E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Misbakhun Dukung PMN bagi Hutama Karya Sebesar Rp1 Triliun

Diterbitkan
Selasa, 2 Jul 2024 20.26 WIB
Bagikan:
Misbakhun Dukung PMN bagi Hutama Karya Sebesar Rp1 Triliun

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Komisi XI dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, PT.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mendukung pemberian suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Hutama Karya sebesar Rp1 triliun. Terlebih, adanya PMN ini diperuntukan untuk penyelesaian pembangunan tol Sumatera terutama tol Palembang-Betung. Ia juga mendukung adanya pengembangan bisnis bagi PT Hutama Karya selaku BUMN yang mendapat banyak mandat proyek dari Pemerintah.

“Alokasi (PMN) satu triliun ini menurut saya sudah tepat, tinggal bagaimana ini segera diwujudkan. Karena kalau tidak, Palembang-Betung ini akan terkatung-katung terus pekerjaan dan pengerjaannya. Karena  pengalihan dari Waskita Karya ini ada beberapa kendala untuk soft landing di lapangannya,” ujarnya di dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XI dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, PT Hutama Karya, PT Pelayaran Nasional Indonesia, dan Badan Bank Tanah di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2024).

Adanya PMN bagi PT Hutama Karya ini dijelaskan oleh Budi Hartono selaku Direktur Utama, di antaranya untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas PT Hutama Karya dalam rangka melanjutkan pelaksanaan penugasan percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang sebelumnya diberikan kepada PT Waskita Karya. Kemudian, melanjutkan pengusahaan ruas jalan tol Palembang-Betung dan meningkatkan konektivitas backbone JTTS dari Bakauheni hingga Jambi.

“Ini (Pembangunan ruas tol) harus diselesaikan segera, maka saya memberikan dukungan untuk ini supaya bisa segera diwujudkan. Apalagi ini mengenai porsi ekuitas pemerintah di sana. Sehingga Palembang-Betung ini bisa benar-benar Pemerintah dedicated memilikinya,” jelas Politisi Fraksi Partai Golongan Karya itu.

Selain itu, Misbakhun sapaan akrabnya, juga menyinggung mengenai kompensasi bagi PT Hutama Karya. Mengingat, PT Hutama Karya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapat mandat banyak proyek besar selama ini. Sehingga penting untuk menjaga keberlangsungan bisnisnya.

“Nah bagaimana dengan business future-nya Hutama Karya ini? Apalagi kalau kita lihat dengan Tol Sumatera dari Lampung sampai ke Aceh, pengembangan bisnis berikutnya bisnis kawasan, Pak. Bisnis seperti ini kan yang harus dikembangkan, lah apa yang bisa dikerjakan oleh bisnis BUMN yang selama ini didedikasikan Pemerintah dalam menjalankan tugas untuk itu. Tentunya mereka harus diberikan prioritas untuk bisa menjadi BUMN yang mengembangkan kawasan itu,” pungkasnya. •gal/rdn

Berita terkait

Komisi XI Setujui Efisiensi Belanja Setjen BPK RI Sebesar Rp1,384 Triliun
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Setujui Efisiensi Belanja Setjen BPK RI Sebesar Rp1,384 Triliun
Komisi XI Rekomendasikan PMN Sebesar Rp1,5 T Untuk PT Pelni
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Rekomendasikan PMN Sebesar Rp1,5 T Untuk PT Pelni
Efektivitas Denda Rp1 Triliun bagi Pinjol Ilegal Dipertanyakan
Ekonomi dan Keuangan
Efektivitas Denda Rp1 Triliun bagi Pinjol Ilegal Dipertanyakan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Legislator Dorong Pengesahan RUU Obat dan Makanan

Selanjutnya

Komisi XI Rekomendasikan PMN Sebesar Rp1,5 T Untuk PT Pelni

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h