E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Muatan Materi RUU Kelautan Harus Dapat Tutup Celah Sindikat Narkoba di Laut Indonesia

Diterbitkan
Senin, 29 Jan 2024 13.57 WIB
Bagikan:
Muatan Materi RUU Kelautan Harus Dapat Tutup Celah Sindikat Narkoba di Laut Indonesia

Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Kelautan (Pansus RUU Kelautan) Siti Nurizka Puteri Jaya dalam agenda kunjungan kerja Pansus RUU Kelautan yang dihadiri Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang Kolonel.

PARLEMENTARIA, Palembang – Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Kelautan (Pansus RUU Kelautan) Siti Nurizka Puteri Jaya menegaskan revisi UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan harus memperkecil celah oknum untuk melakukan kejahatan di kawasan laut milik Indonesia. Satu di antaranya adalah sindikat narkoba.

Pasalnya, berdasarkan laporan yang diterima, 80 persen peredaran narkoba ke Indonesia melalui jalur laut. Menurutnya, pengawasan dan pengamanan yang terbatas mengakibatkan kasus narkoba menjadi sulit dibendung.

Sebab itu, ia sepakat sektor keamanan laut perlu dikaji secara serius dengan melibatkan stakeholder yang terlibat. Persoalan keamanan laut tersebut disampaikan Nurizka dalam agenda kunjungan kerja Pansus RUU Kelautan yang dihadiri Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palembang Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan beserta para jajaran pejabat di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (29/1/2024).

“Pansus (RUU Kelautan) ini, saya ingin mengkritisi dari segi keamanan laut dari marabahaya perederan narkoba di laut. Undang-Undang Kelautan perlu direvisi supaya ada penegakan hukum yang jelas demi terlaksananya kesejahteraan, keamanan, dan pertahanan kelautan bangsa dengan kuat,” ucap Anggota Komisi III DPR RI ini.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu berharap jika RUU Kelautan bisa mengakomodir kewenangan dari Polisi Perairan dan Udara (Polairud), Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI AL, dan Badan Keamanan Laut agar dapat bersinergi menjaga lintas perairan laut secara optimal. Sinergi ini, nilainya, jadi krusial karena Indonesia memiliki ribuan pulau dan garis pantai yang luas.

“Tentunya kita harus menciptakan peraturan yang memiliki strategi yang tepat untuk kebijakan ini. Tentu, kita perlu pertimbangkan teknisnya agar aturan-aturan yang dibuat bisa efektif diterapkan dengan realita yang terjadi,” tutupnya.

Menanggapi itu, selain menyampaikan aspirasi, Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan menegaskan pihaknya selalu berupaya menjalin komunikasi secara intens untuk menindaklanjuti tindak pelanggaran baik di laut maupun di sungai. Adanya RUU Kelautan ini, ia berharap kebijakan yang dilahirkan nanti bisa menyederhanakan birokrasi penanganan pelanggaran sehingga stakeholder terkait bisa bekerja secara efektif dan efisien. •ts/rdn

Baca berita lainnya: Sinergisitas ‘Stakeholder’ Perlu Jadi Ruh RUU Kelautan Indonesia

Berita terkait

Pembedaan Signifikan antara RUU Satu Data Indonesia dan RUU Statistik Harus Diperjelas
Politik dan Keamanan
Pembedaan Signifikan antara RUU Satu Data Indonesia dan RUU Statistik Harus Diperjelas
Pansus RUU Kelautan Nilai Perlunya Regulasi Khusus Keberadaan ‘Coast Guard’ di Indonesia
Isu Lainnya
Pansus RUU Kelautan Nilai Perlunya Regulasi Khusus Keberadaan ‘Coast Guard’ di Indonesia
Tepat Guna dan Sasaran, Muatan Materi RUU Kelautan Tidak Boleh Parsial
Politik dan Keamanan
Tepat Guna dan Sasaran, Muatan Materi RUU Kelautan Tidak Boleh Parsial
Tags:#Seputar Parlemen#Pansus
Sebelumnya

Indonesia Apresiasi Gugatan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional

Selanjutnya

Sinergisitas ‘Stakeholder’ Perlu Jadi Ruh RUU Kelautan Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h