E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Ego Sektoral Pengelolaan Aset Jangan Hambat Kepentingan Rakyat

Diterbitkan
Kamis, 3 Sep 2026 22.58 WIB
Bagikan:
Ego Sektoral Pengelolaan Aset Jangan Hambat Kepentingan Rakyat

Anggota Komisi II DPR RI Esthon Foenay saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI di Pekanbaru, Riau.|Foto : Sqa/Andri

PARLEMENTARIA, Pekanbaru – Pengelolaan aset dan sumber daya daerah dinilai tidak boleh berhenti pada persoalan administrasi maupun kepatuhan terhadap aturan sektoral. Karena itu, Komisi II menegaskan, seluruh kebijakan dan pengelolaan kekayaan daerah pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Anggota Komisi II DPR RI Esthon Foenay mengatakan, berbagai persoalan yang muncul dalam pengelolaan aset daerah perlu dilihat dalam kerangka yang lebih besar, yakni bagaimana pemerintah menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat. Karena itu, ia mendorong adanya kesamaan pemahaman dan koordinasi antarsatuan kerja, baik vertikal maupun horizontal.

Lihat Juga :

Perlu Dibentuk Badan Khusus Pengelolaan Aset Rampasan Agar Lebih Akuntabel

Perlu Dibentuk Badan Khusus Pengelolaan Aset Rampasan Agar Lebih Akuntabel

Hinca Soal Penurunan Nilai Aset: Jangan Merampas Kalau Ujungnya Jadi Ampas!

Hinca Soal Penurunan Nilai Aset: Jangan Merampas Kalau Ujungnya Jadi Ampas!

 

“Jadi yang paling penting bagi kita, konsentrasi untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Esthon kepada Parlementaria saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI di Pekanbaru, Riau, Rabu (2/9/2026).

 

Pesan tersebut menjadi penting di tengah kondisi sosial-ekonomi Riau. Meski ekonomi Riau tumbuh 4,75 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, masih terdapat 470,80 ribu penduduk yang berkategori miskin atau sekitar 6,19 persen dari penduduk Riau pada Maret 2026. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi perlu terus diterjemahkan menjadi manfaat yang lebih merata bagi masyarakat.

 

Menurut politikus Fraksi Partai Gerindra itu, salah satu persoalan yang perlu dibenahi adalah belum menyatunya pelaksanaan kewenangan antarlembaga. Berbagai satuan kerja pemerintah, baik yang bersifat vertikal maupun horizontal, dinilai masih menjalankan aturan dan kepentingannya masing-masing.

 

“Semua macam peraturan-peraturan yang ada, jangan sampai saling bertentangan. Tapi dia merupakan satu kesatuan,” tegas Esthon.

 

Ia menilai kondisi tersebut turut terlihat dalam persoalan pertanahan dan aset daerah. Ketika kewenangan antarsektor tidak berjalan selaras, penyelesaian persoalan di lapangan dapat menjadi panjang dan berpotensi memunculkan konflik, sementara masyarakat menjadi pihak yang terdampak.

 

“Kalau mau dilihat SKPD, ada vertikal dan horizontal. Ternyata semuanya belum menyatu,” ungkapnya.

 

Esthon menekankan, koordinasi antarlembaga seharusnya tidak hanya dilakukan untuk menyelesaikan persoalan administratif. Kesamaan pemahaman tersebut harus diarahkan pada satu kepentingan utama, yakni kepentingan masyarakat sebagai penerima manfaat dari kebijakan pemerintah.

 

“Utamanya rakyat. Karena apa? Saya omong terus (soal kesejahteraan) rakyat,” katanya.

 

Ia mengingatkan, berbagai persoalan sektoral pada akhirnya harus diukur dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Menurutnya, masih adanya kemiskinan, pengangguran, serta ketidakpastian dalam pemerataan dan pelayanan menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan antarlembaga harus terus diperbaiki.

 

“Pada akhirnya, yang kenyataan banyak rakyat miskin. Ya kedua, banyak rakyat menganggur,” tuturnya.

 

Karena itu, Komisi II mendorong kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dalam memahami serta menyelaraskan berbagai regulasi yang berlaku. Esthon menilai semangat negara kesatuan harus tercermin dalam cara setiap instansi menjalankan kewenangannya.

 

“Hanya perlu satu pemahaman, kerja sama yang baik dan kerja keras,” pungkas Esthon. (sqa/rdn)

Berita terkait

Perlu Dibentuk Badan Khusus Pengelolaan Aset Rampasan Agar Lebih Akuntabel
Politik dan Keamanan
Perlu Dibentuk Badan Khusus Pengelolaan Aset Rampasan Agar Lebih Akuntabel
Hinca Soal Penurunan Nilai Aset: Jangan Merampas Kalau Ujungnya Jadi Ampas!
Politik dan Keamanan
Hinca Soal Penurunan Nilai Aset: Jangan Merampas Kalau Ujungnya Jadi Ampas!
RUU Perampasan Aset Harus Cegah 'Abuse of Power' Aparat dan Jamin Pengelolaan Aset
Politik dan Keamanan
RUU Perampasan Aset Harus Cegah 'Abuse of Power' Aparat dan Jamin Pengelolaan Aset
Tags:#Komisi II#Esthon Foenay#Aset Daerah#Sumber Daya Daerah
Sebelumnya

Pengusaha Daerah Harus Diberi Akses Proyek Membangun Huntap

Selanjutnya

Nasir Djamil: Persoalan Pelaksanaan Putusan PTUN Bukan Konstitusionalitas Norma

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1148)
  • Industri dan Pembangunan(3913)
  • Isu Lainnya(1076)
  • Kesejahteraan Rakyat(3915)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4758)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi X|Komisi VII|Komisi V|Komisi VIII|Komisi XII|Bencana|karhutla|Komisi III|Komisi VI|Komisi IX|Komisi XI|Komisi II
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 31°C
Lembab: 67%
Angin: 5 km/h