E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|Breaking news|Air Bersih|Kampung Sukarame|Haji|Pendidikan|PPPK|Anggaran|RAPBN 2027|literasi|RUU Penyiaran
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 54%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|Breaking news|Air Bersih|Kampung Sukarame|Haji|Pendidikan|PPPK|Anggaran|RAPBN 2027|literasi|RUU Penyiaran
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 54%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|Breaking news|Air Bersih|Kampung Sukarame|Haji|Pendidikan|PPPK|Anggaran|RAPBN 2027|literasi|RUU Penyiaran
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 54%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Netty Prasetiyani Minta Pemerintah Perkuat Pencegahan Lonjakan Kasus ISPA

Diterbitkan
Sabtu, 22 Agu 2026 12.16 WIB
Bagikan:
Netty Prasetiyani Minta Pemerintah Perkuat Pencegahan Lonjakan Kasus ISPA

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani. |Foto : Mares/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Menurutnya, perlindungan ekstra perlu diberikan kepada kelompok rentan, terutama balita, anak-anak, dan lanjut usia (lansia).

 

Netty menilai peningkatan kasus ISPA tidak dapat ditangani hanya ketika masyarakat telah jatuh sakit. Upaya pencegahan harus dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir dengan memperhatikan berbagai faktor pemicu, mulai dari kondisi lingkungan, perubahan cuaca, mobilitas masyarakat, hingga kualitas udara.

Lihat Juga :

Kasus Love Scam Rp41 Miliar Terungkap, Abdullah Minta IASC Perkuat Pencegahan

Kasus Love Scam Rp41 Miliar Terungkap, Abdullah Minta IASC Perkuat Pencegahan

DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru

DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru

 

“Ketika kasus ISPA meningkat, kita tidak cukup hanya meminta masyarakat berobat. Faktor lingkungan dan kualitas udara juga harus menjadi perhatian. Perlindungan kesehatan masyarakat membutuhkan pendekatan dari hulu sampai hilir,” tegas Netty dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/8/2026).

 

Politisi Fraksi PKS itu juga mendorong penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya puskesmas, agar mampu melakukan deteksi dini dan penanganan ISPA secara cepat. Di sisi lain, edukasi kepada masyarakat mengenai gejala dan tanda bahaya ISPA, khususnya pada balita, perlu terus digencarkan.

 

“Jangan anggap semua batuk dan sesak sebagai keluhan ringan. Pada anak, ISPA dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Orang tua perlu mengetahui tanda bahayanya dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika kondisi memburuk,” imbau legislator daerah pemilihan Jawa Barat I tersebut.

 

Menurut Netty, upaya pencegahan di tingkat masyarakat harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola lingkungan oleh pemerintah pusat dan daerah. Pengendalian sumber polusi, terutama di kawasan dengan kepadatan kendaraan dan aktivitas industri yang tinggi, perlu menjadi prioritas.

 

Selain kebijakan pengendalian polusi, ia menilai langkah preventif di tingkat keluarga juga penting, antara lain melalui penggunaan masker saat kualitas udara buruk, pengendalian paparan asap rokok, serta pemenuhan kebutuhan gizi anak.

 

“Pemerintah pusat dan daerah perlu memperkuat pemantauan kualitas udara serta mendorong pengendalian sumber polusi, terutama di kawasan dengan kepadatan kendaraan dan aktivitas industri tinggi,” terangnya.

 

Netty menegaskan, upaya menjaga kesehatan pernapasan masyarakat membutuhkan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, sektor lingkungan, dunia usaha, satuan pendidikan, hingga keluarga.

 

Ia berharap peningkatan kasus ISPA menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sistem pencegahan kesehatan nasional, sehingga kebijakan kesehatan tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika masyarakat telah sakit, tetapi juga mencegah munculnya penyakit sejak dini.

 

“Yang kita inginkan bukan sekadar menangani pasien ISPA sebanyak-banyaknya, tetapi mencegah agar masyarakat tidak jatuh sakit dan memastikan kelompok rentan mendapatkan perlindungan yang optimal,” pungkas Netty. (ndy/ssb)

Berita terkait

Kasus Love Scam Rp41 Miliar Terungkap, Abdullah Minta IASC Perkuat Pencegahan
Politik dan Keamanan
Kasus Love Scam Rp41 Miliar Terungkap, Abdullah Minta IASC Perkuat Pencegahan
DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru
Kesejahteraan Rakyat
DPR Minta Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru
Komisi X Minta Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Cabang Olahraga Berprestasi
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Minta Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Cabang Olahraga Berprestasi
Tags:#ISPA
Sebelumnya

Lestari Moerdijat: Anak Indonesia Harus Jadi Prioritas dalam Mitigasi Krisis Iklim

Selanjutnya

Aturan Pengangkutan Barang Jangan Hanya Bagus di Atas Kertas, Pastikan Implementasi di Lapangan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1096)
  • Industri dan Pembangunan(3782)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3816)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4649)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
karhutla|Gempa|NTT|Breaking news|Air Bersih|Kampung Sukarame|Haji|Pendidikan|PPPK|Anggaran|RAPBN 2027|literasi|RUU Penyiaran
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 54%
Angin: 8 km/h