E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Pertanian Maju, Komisi IV Minta Garut Maksimalkan Bantuan Kementan

Diterbitkan
Kamis, 13 Feb 2025 11.31 WIB
Bagikan:
Pertanian Maju, Komisi IV Minta Garut Maksimalkan Bantuan Kementan
PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan, meminta Pemerintah Kabupaten Garut untuk memaksimalkan bantuan dari Kementerian Pertanian guna memperkuat sektor pertanian. Hal ini disampaikan saat menerima audiensi DPRD Kabupaten Garut di Jakarta, Rabu (12/02/2025).

“DPR akan mengawal agar janji Menteri Pertanian dapat berjalan sesuai harapan,” ujar Yohan.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat telah mengalokasikan dana Rp12,8 triliun untuk perbaikan dan pembaruan irigasi tersier di seluruh Indonesia, yang kini dikelola oleh Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, Kabupaten Garut dapat mengakses dana ini dengan mengajukan permohonan melalui Dinas Pertanian Provinsi.

“Pemerintah sudah mengalokasikan Rp12,8 triliun untuk irigasi tersier. Harusnya Garut bisa mendapatkan bagian, asalkan segera berkomunikasi dengan Kementerian Pertanian,” tegasnya.

Selain irigasi, Yohan menekankan pentingnya bantuan benih untuk mendukung swasembada pangan. Saat ini, Kementerian Pertanian tengah mendorong berbagai program, termasuk keterlibatan TNI dalam budidaya singkong serta Polri dalam produksi jagung. Kabupaten Garut juga bisa mengajukan permohonan bibit padi, kopi, kelapa, kakao, dan tanaman lainnya guna mendukung sektor pertaniannya.

“Kementerian Pertanian sangat serius dalam mencapai swasembada pangan. Selain melibatkan TNI dan Polri, mereka juga menyediakan benih untuk berbagai komoditas. Kabupaten Garut harus memanfaatkan peluang ini,” tambah Yohan.

Dalam hal pupuk bersubsidi, Yohan menegaskan bahwa proses distribusi kini telah disederhanakan agar pupuk lebih cepat sampai ke tangan petani. Namun, ia meminta Pemerintah Kabupaten Garut memastikan jumlah kuota yang dibutuhkan dan mengajukan permohonan ke Kementerian Pertanian sebelum masa tanam dimulai.

“Jangan sampai pupuk baru tiba ketika panen hampir selesai. Pemerintah Kabupaten harus memastikan jumlah kebutuhan pupuk subsidi dan mengamankannya lebih awal agar distribusi tepat waktu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yohan menekankan pentingnya jaminan harga panen bagi petani. Komisi IV DPR RI telah berkoordinasi dengan Bulog agar mereka membeli hasil panen dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yakni Rp6.500 per kg untuk padi dan Rp5.500 per kg untuk jagung. Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, ia meminta Pemerintah Daerah berkoordinasi dengan DPRD, bupati, serta dinas pertanian.

“Kami sudah bicara dengan Bulog agar membeli hasil panen petani sesuai HPP. Pemerintah daerah perlu berkoordinasi agar petani tidak mengalami kerugian akibat harga jual yang rendah,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Yohan menyarankan DPRD Kabupaten Garut untuk segera melakukan kunjungan ke Kementerian Pertanian guna memastikan akses bantuan yang optimal bagi petani di daerahnya.

“Saya kira ini informasi penting yang perlu ditindaklanjuti. DPRD Garut harus aktif memperjuangkan kebutuhan pertanian daerahnya,” pungkasnya. •nv,hal/aha

Berita terkait

Komisi IV Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Kementerian Pertanian
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Perkuat Pengawasan Program dan Anggaran Kementerian Pertanian
Realisasi Bantuan Pangan Rendah, Komisi IV Minta Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga
Industri dan Pembangunan
Realisasi Bantuan Pangan Rendah, Komisi IV Minta Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga
Komisi IV Soroti Efisiensi Anggaran Kementan, Minta Eksekusi Program Lebih Presisi
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Soroti Efisiensi Anggaran Kementan, Minta Eksekusi Program Lebih Presisi
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Komisi V Setujui Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN 2025

Selanjutnya

P3S Dorong Kegiatan Khataman Quran Bagi Pensiunan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h