
Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.|Foto: Septamares/Karisma
PARLEMENTARIA, Bintan — Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, mendorong Pemerintah Kabupaten Bintan mengubah orientasi pembangunan pariwisata, dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menjadi pembangunan pariwisata yang berkualitas. Hal itu disampaikannya saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.
“Bintan harus mulai menggeser orientasi dari sekadar mengejar jumlah wisatawan menuju pembangunan pariwisata yang berkualitas,” kata Evita di hadapan Bupati Bintan Roby Kurniawan beserta jajaran pejabat setempat, Rabu (22/7/2026).
Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menuturkan, kunjungan wisatawan ke Bintan terus menunjukkan tren positif, khususnya peningkatan signifikan dari tahun 2024 ke 2025. Namun menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata tidak lagi cukup diukur dari banyaknya wisatawan yang datang.
“Keberhasilan tidak lagi cukup diukur dari berapa banyak wisatawan yang datang, tetapi harus diukur dari berapa lama wisatawan itu tinggal, berapa besar belanja yang mereka lakukan, berapa banyak dari kemajuan sektor wisata ini menyerap lapangan kerja, dan berapa besar efek berganda (multiplier effect) sektor ini terhadap UMKM dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Evita menegaskan, Kementerian Pariwisata saat ini juga tidak lagi hanya mengejar sisi kuantitas, melainkan turut mengedepankan kualitas kunjungan wisatawan. Ia menilai persaingan destinasi wisata dunia ke depan tidak lagi hanya mengandalkan keindahan alam, melainkan ditentukan oleh kualitas pelayanan, kemudahan akses termasuk kebijakan visa, kualitas sumber daya manusia (SDM), inovasi digital, keberlanjutan lingkungan, hingga kemampuan menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.
“Yang paling penting, berapa besar manfaat ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat Bintan. Kalau banyak hotel, banyak wisatawan, tapi dampak itu belum dirasakan oleh masyarakat setempat, saya rasa bukan itu tujuan dari pembangunan pariwisata yang ada,” tegasnya.
Ia menambahkan, Komisi VII DPR RI mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mengembangkan sektor pariwisata, termasuk banyaknya acara internasional yang digagas serta penataan kawasan wisata yang terus berjalan. Meski demikian, Evita mengingatkan bahwa tantangan pengembangan pariwisata ke depan akan semakin besar seiring ketatnya persaingan antar destinasi di tingkat global.
Melalui kunjungan kerja reses ini, Evita berharap dapat mendengar langsung kendala dan tantangan yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Bintan dalam pengembangan pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif, sebagai bahan bagi Komisi VII DPR RI untuk mencarikan solusi bersama pemerintah pusat. (mrs/we)