong Penguatan Anggaran dan Fasilitasnya
Industri dan Pembangunan
Balai Karantina Garda Terdepan Perlindungan Pangan dan SDA, Komisi IV Dorong Penguatan Anggaran dan Fasilitasnya
Komisi II Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pelayanan Publik Daerah
Politik dan Keamanan
Komisi II Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pelayanan Publik Daerah
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi II
Sebelumnya

Saan Mustopa: Bandara Kertajati Harus Dioptimalkan, Aksesibilitas Jadi Kunci

Selanjutnya

Tenaga Pengajar Minim, Taufan Pawe: STPN Perlu Pembenahan untuk Cetak SDM Unggul

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h