E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Legislator Minta Aturan ODOL Makin Diperketat, Sasar Perusahaan Angkutan

Diterbitkan
Rabu, 22 Jul 2026 10.21 WIB
Bagikan:
Legislator Minta Aturan ODOL Makin Diperketat, Sasar Perusahaan Angkutan

Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah, saat ditemui Parlementaria di Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto: Mahendra/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah meminta pemerintah memperketat penegakan aturan terhadap praktik over dimension over loading (ODOL). Hal ini menjadi upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terus berulang. Penindakan, menurutnya, tidak boleh hanya menyasar pengemudi, tetapi juga perusahaan angkutan yang bertanggung jawab atas operasional kendaraan.


Pernyataan tersebut disampaikan Musa Rajekshah menanggapi sejumlah kecelakaan angkutan penumpang dan kendaraan berat yang belakangan marak terjadi. Ia menilai berbagai regulasi terkait keselamatan transportasi sebenarnya telah tersedia, namun implementasi dan pengawasannya di lapangan masih belum berjalan secara optimal.


"Kami melihat ini harus ada ketegasan sekali lagi dari petugas memang di lapangan. Juga harus ada punishment tidak hanya sebatas sopir dari kendaraan itu sendiri, tapi perusahaan jasa pengangkutan supaya dia juga lebih melihat bagaimana sopir di lapangan, perawatan kendaraan, sampai umur kendaraan yang dibolehkan beroperasi," ujar Musa Rajekshah kepada Parlementaria di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026). 

Lihat Juga :

Syafruddin Minta Perusahaan Tambang di Sulawesi Tenggara Tidak Abaikan Aspek Lingkungan

Syafruddin Minta Perusahaan Tambang di Sulawesi Tenggara Tidak Abaikan Aspek Lingkungan

Netty Prasetiyani Minta Aturan Pajak Progresif Jaminan Hari Tua Ditinjau Ulang

Netty Prasetiyani Minta Aturan Pajak Progresif Jaminan Hari Tua Ditinjau Ulang


Menurutnya, salah satu persoalan yang masih banyak ditemukan adalah praktik modifikasi dimensi kendaraan tanpa memperhatikan kapasitas angkut yang diperbolehkan. Kondisi tersebut tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan akibat beban kendaraan yang melebihi ketentuan.


Ia menambahkan, pengawasan juga harus memperhatikan jumlah sumbu kendaraan karena berkaitan langsung dengan daya dukung jalan. Menurutnya, pengaturan dimensi, kapasitas muatan, dan spesifikasi kendaraan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi.


"Aturannya semuanya sudah ada. Tapi bagaimana aplikasinya, bagaimana penerapannya, bagaimana pengawasannya, apakah ketegasannya ini benar-benar ada? Jadi, aturan apa pun yang kita buat, kalau tidak ada ketegasan dalam pelaksanaannya, akan sia-sia juga," tegasnya.


Selain memperkuat penegakan hukum, Musa juga mendorong pemerintah mulai menerapkan sistem pengawasan transportasi berbasis digital. Ia mengusulkan agar kendaraan baru diwajibkan memasang perangkat GPS yang dapat memantau posisi, kecepatan, hingga beban kendaraan secara real time sehingga potensi pelanggaran dapat dideteksi lebih dini.


"Kita mulai saja dari kendaraan baru. Itu diwajibkan dipasangkan GPS. GPS itu tidak hanya mengetahui di mana kendaraan, tetapi juga bisa mengatur beban muat dan kecepatannya. Jadi jangan sampai kita baru bertindak setelah kecelakaan terjadi," kata legislator dari Fraksi Partai Golkar itu menandaskan. (ujm/aha) 

Berita terkait

Syafruddin Minta Perusahaan Tambang di Sulawesi Tenggara Tidak Abaikan Aspek Lingkungan
Industri dan Pembangunan
Syafruddin Minta Perusahaan Tambang di Sulawesi Tenggara Tidak Abaikan Aspek Lingkungan
Netty Prasetiyani Minta Aturan Pajak Progresif Jaminan Hari Tua Ditinjau Ulang
Kesejahteraan Rakyat
Netty Prasetiyani Minta Aturan Pajak Progresif Jaminan Hari Tua Ditinjau Ulang
BAM DPR RI Minta Perusahaan Sawit Penuhi Kewajiban Plasma HGU dan Hak Rakyat di Sumsel
Kesejahteraan Rakyat
BAM DPR RI Minta Perusahaan Sawit Penuhi Kewajiban Plasma HGU dan Hak Rakyat di Sumsel
Tags:#ODOL
Sebelumnya

Setiap Tindakan DPR Jadi Perhatian Publik, Waka MKD Minta Anggota Jaga Marwah Lembaga

Selanjutnya

Delapan Fraksi Sepakat RUU Satu Data Indonesia Jadi Usul DPR RI

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1053)
  • Industri dan Pembangunan(3682)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3689)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4554)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|RUU Masyarakat Adat|Garut|Haji|MBG|Potensi Lokal|Komisi XIII|Kesehatan|Pendidikan|layanan kesehatan|BPJS Ketenagakerjaan
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 74%
Angin: 6 km/h