E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

/
/
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h
Berita/Politik dan Keamanan

Kerja Sama Pertahanan dengan Turki Harus Perkuat Ekosistem Industri Nasional

Diterbitkan
Selasa, 21 Jul 2026 17.51 WIB
Bagikan:
Kerja Sama Pertahanan dengan Turki Harus Perkuat Ekosistem Industri Nasional

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal, saat diwawancarai Parlementaria di Nusantara II, Senayan, Jakarta.|Foto: Mahendra/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mendorong agar kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Turki diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri pertahanan nasional. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga menjadi sarana transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan riset dan inovasi dalam negeri.


Pandangan tersebut disampaikan menyusul disahkannya dua Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait kerja sama internasional di bidang pertahanan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Nusantara I, Senayan, Jakarta. Pengesahan tersebut menjadi landasan hukum bagi penguatan kerja sama pertahanan Indonesia dengan  Turki dan Malaysia.


Menurutnya, Turki merupakan mitra strategis bagi Indonesia karena memiliki kemajuan pesat di bidang industri pertahanan. Oleh sebab itu, kerja sama kedua negara harus diarahkan untuk memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional melalui transfer teknologi, bukan sekadar pembelian alutsista.

Lihat Juga :

Melalui Diplomasi Parlemen, BKSAP-Pemkot Malang Perkuat Kerja Sama Dukung Ketahanan Pangan

Melalui Diplomasi Parlemen, BKSAP-Pemkot Malang Perkuat Kerja Sama Dukung Ketahanan Pangan

Komisi VIII DPR dan Parlemen UEA Perkuat Kerja Sama Moderasi Beragama

Komisi VIII DPR dan Parlemen UEA Perkuat Kerja Sama Moderasi Beragama


"Yang paling utama adalah bagaimana pemerintah kita memastikan bahwa kerja sama kita dengan Turki itu tidak hanya sekadar kita menjadi pasar dari persenjataan, tapi ada komitmen untuk pembelajaran sekaligus juga transfer teknologi," ujar Syamsu Rizal kepada Parlementaria di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026). 


Ia menjelaskan, skema kerja sama yang disiapkan kedua negara telah membuka peluang yang lebih luas dibanding sekadar pembelian alutsista. Indonesia, kata dia, berkesempatan mempelajari proses pengembangan teknologi pertahanan langsung di pusat-pusat riset Turki, termasuk menjajaki produksi bersama sejumlah sistem persenjataan strategis.


Legislator dari Fraksi PKB ini juga menambahkan, penguatan industri pertahanan nasional harus dibangun melalui kolaborasi berbagai pihak. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam menghasilkan riset dan inovasi, sementara dunia usaha dan industri strategis nasional menjadi penghubung agar hasil riset dapat diimplementasikan menjadi produk pertahanan yang memiliki daya saing.


"Jadi kalau untuk Turki itu memang kerja sama strategisnya di industri pertahanan. Jadi bukan hanya sekadar alutsista, tetapi juga membangun ekosistemnya dengan melibatkan kampus dan universitas yang memiliki irisan dengan industri pertahanan. Bahkan pembangunan technopark seperti di Turki sangat memungkinkan kita lakukan di sini," jelasnya.


Menurutnya, model kolaborasi tersebut juga dapat memperkuat peran industri strategis nasional yang telah ada, sekaligus membuka ruang bagi perguruan tinggi maupun industri lain untuk mengembangkan berbagai produk pertahanan baru. Pengembangan teknologi seperti drone, kapal ringan, hingga peralatan pendukung operasi kemanusiaan dinilai menjadi peluang yang dapat diwujudkan melalui kerja sama tersebut.


"Dari skema yang diberikan itu juga memang disebutkan banyak hal yang memungkinkan, termasuk untuk belajar ke pusat-pusat pengembangan itu, bahkan kita juga sudah punya rudal yang akan kita kerjasamakan produksi bersama. Tentu ini menjadi salah satu kesempatan kita untuk meng-upgrade juga kemampuan-kemampuan industri pertahanannya kita," pungkasnya. (ujm/aha)

Berita terkait

Melalui Diplomasi Parlemen, BKSAP-Pemkot Malang Perkuat Kerja Sama Dukung Ketahanan Pangan
Politik dan Keamanan
Melalui Diplomasi Parlemen, BKSAP-Pemkot Malang Perkuat Kerja Sama Dukung Ketahanan Pangan
Komisi VIII DPR dan Parlemen UEA Perkuat Kerja Sama Moderasi Beragama
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII DPR dan Parlemen UEA Perkuat Kerja Sama Moderasi Beragama
Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan dengan Turki dan Malaysia Harus Dorong Kemandirian Alutsista
Politik dan Keamanan
Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan dengan Turki dan Malaysia Harus Dorong Kemandirian Alutsista
Tags:#industri#Ekosistem Industri Nasional
Sebelumnya

Sebut Penanganan Karhutla Berulang Tanpa Mitigasi, Johan Rosihan Minta Evaluasi Anggaran KLHK dan BNPB

Selanjutnya

MKD Dorong Partisipasi Publik Awasi Penggunaan TNKB Khusus DPR

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1029)
  • Industri dan Pembangunan(3589)
  • Isu Lainnya(1034)
  • Kesejahteraan Rakyat(3577)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4374)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Paripurna|Haji|RUU Kawasan Industri|RUU Daerah Kepulauan|RUU PFII|UU PFII|industri|Diplomasi|Komisi I|Baleg|RUU|tembakau
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 5 km/h