E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Soedeson Soroti Modus Baru Pengendalian Narkoba di Lapas, Komunikasi Via CCTV Jaringan WiFi

Diterbitkan
Selasa, 6 Mei 2025 12.00 WIB
Bagikan:
Soedeson Soroti Modus Baru Pengendalian Narkoba di Lapas, Komunikasi Via CCTV Jaringan WiFi
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, mengungkap modus baru dalam pengendalian peredaran narkoba yang dilakukan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). 

Dalam rapat kerja dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025), Tandra menyebutkan bahwa saat ini ditemukan praktik komunikasi untuk mendistribusikan narkoba melalui kamera pengawas (CCTV) yang terhubung dengan jaringan WiFi.

Dalam rapat yang dihadiri langsung oleh Kepala BNN Marthinus Hukom tersebut, Tandra menyampaikan keprihatinannya atas kondisi darurat narkoba di Indonesia. “Kalau demikian bahwa kita ini sudah berada di dalam keadaan darurat narkoba, maka penanganan kita tidak lagi sepele seperti ini ya,” ujarnya.

Politisi dari Partai Golkar ini menceritakan modus pengendalian narkoba di lapas Ia dapatkan usai berdiskusi dengan Polda Banten. 
Dari diskusi tersebut, terungkap adanya temuan pengendalian narkoba di dalam Lapas yang memanfaatkan CCTV 360 derajat.

“Saya kemarin berkunjung ke Polda Banten membahas mengenai narkoba, di dalam lapas ditaroh CCTV jadi nggak komunikasi dengan telepon, komunikasi lewat CCTV jaringan Wi-Fi bisa ngomong, dia instruksikan lewat kamera 360 itu” jelas Tandra. 

Ia menambahkan bahwa narapidana dapat berkomunikasi dan memberikan instruksi terkait peredaran narkoba melalui CCTV 360 tersebut, hal ini menunjukkan betapa canggihnya praktik penyalahgunaan narkoba saat ini. 

“Nah dia instruksikan cara membuatnya bagaimana yang di sana terima, ini udah canggih betul telepon sudah nggak dibutuhkan tinggal pasang CCTV ya kan,” imbuhnya.

Menyikapi kondisi ini, Tandra mendesak pemerintah untuk bertindak cepat, mengingat status darurat narkoba yang disematkan pada Indonesia. Ia juga menyinggung salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada pemberantasan narkoba. 

“Kalau kemudian kita darurat narkoba, maka kita butuh perintah dari presiden untuk bagaimana kita memberantas, salah satu Asta Cita presiden adalah memberantas narkoba,” tegasnya.

Lebih jauh, Tandra menyampaikan kecurigaannya terkait kemungkinan adanya keterlibatan oknum pejabat dalam maraknya peredaran narkoba. “Saya agak curiga sedikit. Maraknya narkoba yang terjadi mungkin saja ada kerjasama antara penjahat dengan pejabat. Darurat narkoba bukan karena narkoba beredar banyak tetapi karena institusional crime (kejahatan terstruktur yang sudah masuk),” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Tandra mengingatkan bahwa upaya pemerintah dalam meraih bonus demografi dan mempersiapkan anggaran besar untuk kebutuhan pangan masyarakat dapat terancam oleh masifnya peredaran narkoba. •rnm/aha

Berita terkait

Sarifuddin Sudding Serukan Revolusi Mental APH Demi Berantas Jaringan Narkoba di Indonesia
Politik dan Keamanan
Sarifuddin Sudding Serukan Revolusi Mental APH Demi Berantas Jaringan Narkoba di Indonesia
Soroti Sengketa Lahan di Kalbar, Soedeson Tandra: Perusahaan yang Tanam di Luar Wilayah Itu Rampok Negara!
Politik dan Keamanan
Soroti Sengketa Lahan di Kalbar, Soedeson Tandra: Perusahaan yang Tanam di Luar Wilayah Itu Rampok Negara!
Usut Tuntas Jaringan Narkoba di Lapas: Jangan Berhenti Tangkap Kurirnya Saja!
Politik dan Keamanan
Usut Tuntas Jaringan Narkoba di Lapas: Jangan Berhenti Tangkap Kurirnya Saja!
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi III
Sebelumnya

Dukungan Anggaran Krusial Perbaiki Pendidikan di Daerah 3T

Selanjutnya

Rwanda Ingin Wujudkan Friendship Group dengan Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h