E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

IHSG Turun, Legislator: Butuh Respons Cepat dan Terukur

Diterbitkan
Rabu, 9 Apr 2025 15.45 WIB
Bagikan:
IHSG Turun, Legislator: Butuh Respons Cepat dan Terukur
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Thoriq Majiddanor, menegaskan pentingnya respons cepat dan terukur dari seluruh otoritas terkait untuk menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan investor.

“Penurunan IHSG yang signifikan mencerminkan dinamika pasar yang kompleks dan tantangan ekonomi global yang sedang berlangsung,” ujar Thoriq, dalam keterangannya pada Parlementaria, Rabu (9/4/2025).

Legislator Dapil Jawa Timur X itu mengungkapkan, merujuk pada perdagangan 8 April 2025, di mana IHSG anjlok 9,19% atau 598,55 poin ke level 5.912,06, sehingga memicu trading halt selama 30 menit.

Thoriq Majiddanor yang akrab disapa Jiddan, menilai gejolak pasar saham kali ini bukan semata disebabkan oleh sentimen domestic tetapi lebih karena kombinasi faktor eksternal dan internal. 

“Kebijakan tarif impor 32 persen dari AS terhadap produk Indonesia memberi tekanan besar. Di sisi lain, defisit APBN sebesar Rp104,2 triliun atau 0,43 persen dari PDB masih berada dalam batas aman,” ungkap Jiddan.

Menurutnya, pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk diplomasi ekonomi dengan Amerika Serikat, penyesuaian kebijakan ekspor CPO, hingga intervensi agresif oleh Bank Indonesia di pasar valuta asing.

“Penurunan IHSG tentu dapat menggoyahkan kepercayaan investor dan memicu arus keluar modal. Namun, secara fundamental, sistem keuangan kita masih kuat. Cadangan devisa per Maret di atas US$135 miliar, dan CAR perbankan di atas 24 persen,” katanya.

Politisi Fraksi Partai NasDem ini menambahkan, rupiah yang terdepresiasi ke level Rp16.850 per dolar AS perlu segera distabilkan dengan sinergi kebijakan moneter dan fiskal.

Terkait langkah-langkah konkret, Jiddan menegaskan bahwa Komisi XI DPR telah dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, OJK, dan BEI. “Kami mendukung trading halt otomatis dan relaksasi batasan auto-rejection. Kami juga mendorong OJK memperluas literasi keuangan dan memperkuat perlindungan investor,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penguatan komunikasi kebijakan kepada publik sangat penting untuk mencegah kepanikan pasar. “Komunikasi yang jelas dari otoritas bisa mencegah sentimen negatif yang berlebihan. Ini saatnya semua pihak bersatu menjaga stabilitas dan menarik kembali kepercayaan investor,” tegasnya. •we/aha

Berita terkait

Pulihkan Kepercayaan Publik, Sudding: Polri Butuh Tindakan Nyata dan Terukur
Politik dan Keamanan
Pulihkan Kepercayaan Publik, Sudding: Polri Butuh Tindakan Nyata dan Terukur
Pemangku Kebijakan Pusat dan Daerah Harus Cepat dan Tepat Tangani Banjir di Pantura
Isu Lainnya
Pemangku Kebijakan Pusat dan Daerah Harus Cepat dan Tepat Tangani Banjir di Pantura
Legislator Tekankan KUHP dan KUHAP Baru Butuh Aturan Teknis yang Cepat
Politik dan Keamanan
Legislator Tekankan KUHP dan KUHAP Baru Butuh Aturan Teknis yang Cepat
Tags:#Berita Utama#Komisi XI
Sebelumnya

Relaksasi TKDN Momentum Perkuat Industri Nasional Semakin Berkualitas

Selanjutnya

Pemerintah Harus Tetap Jaga Daya Saing Ekspor RI di Tengah Ancaman Tarif Impor Trump

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h