E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|ASEAN|Bali|Revitalisasi Sekolah|Pariwisata|Konflik Agraria|BBM|Guru|LPG|huntara|UMKM|sekolah|Hunian
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Pembiayaan Daerah dan UMKM Harus Merata, Demi Serap Tenaga Kerja

Diterbitkan
Kamis, 23 Jul 2026 16.44 WIB
Bagikan:
Pembiayaan Daerah dan UMKM Harus Merata, Demi Serap Tenaga Kerja

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, saat Kunjungan Kerja Komisi XI di Kabupaten Badung, Bali.|Foto: Saum/Karisma

PARLEMENTARIA, Badung – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mendorong agar pembiayaan yang disalurkan kepada pemerintah daerah maupun pelaku usaha tidak hanya berorientasi pada kelancaran pengembalian pinjaman, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan antarwilayah, dan memperkuat perekonomian daerah. 


Pasalnya, keberhasilan pembiayaan perlu diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Fauzi saat memimpin agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi XI DPR RI dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), serta pelaku UMKM di Kabupaten Badung, Bali, Rabu (23/7/2026).


Politisi Fraksi Partai NasDem itu meminta PT SMI melakukan kajian yang lebih komprehensif terhadap setiap pembiayaan yang disalurkan, tidak hanya dari sisi kelancaran pembayaran pinjaman, tetapi juga dampaknya terhadap penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan sektor-sektor pendukung, dan pemerataan pembangunan. "Tidak hanya persoalan dividen semata dan kelancaran pembayaran, tetapi juga harus ada pemerataan yang dilakukan oleh PT SMI," ujar Fauzi.

Lihat Juga :

Shohibul Imam: Pembiayaan UMKM Harus Transparan dan Bikin UMKM Naik Kelas

Shohibul Imam: Pembiayaan UMKM Harus Transparan dan Bikin UMKM Naik Kelas

Fauzi Amro Yakini Pembiayaan Daerah dan UMKM Makin Perkuat Fondasi Pariwisata Bali

Fauzi Amro Yakini Pembiayaan Daerah dan UMKM Makin Perkuat Fondasi Pariwisata Bali


Menurutnya, skema pembiayaan harus lebih berpihak kepada daerah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan, khususnya wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Sebab, jelasnya, kebutuhan pembangunan di luar Pulau Jawa dan Bali memiliki karakteristik berbeda sehingga memerlukan pendekatan pembiayaan yang lebih adaptif.


Fauzi juga mengingatkan pentingnya mempertimbangkan tingkat risiko ekonomi masing-masing daerah. Pengalaman pandemi Covid-19 menunjukkan daerah yang bergantung pada satu sektor ekonomi sangat rentan terhadap gejolak global sehingga aspek mitigasi risiko perlu menjadi bagian dari penilaian pembiayaan. Selain pembiayaan infrastruktur, ia meminta LPEI tetap fokus menjalankan mandatnya dalam mendukung UMKM berorientasi ekspor. 


Oleh karena itu, ia berharap program LPEI menyasar pelaku usaha yang belum memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan lain sehingga tidak terjadi tumpang tindih program. Menurutnya, pendampingan kepada UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengolahan produk, hingga pembiayaan dan akses pasar ekspor.


"Fokuslah kepada desa-desa devisa sesuai dengan core business LPEI. Pendampingannya harus dimulai dari hulu sampai hilir, sehingga UMKM benar-benar siap masuk ke pasar ekspor," katanya.


Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyoroti besarnya potensi aset negara di Bali yang mencapai sekitar Rp127,28 triliun. Ia mendorong Direktorat Jenderal Kekayaan Negara mengoptimalkan pemanfaatan aset tersebut, termasuk untuk mendukung pengembangan UMKM dan membangun pusat distribusi logistik yang dapat meningkatkan daya saing produk daerah.


Terakhir, dirinya menambahkan, sinergi antarsatuan kerja di lingkungan Kementerian Keuangan perlu terus diperkuat agar pengelolaan aset negara, pembiayaan daerah, dan pengembangan UMKM berjalan secara terintegrasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui fungsi pengawasan, Komisi XI akan terus mendorong agar setiap kebijakan pembiayaan pemerintah tidak hanya memperkuat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan pemerataan pembangunan, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar global. (um/aha)

Berita terkait

Shohibul Imam: Pembiayaan UMKM Harus Transparan dan Bikin UMKM Naik Kelas
Ekonomi dan Keuangan
Shohibul Imam: Pembiayaan UMKM Harus Transparan dan Bikin UMKM Naik Kelas
Fauzi Amro Yakini Pembiayaan Daerah dan UMKM Makin Perkuat Fondasi Pariwisata Bali
Ekonomi dan Keuangan
Fauzi Amro Yakini Pembiayaan Daerah dan UMKM Makin Perkuat Fondasi Pariwisata Bali
Komisi XIII: Harmonisasi Regulasi Harus Diperkuat Demi Ciptakan Harmonisasi Pusat dan Daerah
Politik dan Keamanan
Komisi XIII: Harmonisasi Regulasi Harus Diperkuat Demi Ciptakan Harmonisasi Pusat dan Daerah
Tags:#Tenaga Kerja#UMKM#Pembiayaan Daerah
Sebelumnya

Wisatawan China Bergeser ke Malaysia, Komisi VII Bahas Hambatan Pariwisata Bintan

Selanjutnya

Mercy Barends Tekankan Keadilan Restoratif dalam Penanganan Konflik Agraria Maluku Utara

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1037)
  • Industri dan Pembangunan(3614)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3602)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4439)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI