
Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah.|Foto: Puntho/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah mengimbau masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, untuk tetap tenang, tidak panik, serta selalu mematuhi seluruh instruksi dan arahan dari pemerintah setempat dan lembaga terkait.
Hal ini disampaikan Musa merespons aktivitas Gunung Sinabung yang kembali mengalami erupsi pada Senin, 31 Agustus 2026. Pihaknya terus memantau perkembangan terkini bersama instansi berwenang, seperti Badan Geologi Kementerian ESDM, BMKG, serta Basarnas.
“Dengan kejadian erupsinya Gunung Sinabung pada 31 Agustus 2026 ini, kami harapkan masyarakat agar tidak panik, tenang, dan mengikuti apa yang diinstruksikan oleh pemerintah setempat, Badan Geologi Kementerian ESDM, BMKG, hingga Basarnas,” ujar Musa dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/9/2026).
Legislator Dapil Sumatera Utara I tersebut menjelaskan bahwa pergerakan dan dinamika vulkanik gunung berapi sulit diprediksi secara pasti. Meskipun status Gunung Sinabung yang sempat berada pada Level II (Waspada) kini telah ditingkatkan oleh Badan Geologi menjadi Level III (Siaga) akibat peningkatan erupsi dan lontaran abu vulkanik, ia berharap kondisi segera melandai.
“Kita tidak tahu bagaimana pergerakan Gunung Sinabung nantinya. Tetapi kita berharap tidak terjadi letusan yang lebih besar lagi dan statusnya bisa segera turun level, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tuturnya.
Selain itu, Politisi Fraksi Golkar ini juga memberikan perhatian khusus pada penanganan warga yang harus mengungsi akibat erupsi. Ia meminta agar fasilitas dan kebutuhan di posko pengungsian terpenuhi serta mengimbau para pengungsi untuk bersabar.
“Kami berharap masyarakat di tempat pengungsian bisa bersabar. Semoga doa kita bersama diijabah agar bencana alam Gunung Sinabung ini tidak bergejolak lagi dan tidak terus naik levelnya,” kata pengusaha yang akrab disapa Ijeck tersebut.
Menanggapi situasi di lapangan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM telah resmi menaikkan tingkat aktivitas Gunung Sinabung menjadi Level III (Siaga) pascaerupsi awal yang melontarkan abu vulkanik hingga setinggi 3.500 meter.
Karena erupsi susulan dan embusan asap kawah masih terus berlangsung, warga dan wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas di dalam radius aman 3 km dari puncak, serta radius sektoral hingga 5 km ke arah selatan-tenggara dan 4 km ke arah timur-utara. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karo bersama Basarnas dan tim gabungan terus mempercepat penanganan evakuasi warga dari zona rawan ke posko-posko pengungsian yang telah disiagakan. (ndy/we)