E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Populer

Komisi III DPR RI Desak Hukuman Berat untuk Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Diterbitkan
Senin, 17 Feb 2025 11.09 WIB
Bagikan:
Komisi III DPR RI Desak Hukuman Berat untuk Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Lola Nerlia Oktavia menyampaikan keprihatinannya terkait maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih tinggi. Ia menegaskan agar para pelaku kekerasan tidak diberikan hukuman ringan, apalagi diberi kesempatan untuk berdamai.

“Tolong jangan sampai diberikan hukuman ringan apalagi damai. Walaupun ada damai, hukuman harus tetap berjalan, khususnya untuk perempuan dan anak,” ujarnya kepada Parlementaria saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III ke Kalimatan Selatan, Kamis (13/2/2025).

Lola menekankan bahwa dampak kekerasan terhadap anak sangat serius dan dapat berlanjut hingga mereka dewasa. “Kekerasan terhadap anak itu berdampak sampai dia besar. Jadi, jangan sampai pelaku lepas dari apa yang dia lakukan. Mau siapa pun di belakang pelaku, mereka harus mendapatkan hukuman yang semestinya,” tambahnya.

Senada dengan itu, Anggota Komisi III, Gilang Dhiafararez mengungkapkan rasa mirisnya terhadap tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kalimantan Selatan.

“Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kalsel sudah darurat. Harapannya  kedepannya ada kerjasama dengan Pemda yang baru dilantik untuk menangani masalah ini,” ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Gilang juga menyoroti pentingnya sosialisasi mengenai pelecehan seksual di sekolah-sekolah. “Jangan sampai hal ini terus terjadi. Bagaimana kita bisa mewujudkan generasi emas 2045, jika anak-anak yang masih bersekolah malah menjadi korban kekerasan seksual?” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III lainnya, Nabil Husien Said Amin Alrasydi  turut menyoroti pentingnya penyelidikan mendalam terkait pelecehan seksual dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), yang menurutnya bisa merusak mental anak-anak.

“Ini perlu diselidiki lebih dalam. Kasus-kasus pelecehan dan TPPO ini sangat merusak mental anak-anak,” ungkap Habib.

 Ia berharap Polda dan Kejaksaan dapat terus berkomitmen dan bersinergi untuk memastikan penerapan hukum yang adil. “Mudah-mudahan Polda dan kejaksaan terus berkomitmen dan bersinergi untuk hukum yang adil,” pungkasnya. •rnm/rdn

Berita terkait

Komisi VIII DPR RI Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir di Aceh
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII DPR RI Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir di Aceh
Komisi VIII DPR RI Dorong Peningkatan Insentif Guru Honorer dan Penguatan Dukungan untuk Pesantren
Industri dan Pembangunan
Komisi VIII DPR RI Dorong Peningkatan Insentif Guru Honorer dan Penguatan Dukungan untuk Pesantren
Cucun Minta Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung Dihukum Berat
Kesejahteraan Rakyat
Cucun Minta Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung Dihukum Berat
Sebelumnya

Komisi II Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada di Lampung, Dorong Revisi UU Pemilu

Selanjutnya

Regulasi Pariwisata Diperlukan untuk Lindungi Ekosistem Lokal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 69%
Angin: 8 km/h