E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Puan: Literasi Media Sosial dan Komunikasi Negara Jadi Kunci Tangkal Hoaks

Diterbitkan
Rabu, 22 Jul 2026 08.11 WIB
Bagikan:
Puan: Literasi Media Sosial dan Komunikasi Negara Jadi Kunci Tangkal Hoaks

Ketua DPR RI Puan Maharanidalam Pidato Penutupan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Mu/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya memperkuat kemampuan literasi media sosial masyarakat dan membangun strategi komunikasi negara yang efektif di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi kunci untuk menangkal disinformasi, menjaga kepercayaan publik, serta memperkuat demokrasi.

 

Hal itu disampaikan Puan dalam Pidato Penutupan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Rapat Paripurna DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Lihat Juga :

Sinergi Media DPR dan Masyarakat Jadi Kunci Majunya UMKM di Jawa Barat

Sinergi Media DPR dan Masyarakat Jadi Kunci Majunya UMKM di Jawa Barat

Media Sosial DPR RI Raih Penghargaan Best Account di GSMS Award 2026

Media Sosial DPR RI Raih Penghargaan Best Account di GSMS Award 2026

 

Puan menjelaskan, dalam dua bulan terakhir masyarakat dihadapkan pada berbagai dinamika global dan nasional, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia hingga berbagai persoalan di dalam negeri, seperti kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang memenuhi rasa keadilan, tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta perlindungan terhadap kelompok rentan.

 

Di sisi lain, menurutnya, perkembangan ruang digital menghadirkan tantangan baru. Arus informasi yang bergerak sangat cepat telah meningkatkan penyebaran disinformasi, memperuncing polarisasi, serta mengaburkan batas antara kritik yang membangun dengan provokasi yang memecah belah.

 

"Di ruang digital, arus informasi yang bergerak cepat telah meningkatkan disinformasi, memperuncing polarisasi, dan mengaburkan batas antara kritik yang membangun dengan provokasi yang memecah belah," ujar Puan.

 

Ia mengungkapkan, fenomena tersebut juga ditandai dengan beredarnya berbagai hoaks dan informasi yang dimanipulasi, termasuk konten yang diduga sengaja diproduksi atau disebarluaskan untuk mendiskreditkan DPR RI. Beberapa di antaranya berupa kutipan palsu yang mengatasnamakan pimpinan maupun anggota DPR RI, hoaks mengenai penolakan pembahasan atau pengesahan RUU Perampasan Aset, hingga penggunaan video lama (old footage) yang diberi narasi baru sehingga keluar dari konteks sebenarnya.

 

Menurut Puan, narasi semacam itu berpotensi mempertentangkan DPR RI dengan rakyat, seolah-olah lembaga perwakilan dan masyarakat berada pada posisi yang saling berlawanan. Dampaknya bukan hanya mengikis kepercayaan publik terhadap DPR RI, tetapi juga melemahkan legitimasi institusi demokrasi dan menghambat terciptanya ruang dialog publik yang rasional serta konstruktif.

 

Karena itu, Puan menilai penguatan literasi media sosial masyarakat harus berjalan beriringan dengan strategi komunikasi negara yang mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya.

 

"Kondisi ini tidak hanya menegaskan pentingnya kemampuan literasi media sosial bagi rakyat dan strategi komunikasi negara yang tepat, akan tetapi juga menuntut kehadiran negara untuk bekerja lebih efektif, sehingga dapat membangun kepercayaan publik. Kepercayaan itulah yang menjadi modal sosial bagi stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan keberhasilan demokrasi," tegasnya.

 

Lebih lanjut, Ketua DPR RI mengajak seluruh elemen bangsa kembali berpegang pada fondasi kebangsaan dengan menjaga persatuan nasional. Menurutnya, menjaga persatuan bukan berarti meniadakan kritik, melainkan memastikan setiap kritik diarahkan untuk mendorong perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Puan juga menegaskan negara harus terus hadir memberikan kepastian hukum, menjamin keadilan bagi seluruh warga negara, memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap institusi negara dapat terus terjaga sebagai modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan nasional maupun global. (ssb/aha)

Berita terkait

Sinergi Media DPR dan Masyarakat Jadi Kunci Majunya UMKM di Jawa Barat
Kesejahteraan Rakyat
Sinergi Media DPR dan Masyarakat Jadi Kunci Majunya UMKM di Jawa Barat
Media Sosial DPR RI Raih Penghargaan Best Account di GSMS Award 2026
Isu Lainnya
Media Sosial DPR RI Raih Penghargaan Best Account di GSMS Award 2026
Puan: Literasi Digital Harus Jadi Gerakan Nasional, Mulai dari Keluarga
Kesejahteraan Rakyat
Puan: Literasi Digital Harus Jadi Gerakan Nasional, Mulai dari Keluarga
Tags:#Paripurna#Hoaks
Sebelumnya

RUU Perubahan Ketiga UU LLAJ Jadi Usul Inisiatif DPR

Selanjutnya

MKD Ingatkan Anggota DPR Bijak Bermedia Sosial: Hak Imunitas Bukan Bebas Tanpa Batas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1053)
  • Industri dan Pembangunan(3682)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3689)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4554)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h