E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi V Dukung Renovasi GOR Turide Rampung Sebelum PON 2028, Perlu Dukungan APBN

Diterbitkan
Rabu, 22 Jul 2026 18.52 WIB
Bagikan:
Komisi V Dukung Renovasi GOR Turide Rampung Sebelum PON 2028, Perlu Dukungan APBN

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI di Mataram, NTB.|Foto: Ridwan/Karisma

PARLEMENTARIA, Mataram – Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menegaskan renovasi GOR Turide, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi pilihan paling realistis untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pasalnya, waktu yang tersisa menuju pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut dinilai tidak cukup apabila pemerintah memaksakan pembangunan stadion baru atau revitalisasi total kawasan.


Hal itu disampaikan Lasarus saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI ke NTB guna meninjau kesiapan renovasi GOR Turide sebagai salah satu venue PON 2028. "Kalau dikejar dengan pembangunan baru, waktunya sudah terlalu mepet. Jadi sebelum PON kita lakukan renovasi dulu supaya layak digunakan. Setelah PON selesai, baru kita lakukan revitalisasi secara menyeluruh," ujar Lasarus kepada Parlementaria, di Mataram, NTB, Rabu (22/7/2026).


Menurutnya, GOR Turide yang dibangun pada era 1980-an kini sudah tidak lagi memenuhi standar untuk menjadi venue olahraga nasional. Sementara itu, revitalisasi total diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp700 miliar serta waktu pembangunan yang lebih panjang karena harus diawali dengan pembongkaran bangunan lama.

Lihat Juga :

Aset Negara, Komisi V Pantau Proyek Renovasi Istana Kepresidenan Tampaksiring

Aset Negara, Komisi V Pantau Proyek Renovasi Istana Kepresidenan Tampaksiring

Target Rampung 2028, Komisi V Bersyukur Pembangunan Bendungan Jenelata Dimulai

Target Rampung 2028, Komisi V Bersyukur Pembangunan Bendungan Jenelata Dimulai


Karena itu, Komisi V mendorong pemerintah memprioritaskan renovasi terhadap fasilitas yang menjadi kebutuhan utama penyelenggaraan pertandingan, terutama lintasan atletik.


"Kalau untuk cabang atletik yang paling penting adalah track-nya. Itu wajib direnovasi karena pertandingan berlangsung di sana. Sementara tribun penonton menurut saya cukup dirapikan saja, karena untuk atletik biasanya kebutuhan kapasitas penontonnya tidak terlalu besar," jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.


Lasarus mengatakan besaran anggaran renovasi masih akan dihitung oleh tim teknis. Selanjutnya, Komisi V akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB serta kementerian terkait untuk menentukan skema pendanaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.


"Kita akan bertemu dengan Gubernur NTB untuk membahas pembagian pembiayaannya. Berapa yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan berapa dari pemerintah pusat. Yang jelas, karena NTB sudah ditunjuk menjadi tuan rumah PON, tidak ada cerita persiapannya tidak kita selesaikan," tegasnya.


Ia mengakui kemampuan fiskal daerah relatif terbatas apabila harus membiayai proyek berskala besar seperti revitalisasi stadion. Oleh sebab itu, dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai menjadi faktor penting agar proyek dapat terealisasi.


Lebih lanjut, Lasarus menjelaskan kawasan GOR Turide memiliki luas sekitar 11 hektare sehingga berpotensi dikembangkan menjadi kompleks olahraga terpadu setelah PON 2028. Penataan kawasan nantinya akan mencakup stadion utama, lintasan atletik, serta venue berbagai cabang olahraga seperti pencak silat, bulu tangkis, bola basket, dan bola voli.


Menurutnya, NTB memiliki modal infrastruktur pendukung yang cukup baik untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional maupun internasional. Keberadaan Sirkuit Mandalika, Bandara Internasional Lombok, serta konektivitas jalan yang memadai menjadi nilai tambah yang perlu didukung dengan fasilitas olahraga yang representatif.


"Yang masih perlu diperkuat adalah stadionnya. Karena itu kami datang untuk melihat langsung sekaligus merencanakan bagaimana kompleks olahraga di Lombok ini nantinya bisa dibangun lebih modern," ujar Lasarus.


PON 2028 sendiri dijadwalkan diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Pemerintah Provinsi NTB telah menyiapkan sekitar 30 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, di antaranya atletik, berbagai cabang bela diri, aerosport, watersport, dan sejumlah cabang lainnya. 


Sejumlah venue eksisting diproyeksikan akan dioptimalkan melalui renovasi dan peningkatan fasilitas, sembari pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan infrastruktur, pembiayaan, serta pemenuhan standar teknis penyelenggaraan PON. Dengan skema tersebut, NTB diharapkan mampu menyelenggarakan PON 2028 secara optimal sekaligus memiliki warisan infrastruktur olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk pembinaan atlet dan penyelenggaraan berbagai kejuaraan di masa mendatang. (rdn/aha)

Berita terkait

Aset Negara, Komisi V Pantau Proyek Renovasi Istana Kepresidenan Tampaksiring
Industri dan Pembangunan
Aset Negara, Komisi V Pantau Proyek Renovasi Istana Kepresidenan Tampaksiring
Target Rampung 2028, Komisi V Bersyukur Pembangunan Bendungan Jenelata Dimulai
Industri dan Pembangunan
Target Rampung 2028, Komisi V Bersyukur Pembangunan Bendungan Jenelata Dimulai
Bahas Revisi UU Pelayaran, Komisi V: Perlu Penguatan Penjaga Laut dan Pantai
Industri dan Pembangunan
Bahas Revisi UU Pelayaran, Komisi V: Perlu Penguatan Penjaga Laut dan Pantai
Tags:#APBN#PON 2028#GOR Turide
Sebelumnya

Irine: UU PPI Harus Jadi Payung Hukum Penanganan Perubahan Iklim yang Inklusif

Selanjutnya

Tak Sekadar Ramai, Evita Nursanty: Pariwisata Bintan Harus Menghasilkan Dampak

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1033)
  • Industri dan Pembangunan(3597)
  • Isu Lainnya(1036)
  • Kesejahteraan Rakyat(3585)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4409)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|Paripurna|Pajak|TNI|Penegakan Hukum|Pelayanan Publik|Anggaran|diplomasi parlemen|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 62%
Angin: 6 km/h