E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|tambang|Tambang Emas|layanan kesehatan|NTT|Budidaya Lobster|PT. BSI|Balai Latihan Kerja|BLK|BLK Palangka Raya|tembakau|energi|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 50%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|tambang|Tambang Emas|layanan kesehatan|NTT|Budidaya Lobster|PT. BSI|Balai Latihan Kerja|BLK|BLK Palangka Raya|tembakau|energi|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 50%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|tambang|Tambang Emas|layanan kesehatan|NTT|Budidaya Lobster|PT. BSI|Balai Latihan Kerja|BLK|BLK Palangka Raya|tembakau|energi|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 50%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Muhamad Nur: Revitalisasi Sekolah Harus Terencana, Jangan Tunggu Rusak Berat

Diterbitkan
Jumat, 24 Jul 2026 14.48 WIB
Bagikan:
Muhamad Nur: Revitalisasi Sekolah Harus Terencana, Jangan Tunggu Rusak Berat

Anggota Komisi X DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi saat mengikuti rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau.|Foto: Runi/Karisma

PARLEMENTARIA, Siak – Komisi X DPR RI mendorong pemerintah segera menyusun peta jalan (roadmap) revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan secara nasional. Perencanaan yang terukur dan berkelanjutan dinilai menjadi kunci untuk mempercepat perbaikan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan, sehingga tidak terus mengganggu proses belajar mengajar.

 

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Muhamad Nur Purnamasidi usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (22/7/2026).

Lihat Juga :

Komisi X: Perbaikan Sekolah Rusak Akibat Banjir Harus Jadi Prioritas

Komisi X: Perbaikan Sekolah Rusak Akibat Banjir Harus Jadi Prioritas

I Wayan Sudirta kepada Jajaran Polda Metro: Jangan Tunggu Laporan, Harus Proaktif!

I Wayan Sudirta kepada Jajaran Polda Metro: Jangan Tunggu Laporan, Harus Proaktif!

 

Dalam kunjungan tersebut, Komisi X DPR RI meninjau langsung kondisi sejumlah sekolah yang masih membutuhkan revitalisasi, salah satunya SDN 01 Benteng Hulu yang saat ini tengah menjalani proses perbaikan. Menurut Muhamad Nur, kondisi tersebut mencerminkan masih banyaknya sekolah di berbagai daerah yang memerlukan perhatian pemerintah, khususnya dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.

 

"Melihat langsung kondisi sekolah-sekolah yang rusak tentu membuat kita prihatin. Masih banyak sekolah yang belum tersentuh dana revitalisasi," ujarnya.

 

Muhamad Nur menilai pemerintah sebenarnya telah memiliki basis data yang memadai melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data tersebut memuat informasi mengenai kondisi bangunan sekolah, tenaga pendidik, hingga kebutuhan pendidikan di setiap satuan pendidikan sehingga dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan.

 

Karena itu, ia meminta pemerintah menjadikan Dapodik sebagai acuan utama dalam penyusunan anggaran dan pengalokasian dana revitalisasi sekolah.

 

"Data Dapodik sudah tersedia. Tinggal bagaimana data tersebut benar-benar dijadikan dasar dalam merencanakan dan mengalokasikan anggaran pendidikan sesuai kebutuhan di lapangan," jelasnya.

 

Ia juga mengusulkan agar pemerintah menerapkan skala prioritas melalui klasterisasi tingkat kerusakan sekolah apabila kemampuan anggaran masih terbatas. Menurutnya, sekolah dengan kategori rusak berat harus didahulukan, kemudian disusul sekolah rusak sedang dan rusak ringan.

 

Muhamad Nur menegaskan negara tidak boleh menunggu hingga kondisi bangunan sekolah semakin parah sebelum melakukan perbaikan. Selain meningkatkan biaya rehabilitasi, keterlambatan penanganan juga berpotensi membahayakan keselamatan peserta didik.

 

"Begitu dalam Dapodik dinyatakan ada kerusakan, negara harus segera hadir. Jangan menunggu menjadi rusak berat, karena selain biaya semakin besar, keselamatan anak-anak juga menjadi taruhannya," tegasnya.

 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kebutuhan revitalisasi sekolah di Indonesia masih jauh lebih besar dibandingkan kemampuan anggaran pemerintah. Berdasarkan pembahasan Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), kebutuhan revitalisasi sekolah secara nasional diperkirakan mencapai sekitar Rp560 triliun. Sementara itu, alokasi anggaran yang tersedia saat ini baru sekitar Rp14,7 triliun.

 

"Artinya, anggaran yang ada saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia. Ini menunjukkan bahwa persoalan kerusakan sekolah masih menjadi pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan," pungkasnya. (rni/ssb)

Berita terkait

Komisi X: Perbaikan Sekolah Rusak Akibat Banjir Harus Jadi Prioritas
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X: Perbaikan Sekolah Rusak Akibat Banjir Harus Jadi Prioritas
I Wayan Sudirta kepada Jajaran Polda Metro: Jangan Tunggu Laporan, Harus Proaktif!
Politik dan Keamanan
I Wayan Sudirta kepada Jajaran Polda Metro: Jangan Tunggu Laporan, Harus Proaktif!
Rikwanto Koreksi Kapolres Jaktim: Jangan Tunggu Kasus Viral, Polisi Harus Kerja Cepat!
Politik dan Keamanan
Rikwanto Koreksi Kapolres Jaktim: Jangan Tunggu Kasus Viral, Polisi Harus Kerja Cepat!
Tags:#sekolah#Revitalisasi Sekolah
Sebelumnya

Soroti Tambang Emas di Banyuwangi, Sonny Danaparamita Minta Dirjen Gakkum Usut Indikasi Penambangan di Luar Konsesi

Selanjutnya

Mariana Minta Sarana BLK Palangka Raya Ditingkatkan dan Asrama Peserta Disiapkan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1040)
  • Industri dan Pembangunan(3648)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3616)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4450)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|tambang|Tambang Emas|layanan kesehatan|NTT|Budidaya Lobster|PT. BSI|Balai Latihan Kerja|BLK|BLK Palangka Raya|tembakau|energi|BBM
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 50%
Angin: 15 km/h