E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi X Soroti Permasalahan Distribusi Guru di Sulawesi Selatan

Diterbitkan
Jumat, 11 Apr 2025 19.00 WIB
Bagikan:
Komisi X Soroti Permasalahan Distribusi Guru di Sulawesi Selatan
PARLEMENTARIA, Makassar – Anggota Komisi X DPR RI Karmila Sari menyoroti tantangan distribusi guru serta permasalahan akurasi data pokok pendidikan (Dapodik) dalam kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI ke Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis (10/4/2025). Ia berpendapat bahwa permasalahan kekurangan guru yang kerap terjadi di berbagai daerah, khususnya wilayah pelosok dan terpencil, lebih disebabkan oleh distribusi tenaga pendidik yang belum merata serta sistem pendataan yang belum optimal.

“ini sebenarnya hanya permasalahan daripada Dapodik. Banyak sekali, sebenarnya bukan kekurangan, tapi banyak guru yang tidak mau ditempatkan di daerah-daerah yang mungkin terisolir, atau mungkin yang di pelosok-pelosok. Nah, yang kedua juga, Dapodik kita ini kadang-kadang juga tidak bagus,” ujar Karmila usai menghadiri pertemuan dengan seluruh mitra kerja Komisi X DPR RI di Kantor BBPMP Sulsel, Makassar.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan banyak keluhan yang diungkap para tenaga pendidik saat di tempatkan di sekolah-sekolah, di antaranya adalah permintaan relokasi guru, ketidaksesuaian mata pelajaran, kekurangan jam pelajaran, hingga persoalan teknis lainnya. Menurutnya, hal-hal tersebut seharusnya dapat diselesaikan melalui pemutakhiran dan penyederhanaan proses administrasi dalam sistem Dapodik.

“Ini sebenarnya bisa dituntaskan dengan dapodik. Nah, dapodik ini sekarang sudah dipermudah oleh Menteri DikDasmen, apabila ingin direlokasi, boleh diusulkan yang penting, yang tempat menerima itu siap menerima kembali, dan yang keluar itu siap memberikan izin keluar,” jelas Karmila.

Sementara itu, terkait pendidikan inklusif, Karmila juga menyoroti kebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB), yang memerlukan guru-guru dengan kompetensi dan pelatihan yang sesuai. Ia menekankan bahwa belum semua guru memiliki kapasitas untuk menangani siswa dengan kebutuhan khusus, sehingga diperlukan upaya khusus dalam pengembangan SDM di bidang ini.

“Contohnya tadi sekolah luar biasa, sebenarnya kekurangan guru itu karena di sini memiliki kebutuhan khusus. Artinya, kemampuan seperti ini yang harus diciptakan, karena tidak semua guru memiliki kemampuan untuk bagaimana menangani, memperlakukan sekolah luar biasa yang berbeda perlakuannya daripada sekolah normal atau sekolah umum,” pungkasnya. •nap/aha

Berita terkait

Komisi X Minta Pemerintah Benahi Status Guru Honorer di Karimun
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Minta Pemerintah Benahi Status Guru Honorer di Karimun
Soroti Kesenjangan Pendidikan di Toba, Komisi X DPR Dorong Akses Kuliah Ditingkatkan
Kesejahteraan Rakyat
Soroti Kesenjangan Pendidikan di Toba, Komisi X DPR Dorong Akses Kuliah Ditingkatkan
Komisi XIII Soroti Penguatan Pengawasan Keimigrasian di Kalimantan Selatan
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Soroti Penguatan Pengawasan Keimigrasian di Kalimantan Selatan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Imigrasi Sulut Perlu Didukung Autogate dan Anggaran Memadai

Selanjutnya

Legislator Dorong Renovasi Lapas dan Penambahan Kantor Imigrasi di Sumbar

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 15 km/h