E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|Gempa|NTT|RAPBN|energi|APBN|OJK
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|Gempa|NTT|RAPBN|energi|APBN|OJK
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|Gempa|NTT|RAPBN|energi|APBN|OJK
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Ateng Sutisna Minta B50 Tak Abaikan Harga dan Lingkungan

Diterbitkan
Selasa, 18 Agu 2026 18.51 WIB
Bagikan:
Ateng Sutisna Minta B50 Tak Abaikan Harga dan Lingkungan

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna.|Foto : Ist/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta - Penerapan mandatori biodiesel B50 dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Namun, keberhasilannya tidak cukup diukur dari kemampuan mengurangi impor solar dan menghemat devisa, tetapi juga harus memastikan keterjangkauan harga serta keberlanjutan lingkungan.

 

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mengapresiasi keberhasilan penerapan B50 yang disebut Presiden Prabowo Subianto telah membuat Indonesia tidak lagi mengimpor solar sejak 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut juga disebut mampu menghemat devisa sekitar Rp170 triliun atau setara US$9,5 miliar.

Lihat Juga :

Ateng Sutisna Dorong Transparansi Perhitungan Keekonomian Program B50

Ateng Sutisna Dorong Transparansi Perhitungan Keekonomian Program B50

Mahdalena Minta Kemenag Tak Abaikan Nasib Guru Swasta

Mahdalena Minta Kemenag Tak Abaikan Nasib Guru Swasta

 

Menurut Ateng, capaian tersebut menunjukkan bahwa pengembangan energi berbasis sumber daya dalam negeri dapat memberikan dampak positif terhadap ketahanan energi sekaligus perekonomian nasional. Selain mengurangi ketergantungan terhadap impor, kebijakan B50 dinilai dapat membuka ruang yang lebih besar bagi industri serta petani dalam negeri.

 

“Keberhasilan mengurangi impor solar harus diapresiasi karena dapat memperkuat ketahanan energi serta membuka peluang bagi industri dan petani dalam negeri,” ujar Ateng dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

 

Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah agar memastikan kebijakan B50 tidak hanya memberikan manfaat dari sisi ketahanan energi. Keterjangkauan harga serta keberlanjutan lingkungan dari seluruh rantai pasok kelapa sawit juga harus menjadi perhatian.

 

Menurutnya, keberhasilan B50 perlu ditempatkan dalam kerangka penguatan kedaulatan energi yang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan lingkungan. Dengan demikian, manfaat kebijakan biodiesel dapat dirasakan secara berkelanjutan.

 

Ia juga menilai penerapan B50 membuka peluang bagi penguatan industri dalam negeri dan peningkatan manfaat ekonomi bagi petani. Oleh karena itu, jelasnya, pemerintah perlu memastikan seluruh rantai pasok biodiesel berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

 

Pun, dirinya menegaskan kebijakan energi tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan produksi dan pengurangan impor. Aspek lingkungan dan manfaat bagi masyarakat juga harus menjadi bagian dari ukuran keberhasilan kebijakan energi nasional.

 

Pandangan tersebut disampaikan Ateng saat menanggapi arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026) lalu. Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan sejumlah agenda strategis di bidang energi dan sumber daya mineral, termasuk penerapan B50.

 

Mengakhiri pernyataannya, Ateng berharap kebijakan B50 dapat terus diperkuat dengan tata kelola yang baik. Baginya, kemandirian energi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (uc/um)

Berita terkait

Ateng Sutisna Dorong Transparansi Perhitungan Keekonomian Program B50
Industri dan Pembangunan
Ateng Sutisna Dorong Transparansi Perhitungan Keekonomian Program B50
Mahdalena Minta Kemenag Tak Abaikan Nasib Guru Swasta
Kesejahteraan Rakyat
Mahdalena Minta Kemenag Tak Abaikan Nasib Guru Swasta
Ateng Sutisna Dorong Kemitraan Koperasi dan Korporasi untuk Perkuat Industri Nanas Subang
Industri dan Pembangunan
Ateng Sutisna Dorong Kemitraan Koperasi dan Korporasi untuk Perkuat Industri Nanas Subang
Tags:#B50
Sebelumnya

DPR Tugaskan Komisi XI Mulai Proses Surpres Calon Kepala Bursa Mineral hingga Deputi Gubernur BI

Selanjutnya

Anggota DPR Dapil NTT Diminta Siaga Penanganan Gempa, Puan: NTT Tidak Sendirian

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1079)
  • Industri dan Pembangunan(3753)
  • Isu Lainnya(1062)
  • Kesejahteraan Rakyat(3738)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4617)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Majalah Parlementaria Edisi 258
Parja
Parja
MAKLUMAT PELAYANAN
HUT RI 81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RAPBN 2027|Anggaran|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|layanan kesehatan|TKD|APBN 2027|Gempa|NTT|RAPBN|energi|APBN|OJK
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 12 km/h