E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Minta SNI-ISPO Saling Menguatkan, Evita Nursanty: Bukan Tumpang Tindih

Diterbitkan
Rabu, 9 Sep 2026 10.08 WIB
Bagikan:
Minta SNI-ISPO Saling Menguatkan, Evita Nursanty: Bukan Tumpang Tindih

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja tentang SNI dengan pakar akademisi di Ruang Rapat Komisi VII, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Farhan/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty meminta penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) memiliki pembagian fungsi yang tegas agar tidak terjadi tumpang tindih dalam proses standardisasi, sertifikasi, dan audit. Menurutnya, penyelarasan kedua sistem tersebut penting agar penerapannya lebih efektif bagi pelaku industri sawit.

 

Evita mendalami posisi SNI sebagai standar teknis dan keterkaitannya dengan pemenuhan ketentuan ISPO. Ia menilai perlu ada kejelasan mengenai fungsi masing-masing instrumen sehingga pelaku usaha tidak harus menjalani proses yang sama secara berulang.

Lihat Juga :

Tekan Tumpang Tindih Program, Musa Rajekshah Minta Kemendes Fokus Garap Desa Tertinggal

Tekan Tumpang Tindih Program, Musa Rajekshah Minta Kemendes Fokus Garap Desa Tertinggal

Antisipasi Tumpang Tindih, Komisi XIII DPR Minta Usulan Kewenangan Penyidikan Komnas HAM Dikaji Matang

Antisipasi Tumpang Tindih, Komisi XIII DPR Minta Usulan Kewenangan Penyidikan Komnas HAM Dikaji Matang

 

“Bagaimana pembagian fungsi yang tegas antara SNI dan ISPO agar tidak terjadi tumpang tindih standar sertifikasi dan audit?” kata Evita saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja tentang SNI dengan pakar akademisi di Ruang Rapat Komisi VII, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu juga mempertanyakan kemungkinan pemanfaatan hasil sertifikasi SNI sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan ISPO. Menurutnya, integrasi tersebut perlu dikaji agar penerapan standardisasi tidak menciptakan proses administratif yang berulang. “Apakah hasil sertifikasi SNI nantinya dapat langsung menjadi bagian daripada pembuktian kepatuhan terhadap ISPO?” tanyanya.

 

Lebih lanjut, Evita meminta kejelasan mengenai batas antara standar teknis yang menjadi ruang lingkup SNI dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam ISPO. “Mana yang menjadi standar teknisnya SNI, dan mana yang menjadi bagian daripada kepatuhan ISPO?” ujar Evita.

 

Menurutnya, penyelarasan SNI dan ISPO penting agar pelaku usaha memperoleh kepastian dalam memenuhi berbagai persyaratan. Integrasi juga diharapkan dapat menghindari pengulangan proses sertifikasi maupun audit untuk aspek yang memiliki substansi serupa.

 

Evita berharap SNI dan ISPO dapat ditempatkan dalam kerangka yang saling melengkapi sehingga standardisasi tidak menjadi beban tambahan bagi pelaku usaha, sekaligus tetap mendukung daya saing dan prinsip keberlanjutan industri sawit nasional. “Yang kita harapkan adalah bagaimana SNI dan ISPO ini bisa saling menguatkan, bukan justru berjalan sendiri-sendiri,” pungkas Legislator Dapil Jawa Tengah III itu. (fa/we)

Berita terkait

Tekan Tumpang Tindih Program, Musa Rajekshah Minta Kemendes Fokus Garap Desa Tertinggal
Industri dan Pembangunan
Tekan Tumpang Tindih Program, Musa Rajekshah Minta Kemendes Fokus Garap Desa Tertinggal
Antisipasi Tumpang Tindih, Komisi XIII DPR Minta Usulan Kewenangan Penyidikan Komnas HAM Dikaji Matang
Politik dan Keamanan
Antisipasi Tumpang Tindih, Komisi XIII DPR Minta Usulan Kewenangan Penyidikan Komnas HAM Dikaji Matang
Soroti Tumpang Tindih Regulasi Gula, Rieke Diah Minta Pemerintah Harmonisasi Aturan
Industri dan Pembangunan
Soroti Tumpang Tindih Regulasi Gula, Rieke Diah Minta Pemerintah Harmonisasi Aturan
Tags:#Komisi VII#SNI#Evita Nursanty#ISPO
Sebelumnya

SNI dan Standar Global Diperketat, Evita Ingatkan Nasib Pekebun Kecil

Selanjutnya

Pertanyakan Arah SNI Sawit, Chusnunia Chalim: Kepentingan Nasional atau Ekspektasi Eropa?

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1160)
  • Industri dan Pembangunan(3979)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3970)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4800)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Bencana|Komisi XII|Komisi X|Komisi VII|Komisi IX|SNI|Erupsi|Komisi III|Komisi VIII|Komisi V|Pansus|RUU Perampasan Aset|BBM
Jakarta:
Cerah
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 48%
Angin: 3 km/h